Murni Pembunuhan
Mahasiswa STIKES Pekanbaru Dianiaya hingga Tewas Bersimbah Darah
Rabu, 30 Des 2015 16:59
Jasad korban ditemukan pertama kali oleh personel dari Samapta Bhayangkara (Sabhara) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru yang tengah melakukan patroli, sekitar pukul 04.30 WIB melintas di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan menemukan jasad korban tergeletak dipinggir jalan.
"Kita temukan korban ketika akan menaiki jalur fly over, langsung saja kita periksa dan ternyata sudah tewas dengan sejumlah luka di tubuhnya. Tidak jauh dari posisi jasad korban, ditemukan satu unit sepeda motor Honda Beat bernomor polisi BA 3426 CJ warna putih biru yang diduga milik korban," ujar Kepala Unit (Kanit) Operasional, Iptu Achry Dwi Yunito.
Sementara itu, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Bukit Raya, AKP Ricky Ricardo, Rabu (30/12) mengatakan, menerima informasi dari anggota operasional, pihaknya segera mendatangi TKP dan melakukan penyelidikan.
"Setelah dilakukan olah TKP, jasad korban segera dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad untuk kepentingan penyelidikan dan visum, sedangkan sepeda motor korban diamankan ke Polsek Bukit Raya," kata Ricky.
Dari keterangan rekan kuliah korban, Bakri (24), semasa hidupnya Rizky (korban, red) memang dikenal pendiam dan tertutup, meski demikian, korban merupakan teman yang baik dan mudah bergaul di kampus.
"Dia (korban) sedikit tertutup dan pendiam, tapi orangnya baik dan mudah bergaul. Terakhir bertemu dia sebulan lalu, pada hari Selasa (17/11/2015) silam saat pelaksanaan wisuda. Dapat kabar dia meninggal ini, setahu saya dia tidak pernah punya musuh," ungkap Bakri.
Dari hasil visum luar terhadap jasad korban, Kapolsek menuturkan, ditemukan sejumlah luka lebam maupun luka robek diduga akibat senjata tajam yang menyebabkan korban meninggal dunia, diantaranya, luka robek pada bagian leher korban.
"Kemudian hampir di sekujur tubuh korban mulai dari kepala hingga badan mengalami luka lebam akibat benda tumpul, kemungkinan korban dianiaya hingga meregang nyawa," tutur Kapolsek.
Dijelaskannya, setelah dilakukan visum, jasad korban yang merupakan warga asli Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) itu langsung dibawa pihak keluarga ke kampung halaman untuk dikebumikan.
Dari hasil penyelidikan sementara, Ricky menegaskan, seluruh barang-barang berharga termasuk sepeda motor korban, masih ada di TKP dan tidak ada satu pun barang milik korban yang hilang. Dugaan, kasus ini murni pembunuhan.
"Dugaan kita murni pembunuhan, sementara barang-barang berharga milik korban masih ada dan utuh di TKP. Kita selidiki dan ungkap pelakunya serta motif dibalik pembunuhan itu," tegas Ricky.(hrc)
Panglima TNI Dampingi Menhan RI Terima Kunjungan Wakil Perdana Menteri
Jakarta-Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan resmi Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Nega
Lagi, Pengedar Perusak Saraf di Batsol Bengkalis Diringkus Polisi
BENGKALIS- Polres Bengkalis kembali berhasil mengungkap tindak pidana penyalahgunaan perusak saraf narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya.Seorang pria berinisial RP (42) diamankan saat diduga hendak
Gubernur Bobby Ajak BNNP Perkuat Pemberantasan Narkoba Sumut dengan Intervensi Terpusat
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution secara tegas mengajak Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut untuk meningkatkan kolaborasi. Ajakan ini bertujuan memperkuat upaya intervensi dalam pember
Kejagung Benarkan Geledah Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAMPidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan Kantor Badan Gizi Nasional (BGN).Penggeledahan dilakukan setelah Presiden Prabowo Subianto melaku
Balas Serangan AS di Pulau Qeshm, Iran Luncurkan Rudal ke Bahrain dan Kuwait
JAKARTA â€" Iran melancarkan serangan terhadap aset militer Amerika Serikat (AS) di Kuwait dan Bahrain pada Selasa (2/6/2026). Serangan ini merupakan pembalasan setelah Komando Pusat AS (CENTCOM) mela