Otak Pelaku Perampokan Toko Emas di Kampar Ternyata Penjahat Kelas Kakap Buronan Polisi
Senin, 28 Des 2015 16:59
Otak aksi perampokan berinisial AP (43) yang diciduk di Jawa Timur ini ditenggarai adalah penjahat kelas kakap yang selama ini jadi buronan Polda Riau. "AP ini pemain lama. Sudah enam kali merampok di Provinsi Riau," sebut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Rivai Sinambela, Senin (28/12/2015) siang.
Itu disampaikan Rivai saat menggelar ekspose di ruangan gelar perkara, dengan didampingi Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo. "Bahkan AP ini adalah residivis dan punya rekan penjahat lainnya yang juga sudah kita tangkap. Ada juga yang tewas saat proses penangkapan yang kita lakukan beberapa waktu lalu," bebernya.
Ia melanjutkan, AP dan teman-temannya berinisial P (27), R (44), MP (38) dan ES (35) yang semuanya sudah tertangkap ini memiliki peran masing-masing. "Sebelum merampok toko emas di Kampar, kawanan ini sudah memantau sasarannya selama satu minggu sesuai tugasnya," ulasnya.
"Tugas mereka diantaranya ada yang sebagai eksekutor (merampok), ada yang bertugas sebagai penggambar (lokasi target), penyedia kendaraan (bagi penjahat), dan ada juga yang berperan sebagai pengantar eksekutor ke lokasi persembunyian di Kerinci," sambung Rivai.
Setelah kelimanya tertangkap, polisi kini tengah memburu satu pelaku lainnya berinisial E alias G alias Belong. Selain itu, polisi juga akan menangkap tukang penadah emas hasil curian, yang disinyalir berada di Sukabumi. "Karena pengakuannya emas itu dijual di Sukabumi," tuturnya.
Uang hasil penjualan emas curian ini mereka bagi, dengan nominal Rp10 juta untuk setiap yang terlibat. "Ada yang ditransfer ada juga yang diberikan uang kontan. Semuanya sudah kita amankan, baik uang tunai dan uang di dalam tabungan mereka sebagai barang bukti," tukasnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, kawanan bandit bersenjata api ini sukses membawa kabur perhiasan mas dari dua toko sekaligus di Pasar Muara Mahat, Desa Muara Mahat Baru Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar, 4 Desember 2015 kemarin. Total perhiasan ini, diperkirakan seberat 2 Kg, dengan taksiran ratusan juta Rupiah.
Dalam aksinya, para pelaku sempat menyekap penghuni toko, yang dilanjutkan dengan menguras seluruh perhiasan mas yang dipajang di etalase toko. Bahkan perampok tersebut sempat meletuskan beberapa kali tembakan, pada saat melarikan diri dari lokasi.
Tak lama setelah beraksi, lima orang kawanan rampok bersenjata api ini akhirnya berhasil dibekuk Unit Jatanras Polda Riau, Mingu (20/12/2015) lalu, di dua lokasi terpisah. Sang otak kejahatan ditangkap di Jawa Timur dan sisanya dibekuk di Kabupaten Kampar.(grc)
Kejagung Benarkan Geledah Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAMPidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan Kantor Badan Gizi Nasional (BGN).Penggeledahan dilakukan setelah Presiden Prabowo Subianto melaku
Balas Serangan AS di Pulau Qeshm, Iran Luncurkan Rudal ke Bahrain dan Kuwait
JAKARTA â€" Iran melancarkan serangan terhadap aset militer Amerika Serikat (AS) di Kuwait dan Bahrain pada Selasa (2/6/2026). Serangan ini merupakan pembalasan setelah Komando Pusat AS (CENTCOM) mela
Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polres Inhu Sambangi Petani Jagung Menulis
INHU - Upaya mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu). Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan, kepolisian hadir membe
Asyik Foto Usai Ujian, Mahasiswi UNP Padang Terkapar Kena Peluru Nyasar
PADANG-Momen kebahagiaan usai kelulusan ujian di lingkungan Universitas Negeri Padang (UNP) berubah mencekam dalam sekejap. Dua orang mendadak terkapar akibat hantaman peluru nyasar di lapangan gedung
Polsek Tanah Putih Bersama Tim Gabungan Berhasil Padamkan Karhutla
TANAH PUTIH-Tim gabungan yang terdiri dari personel Polri, TNI, BPBD, DLHK, Masyarakat Peduli Api (MPA), perangkat kepenghuluan, dan unsur terkait lainnya melaksanakan kegiatan pemadaman serta pending