Sumpit Milik Massa Romli HMI Dibubuhi Racun, Polda Riau Tetapkan 8 Orang Mahasiswa Sebagai Tersangka
Senin, 23 Nov 2015 14:55
Salahsatu senjata tajam yang jadi sorotan adalah sumpit, dimana pelurunya terbuat dari batangan besi dan sudah diruncingkan. Agar efeknya bekerja lebih cepat, peluru sumpit tersebut dibubuhi racun dari cuka. Ini terbukti, karena hasil sweeping Senin siang, tim gabungan menemukan tiga botol cairan yang diduga racun.
"Dugaan kita ini adalah racun cuka. Jadi cara kerjanya, peluru (sumpit) terlebih dahulu dicelup ke cairan ini, lalu dimasukkan ke dalam sumpit. Barulah dilontakan dengan media sumpit dan ketapel rakitan," sebut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Rivai Sinambela, saat ekspose di Mapolda Riau.
Pada sweeping ini, Polda Riau dan jajaran Polresta Pekanbaru menyasar tiga lokasi penginapan sementara massa HMI, diantaranya Purna MTQ, Gelanggang Remaja dan GOR Unri Gobah. Ditiga lokasi itu, polisi berhasil mengamankan total delapan orang, dengan rincian enam orang diamankan dari Gelanggang Remaja, dan dua orang dari GOR Unri Gobah.
Inisial mereka adalah HA, JS, AK, DA, MA, Y, ML, AY. "Kita akan periksa identitas mereka apakah benar merupakan mahasiswa. Jadi nanti kita panggil koordinatornya dan pihak universtitas," jawab Rivai, Senin (23/11/2015) siang.
Polda Riau Tetapkan 8 Orang Massa Pembawa Senjata Tajam Sebagai Tersangka
Terkait membawa senjata tajam ini, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau sudah menetapkan delapan orang tersebut sebagai tersangka. Mereka pun dijerat Pasal 2 ayat 1, UU darurat No 12 tahun 2001, dengan ancaman kurungan 10 tahun penjara. "Semuanya diproses hukum, kami akan menyidik mereka," tegas Kombes Rivai.
"Kedelapan orang itu mengaku adalah mahasiswa, ada yang dari Makassar dan satu orang dari Ambon. Untuk kaitan dengan penyerangan mahasiswa Riau tadi malam masih dalam penyelidikan kita, apakah mereka ini pelakunya atau seperti apa," tutup Kombes Rivai yang didampingi Kapolresta Pekanbaru dan Kabid Humas Polda Riau.(grc)
Kejagung Tak Tutup Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang Terkait Kasus MBG
Kejaksaan Agung (Kejagung) memberikan kesempatan untuk memeriksa nanik S. Deyang, mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), dalam penyidikan kasus dugaan korupsi terkait pengelolaan Program Makan Bergi
Masih Sering Balap Liar, Kasat Lantas Polres Bengkalis Ingatkan Ada Sanksi Pinada Kurungan
BENGKALIS - Aksi balap liar masih sering terjadi dan ditertibkan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bengkalis. Pelaku balap liar yang didominasi remaja ini seakan tidak pernah jera untuk
Prabowo Tunjuk Sudaryono Jabat Kepala BGN, Pelantikan Siang Ini
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menunjuk Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Penunjukan ini dilakukan menyusul pengunduran diri Nanik S Deyang dari jabatan
Kunker ke Tanjung Pinang, Hendry Munief Kawal Alokasi Dana Khusus Kepulauan
TANJUNGPINANG - Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Senin hingga Selasa (20-21/7/2026). Kunjungan ini b
Lama Tak Masuk Kerja Tanpa Alasan, Dua Polisi di Kuansing Ini Resmi Dipecat
TELUKKUANTAN â€" Dua anggota Polres Kuantan Singingi (Kuansing), Riau resmi diberhentikan tidak dengan hormat setelah terbukti membolos kerja selama lebih dari satu bulan berturut-turut.Upacara Pember