Lagi-lagi Perusahaan Di Inhil Bikin Ulah Kali Ini Lahan Warga Kecamatan Gas Yang Di Serobot
Laporan: Aditya Prahara
Senin, 17 Agu 2015 17:35
TEMBILAHAN - Lagi-lagi Salah satu perusahaan di Kabupaten Indragiri Hilir kembali berulah. Kali ini, warga Desa Teluk Rambaian Kecamatan Gaung Anak Serka, yang menjadi korban.
Pasalnya, menurut penuturan salah seorang warga di sana, Ahmad saat mengunjungi ke Kantor Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Indragiri Hilir, di depan beberapa wartawan yang tergabung dalam kepengurusan PWI Inhil, ia mengadu bahwa lahan perkebunan miliknya, kini sebagian telah rata dengan tanah setelah diserobot perusahaan bernama PT Citra Palma Kencana tanpa ada kejelasan ganti rugi lahan kepada dirinya.
Di kesempatan itu Ahmad juga menjelaskan, pada awalnya memang lahan miliknya sempat ditawar oleh perusahaan, namun karena nilai ganti rugi penyerahan lahan tidak sesuai ia langsung menolak tawaran tersebut.
"Tak lama kemudian, perusahaan kembali menawarkan ke sistem pola kemitraan saja, yakni masuk kedalam kelompok Plasma. Awalnya saya tertarik untuk masuk, tapi setelah saya cermati sepertinya perusahaan ingin menipu saya. Karena didalam salah satu syarat yang diminta perusahaan adalah agar seluruh anggota mengikuti semua ketentuan perusahaan, sedangkan penjelasan point-point ketentuan itu tidak ada disebutkannya. Makanya saya jadi curiga,"sebutnya.
Kemudian ia menjelaskan karena sebagian lahan sekitar 6 hektar dari 12 hektar miliknya telah dirusak oleh perusahaan. Selanjutnya ia mencoba meminta pertanggungjawaban kepada pihak perusahaan, dengan menjumpai langsung Manager Kebun (MK) perusahaan. Namun sungguh disayang, usahanya tersebut tak membuahkan hasil.
"Saya sudah coba menanyakan hal ini langsung kepada MK perusahaan dan jawabannya berbelit belit seperti mengelak gitu untuk bertanggung jawab,"sebutnya.
Mirisnya lagi, hasil mengecewakan juga dirasakannya , ketika mencoba berusaha meminta bantuan kepada pemerintah daerah dan Kepolisian Sektor setempat.
Untuk itu, ia datang dan meminta bantuan kepada wartawan yang tergabung di PWI Inhil untuk turun tangan, mencoba membantu mengatasi keluhannya ini serta warga lainnya di sana.
"Bukan saya aja , warga lainnya juga merasa dirugikan. Sepengetahuan saya saja, ada 5 orang, kalau diperkirakan luas lahan yang diserobot sekitar 50 hektar,"jelasnya.
Menanggapi hal itu, Ketua PWI Inhil M Yusuf mengatakan akan berusaha membantu , dan siap untuk menindaklanjuti kebenarannya di lapangan dalam waktu dekat ini bersama seluruh kepengurusan PWI Inhil.
"Kita akan investigasi dan pengumpulan data ke lokasi, sehingga kita bisa melihat secara langsung kebenarannya,"tegasnya, Senin (17/8).
Lebih jauh ia juga berpesan, bagi masyarakat yang ingin mendapat bantuan , ia dengan rendah hati siap membuka pintu PWI. (dit)
Hukrim
Siasati Anggaran Terbatas, Pemkab Siak Gandeng Perusahaan Perbaiki 152 Kilometer Jalan Rusak
SIAK-Keterbatasan anggaran dan kondisi defisit keuangan daerah tidak menyurutkan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak dalam memastikan kelancaran akses mobilitas warga. Sepanjang satu tahun ter
Ratusan Koperasi di Pekanbaru Terancam Bubar, Diskop UKM Kebut Pembinaan
PEKANBARU - Ratusan koperasi di Kota Pekanbaru saat ini tengah menghadapi proses pembubaran akibat kelalaian dalam menjalankan kewajiban organisasi. Merespons kondisi tersebut, Dinas Koperasi Usaha Ke
Bungkam Sinar Sakti 3-1, EBR United Kampiun Piala Soeratin U-13 Riau
PEKANBARU - Tim sepak bola EBR United sukses merengkuh gelar juara kompetisi Piala Soeratin Zona Riau kategori U-13 setelah membungkam Sinar Sakti dengan skor meyakinkan 3-1. Partai puncak penentu gel
Pejuang, Pembangkang atau Pecundang’
DALAM kehidupan berbangsa, berorganisasi, bahkan dalam keseharian, kita sering berhadapan dengan tiga pilihan sikap: menjadi pejuang, pembangkang, atau pecundang. Ketiganya lahir dari cara seseorang m
Tindaklanjuti Rekomendasi Pansus DPRD, Pemprov Riau Siap Benahi Tata Kelola Pajak
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau berkomitmen penuh menata ulang sistem pengelolaan pendapatan daerah, mulai dari pembenahan basis data hingga optimalisasi penarikan pajak. Komitmen ini d