Minggu, 26 Jul 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Mahasiswa STIKES Pekanbaru Dianiaya hingga Tewas Bersimbah Darah

Murni Pembunuhan

Mahasiswa STIKES Pekanbaru Dianiaya hingga Tewas Bersimbah Darah

Rabu, 30 Des 2015 16:59
PEKANBARU - Rizky Ofta Yosa (23) salah seorang mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Tengku Maharatu ditemukan tewas bersimbah darah dibawah fly over persimpangan Jalan H Imam Munandar (Harapan Raya)-Jalan Sudirman, Kecamatan Bukit Raya pada hari Rabu (30/12/2015) dinihari.

Jasad korban ditemukan pertama kali oleh personel dari Samapta Bhayangkara (Sabhara) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru yang tengah melakukan patroli, sekitar pukul 04.30 WIB melintas di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan menemukan jasad korban tergeletak dipinggir jalan.

"Kita temukan korban ketika akan menaiki jalur fly over, langsung saja kita periksa dan ternyata sudah tewas dengan sejumlah luka di tubuhnya. Tidak jauh dari posisi jasad korban, ditemukan satu unit sepeda motor Honda Beat bernomor polisi BA 3426 CJ warna putih biru yang diduga milik korban," ujar Kepala Unit (Kanit) Operasional, Iptu Achry Dwi Yunito.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Bukit Raya, AKP Ricky Ricardo, Rabu (30/12) mengatakan, menerima informasi dari anggota operasional, pihaknya segera mendatangi TKP dan melakukan penyelidikan.

"Setelah dilakukan olah TKP, jasad korban segera dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad untuk kepentingan penyelidikan dan visum, sedangkan sepeda motor korban diamankan ke Polsek Bukit Raya," kata Ricky.

Dari keterangan rekan kuliah korban, Bakri (24), semasa hidupnya Rizky (korban, red) memang dikenal pendiam dan tertutup, meski demikian, korban merupakan teman yang baik dan mudah bergaul di kampus.

"Dia (korban) sedikit tertutup dan pendiam, tapi orangnya baik dan mudah bergaul. Terakhir bertemu dia sebulan lalu, pada hari Selasa (17/11/2015) silam saat pelaksanaan wisuda. Dapat kabar dia meninggal ini, setahu saya dia tidak pernah punya musuh," ungkap Bakri.

Dari hasil visum luar terhadap jasad korban, Kapolsek menuturkan, ditemukan sejumlah luka lebam maupun luka robek diduga akibat senjata tajam yang menyebabkan korban meninggal dunia, diantaranya, luka robek pada bagian leher korban.

"Kemudian hampir di sekujur tubuh korban mulai dari kepala hingga badan mengalami luka lebam akibat benda tumpul, kemungkinan korban dianiaya hingga meregang nyawa," tutur Kapolsek.

Dijelaskannya, setelah dilakukan visum, jasad korban yang merupakan warga asli Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) itu langsung dibawa pihak keluarga ke kampung halaman untuk dikebumikan.

Dari hasil penyelidikan sementara, Ricky menegaskan, seluruh barang-barang berharga termasuk sepeda motor korban, masih ada di TKP dan tidak ada satu pun barang milik korban yang hilang. Dugaan, kasus ini murni pembunuhan.

"Dugaan kita murni pembunuhan, sementara barang-barang berharga milik korban masih ada dan utuh di TKP. Kita selidiki dan ungkap pelakunya serta motif dibalik pembunuhan itu," tegas Ricky.(hrc)
Berita Terkait
  • Minggu, 26 Jul 2026 11:47

    Senyum Itu Akhirnya Kembali, TMMD Hadirkan Air Bersih, Warga Tak Lagi Hidup Dalam Krisis Air

    Halmahera Timur-Keberhasilan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 1505/Tidore menemukan dan mengebor sumber mata air yang sangat tawar serta layak dikonsumsi menjadi kabar yang memb

  • Sabtu, 25 Jul 2026 16:51

    Sejak Januari 2026, Pemko Pekanbaru Sudah Rampungkan Pengaspalan 23 Kilometer Jalan

    PEKANBARU-Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru Edward Riansyah menyebut, hingga pertengahan 2026, telah menyelesaikan pengaspalan di 19 ruas jalan dengan total panjang

  • Sabtu, 25 Jul 2026 16:28

    Tujuh Titik Panas Terdeteksi di Riau, Warga Diminta Waspada Karhutla

    PEKANBARU - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terus membayangi kawasan regional Sumatera. Kendati potensi hujan membayangi sejumlah wilayah, satelit BMKG justru mendeteksi kemunculan

  • Sabtu, 25 Jul 2026 16:20

    Di Era Richard Tampubolon, PBTI Jadikan Jakarta Panggung Laga Juara Taekwondo Dunia dan Kampiun Asia

    JAKARTA - Masyarakat taekwondo Indonesia boleh bangga. Tujuh hari lagi, Jakarta akan menjadi panggung pertarungan para taekwondoin terbaik dunia. Para juara dunia, hingga peraih gelar turnamen interna

  • Sabtu, 25 Jul 2026 16:19

    Buru-buru Sudah Malam', Alasan Febrie Tak Pakai Rompi Tahanan

    JAKARTA - Kejaksaan Agung menahan mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Saat proses penahanan dan digiring keluar dari gedung Kejaksaan Agung menuju mobil

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki