Minggu, 26 Jul 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Otak Pelaku Perampokan Toko Emas di Kampar Ternyata Penjahat Kelas Kakap Buronan Polisi

Otak Pelaku Perampokan Toko Emas di Kampar Ternyata Penjahat Kelas Kakap Buronan Polisi

Senin, 28 Des 2015 16:59
PEKANBARU - Usai tertangkap Minggu (20/12/2015) pekan lalu, Tim Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polda Riau akhirnya berhasil membongkar keterlibatan lima pelaku perampokan di dua toko emas di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, pada 4 Desember 2015 lalu.

Otak aksi perampokan berinisial AP (43) yang diciduk di Jawa Timur ini ditenggarai adalah penjahat kelas kakap yang selama ini jadi buronan Polda Riau. "AP ini pemain lama. Sudah enam kali merampok di Provinsi Riau," sebut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Rivai Sinambela, Senin (28/12/2015) siang.

Itu disampaikan Rivai saat menggelar ekspose di ruangan gelar perkara, dengan didampingi Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo. "Bahkan AP ini adalah residivis dan punya rekan penjahat lainnya yang juga sudah kita tangkap. Ada juga yang tewas saat proses penangkapan yang kita lakukan beberapa waktu lalu," bebernya.

Ia melanjutkan, AP dan teman-temannya berinisial P (27), R (44), MP (38) dan ES (35) yang semuanya sudah tertangkap ini memiliki peran masing-masing. "Sebelum merampok toko emas di Kampar, kawanan ini sudah memantau sasarannya selama satu minggu sesuai tugasnya," ulasnya.

"Tugas mereka diantaranya ada yang sebagai eksekutor (merampok), ada yang bertugas sebagai penggambar (lokasi target), penyedia kendaraan (bagi penjahat), dan ada juga yang berperan sebagai pengantar eksekutor ke lokasi persembunyian di Kerinci," sambung Rivai.

Setelah kelimanya tertangkap, polisi kini tengah memburu satu pelaku lainnya berinisial E alias G alias Belong. Selain itu, polisi juga akan menangkap tukang penadah emas hasil curian, yang disinyalir berada di Sukabumi. "Karena pengakuannya emas itu dijual di Sukabumi," tuturnya.

Uang hasil penjualan emas curian ini mereka bagi, dengan nominal Rp10 juta untuk setiap yang terlibat. "Ada yang ditransfer ada juga yang diberikan uang kontan. Semuanya sudah kita amankan, baik uang tunai dan uang di dalam tabungan mereka sebagai barang bukti," tukasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, kawanan bandit bersenjata api ini sukses membawa kabur perhiasan mas dari dua toko sekaligus di Pasar Muara Mahat, Desa Muara Mahat Baru Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar, 4 Desember 2015 kemarin. Total perhiasan ini, diperkirakan seberat 2 Kg, dengan taksiran ratusan juta Rupiah.

Dalam aksinya, para pelaku sempat menyekap penghuni toko, yang dilanjutkan dengan menguras seluruh perhiasan mas yang dipajang di etalase toko. Bahkan perampok tersebut sempat meletuskan beberapa kali tembakan, pada saat melarikan diri dari lokasi.

Tak lama setelah beraksi, lima orang kawanan rampok bersenjata api ini akhirnya berhasil dibekuk Unit Jatanras Polda Riau, Mingu (20/12/2015) lalu, di dua lokasi terpisah. Sang otak kejahatan ditangkap di Jawa Timur dan sisanya dibekuk di Kabupaten Kampar.(grc)
Berita Terkait
  • Minggu, 26 Jul 2026 11:47

    Senyum Itu Akhirnya Kembali, TMMD Hadirkan Air Bersih, Warga Tak Lagi Hidup Dalam Krisis Air

    Halmahera Timur-Keberhasilan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 1505/Tidore menemukan dan mengebor sumber mata air yang sangat tawar serta layak dikonsumsi menjadi kabar yang memb

  • Sabtu, 25 Jul 2026 16:51

    Sejak Januari 2026, Pemko Pekanbaru Sudah Rampungkan Pengaspalan 23 Kilometer Jalan

    PEKANBARU-Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru Edward Riansyah menyebut, hingga pertengahan 2026, telah menyelesaikan pengaspalan di 19 ruas jalan dengan total panjang

  • Sabtu, 25 Jul 2026 16:28

    Tujuh Titik Panas Terdeteksi di Riau, Warga Diminta Waspada Karhutla

    PEKANBARU - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terus membayangi kawasan regional Sumatera. Kendati potensi hujan membayangi sejumlah wilayah, satelit BMKG justru mendeteksi kemunculan

  • Sabtu, 25 Jul 2026 16:20

    Di Era Richard Tampubolon, PBTI Jadikan Jakarta Panggung Laga Juara Taekwondo Dunia dan Kampiun Asia

    JAKARTA - Masyarakat taekwondo Indonesia boleh bangga. Tujuh hari lagi, Jakarta akan menjadi panggung pertarungan para taekwondoin terbaik dunia. Para juara dunia, hingga peraih gelar turnamen interna

  • Sabtu, 25 Jul 2026 16:19

    Buru-buru Sudah Malam', Alasan Febrie Tak Pakai Rompi Tahanan

    JAKARTA - Kejaksaan Agung menahan mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Saat proses penahanan dan digiring keluar dari gedung Kejaksaan Agung menuju mobil

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki