Karyawan PKS PT Jatim Ditemukan Tewas
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 06 Apr 2023 16:32
Kubu-Karyawan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Jatim Jaya Perkasa (JJP) dihebohkan penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki tanpa busana di perumahan PKS PT JJP nomor 6 di Kepenghuluan Sungai Majo, Kecamatan Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, Kamis (6/4/2023).
Dikutip dari pekanbarupos.co, Almarhum bernama, Marahalim Harahap Mandor tehnik tenaga listrik PKS PT JJP, pertama kali korban ditemukan Askep bernama, Marsiman dan petugas keamanan. almarhum ditemukan dengan kondisi terduduk diatas kursi diruang tamu posisi tersandar tanpa busana.
Kabar kematian almarhum cepat tersiar di kalangan karyawan perusahaan, aparat Kepolisian dari Mapolsek Kubu di pimpin langsung oleh Kapolsek Kubu, AKP Zulmar SH, Kanit Reskrim dan personil lainya bersama tim medis Puskemas Rantau Panjang Kiri, dr. Aljan langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Humas PT Jatim Jaya Perkasa, Romaito Hasibuan kepada Wartawan mengatakan, almarhum merupakan karyawan PKS PT JJP, dimana almarhum pada hari Rabu dan Kamis tidak masuk kerja kemudian Askep bersama kepala keamanan Pabrik mendatangi tempat kediaman almarhum.
“Saat Askep kita datang ke perumahan PKS yang ditempati Almarhum, rumah dalam keadaan terkunci dari dalam, lalu didobrak, saat dilihat almarhum dalam ke adaan terduduk di atas kursi tanpa busana, jasat almarhum ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB oleh Askep kita, diperkirakan almarhum meninggal pada Selasa malam Rabu,” ujarnya.
Begitu mendapat informasi dari Askep dan kepala keamanan Pabrik PKS, langsung kita laporkan ke Kapolsek Kubu sesuai arahan dari pihak keamanan agar jasat Almarhum dibiarkan saja menunggu pihak kepolisian tidak di TKP.
“Pihak keluarga almarhum, meminta kepada pihak perusahaan agar jasat almarhum dikembalikan ke kampung halaman di Sei Rampah, Kabupaten Deli Serdang, Provisi Sumatra Utara, hari ini (Kamis red) jasad almarhum langsung kita kirim ke kampung halaman menggunakan ambulance,” ujarnya.
Kapolsek Kubu, AKP Zulmar SH mengatakan, saat dilakukan olah TKP, baik pintu muka dan pintu belakang tidaka ada mencurigakan orang masuk kedalam rumah almarhum untuk melakukan penganiayaan.
“Hasil analisa sementara yang dilakukan tim medis Puskesmas Rantau Panjang Kiri, tidak ada tanda tanda kekerasan pada tubuh korban,” akunya
Kuat dugaan, almarhum meninggal dunia karena sakit, sebab kata Kapolsek, keterangan pihak keluarga almarhum sendiri mengalami riwayat penyakit darah tinggi dan asam lambung.
“Saat kita hubungi keluarga almarhum, mereka menolak untuk dilakukan otopsi terhadap jenazah almarhum, dan ikhlas menerima musibah ini, selanjutnya jasat Almarhum dikembalikan ke kampung halaman di Sumatera Utara untuk dikebumikan oleh pihak keluarga,” pungkasnya. (***)
Kubu Mayat PT Jatimditemukan
Wako Agung Nugroho Sambut Kedatangan Jemaah Haji Asal Kota Pekanbaru
PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho menyambut kedatangan jemaah haji Kloter 3 Batam asal Kota Pekanbaru, Jumat (5/6/2026). Ia menyapa langsung para jemaah di Bandara Sultan Syarif Kasi
Polsek Tanah Putih Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba kepada Pelajar SMPN 6
TANAHPUTIH- Sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda, Polsek Tanah Putih melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan Bahaya Narkoba bagi remaja dan pelajar di S
Penampakan Rumah Silmy Karim Digeledah KPK, Brimob Bersenjata Lengkap Diterjunkan
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah mantan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus du
Gasak 700 Dolar AS Milik Turis Australia, WN Iran Dibekuk Polisi di Ubud Bali
Kepolisian Resor Gianyar, Bali, menangkap seorang warga negara asing (WNA) asal Iran berinisial AFK atas dugaan tindak pidana pencurian terhadap sesama warga asing. AFK diduga mengambil uang milik seo
Puluhan Anggota TNI Bentrok dengan Warga di Lampung, Begini Duduk Perkaranya
Jakarta - Sebuah video yang memperlihatkan bentrokan antara puluhan anggota TNI dengan warga di Kabupaten Lampung Utara, Lampung, viral di media sosial. Insiden itu disebut dipicu oleh kesalahpahaman