Rabu, 03 Jun 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Lagi Makan Siang, Kaca Mobil Dipecah Tas Berisi Puluhan Juta Raib

Lagi Makan Siang, Kaca Mobil Dipecah Tas Berisi Puluhan Juta Raib

Selasa, 29 Des 2015 15:20
Ilustrasi
PEKANBARU - Randi Murdani (28) menjadi korban pencurian dengan modus memecahkan kaca mobil, saat mobil miliknya terparkir di depan parkiran Rumah Makan Pak Nurdin, Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Tampan, Senin (28/12/2015) siang.

Aksi pencurian yang dialami oleh pegawai honorer yang beralamat di Jalan Lingkar, Kabupaten Pelalawan itu, bermula sekitar pukul 12.50 WIB saat korban makan siang di TKP dengan mengendarai mobil Toyota Avanza bernomor polisi BM 1436 JP warna abu-abu.

"Tiba di TKP, korban memarkirkan mobilnya di pinggir jalan tepat didepan rumah makan tersebut, kemudian korban masuk kedalam rumah makan dan meninggalkan tas miliknya dijok tengah mobilnya," ujar Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Tampan, AKP Ari Setyawan Wibowo, Selasa (29/12).

Dijelaskan Ari, akibat kelalaian korban, usai menikmati santap siangnya, kaca mobil miliknya belakang sebelah kanan didapati sudah pecah. Curiga, korban segera masuk ke mobil dan memeriksan tas miliknya yang ternyata sudah hilang.

"Ketika akan pulang dan menghampiri mobilnya, tas yang berisi satu unit laptop serta uang Rp23 juta miliknya sudah lenyap dibawa pelaku," jelas Ari.

Mengetahui dirinya telah menjadi korban pencurian modus pecah kaca, Kapolsek melanjutkan, korban segera mendatangi Polsek Tampan untuk melaporkan kejadian yang menimpanya tersebut, berharap pelaku dapat segera tertangkap.

"Usai menerima laporan korban, anggota kita langsung melakukan penyelidikan dan mendatangi TKP guna meminta keterangan dari sejumlah saksi termasuk juru parkir dirumah makan itu," tukas Kapolsek.

Ia mengungkapkan, dari hasil penyelidikan dan keterangan sejumlah saksi, pelaku diduga berjumlah dua orang menggunakan sepeda motor, dimana seorang pelaku menunggu diatas sepeda motor dan rekannya melakukan eksekusi. "Kita masih lakukan penyelidikan, dugaan pelaku berjumlah dua orang dengan menggunakan sepeda motor dan berhasil melarikan tas milik korban dengan kerugian mencapai Rp30 juta," uangkapnya.

Terkait dengan kasus pencurian modus pecah kaca yang masih terus memakan korban, Ari mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan waspada. Jangan pernah meninggalkan barang berharga atau pun tas didalam mobil karena dapat memancing para pelaku kejahatan.

"Saya imbau kepada masyarakat untuk waspada dan jangan lagi meninggalkan barang berharga ataupun tas miliknya didalam mobil, karena hal itu justru memancing tindak kejahatan," imbuh Ari.(hrc)
Berita Terkait
  • Rabu, 03 Jun 2026 11:24

    Panglima TNI Dampingi Menhan RI Terima Kunjungan Wakil Perdana Menteri

    Jakarta-Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan resmi Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Nega

  • Rabu, 03 Jun 2026 11:16

    Lagi, Pengedar Perusak Saraf di Batsol Bengkalis Diringkus Polisi

    BENGKALIS- Polres Bengkalis kembali berhasil mengungkap tindak pidana penyalahgunaan perusak saraf narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya.Seorang pria berinisial RP (42) diamankan saat diduga hendak

  • Rabu, 03 Jun 2026 10:30

    Gubernur Bobby Ajak BNNP Perkuat Pemberantasan Narkoba Sumut dengan Intervensi Terpusat

    Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution secara tegas mengajak Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut untuk meningkatkan kolaborasi. Ajakan ini bertujuan memperkuat upaya intervensi dalam pember

  • Rabu, 03 Jun 2026 10:06

    Kejagung Benarkan Geledah Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana

    Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAMPidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan Kantor Badan Gizi Nasional (BGN).Penggeledahan dilakukan setelah Presiden Prabowo Subianto melaku

  • Rabu, 03 Jun 2026 09:51

    Balas Serangan AS di Pulau Qeshm, Iran Luncurkan Rudal ke Bahrain dan Kuwait

    JAKARTA â€" Iran melancarkan serangan terhadap aset militer Amerika Serikat (AS) di Kuwait dan Bahrain pada Selasa (2/6/2026). Serangan ini merupakan pembalasan setelah Komando Pusat AS (CENTCOM) mela

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.