Lagi Makan Siang, Kaca Mobil Dipecah Tas Berisi Puluhan Juta Raib
Selasa, 29 Des 2015 15:20
Aksi pencurian yang dialami oleh pegawai honorer yang beralamat di Jalan Lingkar, Kabupaten Pelalawan itu, bermula sekitar pukul 12.50 WIB saat korban makan siang di TKP dengan mengendarai mobil Toyota Avanza bernomor polisi BM 1436 JP warna abu-abu.
"Tiba di TKP, korban memarkirkan mobilnya di pinggir jalan tepat didepan rumah makan tersebut, kemudian korban masuk kedalam rumah makan dan meninggalkan tas miliknya dijok tengah mobilnya," ujar Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Tampan, AKP Ari Setyawan Wibowo, Selasa (29/12).
Dijelaskan Ari, akibat kelalaian korban, usai menikmati santap siangnya, kaca mobil miliknya belakang sebelah kanan didapati sudah pecah. Curiga, korban segera masuk ke mobil dan memeriksan tas miliknya yang ternyata sudah hilang.
"Ketika akan pulang dan menghampiri mobilnya, tas yang berisi satu unit laptop serta uang Rp23 juta miliknya sudah lenyap dibawa pelaku," jelas Ari.
Mengetahui dirinya telah menjadi korban pencurian modus pecah kaca, Kapolsek melanjutkan, korban segera mendatangi Polsek Tampan untuk melaporkan kejadian yang menimpanya tersebut, berharap pelaku dapat segera tertangkap.
"Usai menerima laporan korban, anggota kita langsung melakukan penyelidikan dan mendatangi TKP guna meminta keterangan dari sejumlah saksi termasuk juru parkir dirumah makan itu," tukas Kapolsek.
Ia mengungkapkan, dari hasil penyelidikan dan keterangan sejumlah saksi, pelaku diduga berjumlah dua orang menggunakan sepeda motor, dimana seorang pelaku menunggu diatas sepeda motor dan rekannya melakukan eksekusi. "Kita masih lakukan penyelidikan, dugaan pelaku berjumlah dua orang dengan menggunakan sepeda motor dan berhasil melarikan tas milik korban dengan kerugian mencapai Rp30 juta," uangkapnya.
Terkait dengan kasus pencurian modus pecah kaca yang masih terus memakan korban, Ari mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan waspada. Jangan pernah meninggalkan barang berharga atau pun tas didalam mobil karena dapat memancing para pelaku kejahatan.
"Saya imbau kepada masyarakat untuk waspada dan jangan lagi meninggalkan barang berharga ataupun tas miliknya didalam mobil, karena hal itu justru memancing tindak kejahatan," imbuh Ari.(hrc)
Senyum Itu Akhirnya Kembali, TMMD Hadirkan Air Bersih, Warga Tak Lagi Hidup Dalam Krisis Air
Halmahera Timur-Keberhasilan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 1505/Tidore menemukan dan mengebor sumber mata air yang sangat tawar serta layak dikonsumsi menjadi kabar yang memb
Sejak Januari 2026, Pemko Pekanbaru Sudah Rampungkan Pengaspalan 23 Kilometer Jalan
PEKANBARU-Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru Edward Riansyah menyebut, hingga pertengahan 2026, telah menyelesaikan pengaspalan di 19 ruas jalan dengan total panjang
Tujuh Titik Panas Terdeteksi di Riau, Warga Diminta Waspada Karhutla
PEKANBARU - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terus membayangi kawasan regional Sumatera. Kendati potensi hujan membayangi sejumlah wilayah, satelit BMKG justru mendeteksi kemunculan
Di Era Richard Tampubolon, PBTI Jadikan Jakarta Panggung Laga Juara Taekwondo Dunia dan Kampiun Asia
JAKARTA - Masyarakat taekwondo Indonesia boleh bangga. Tujuh hari lagi, Jakarta akan menjadi panggung pertarungan para taekwondoin terbaik dunia. Para juara dunia, hingga peraih gelar turnamen interna
Buru-buru Sudah Malam', Alasan Febrie Tak Pakai Rompi Tahanan
JAKARTA - Kejaksaan Agung menahan mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Saat proses penahanan dan digiring keluar dari gedung Kejaksaan Agung menuju mobil