Senin, 27 Apr 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Terkait Sertfikat Prona, Kasat Reskrim Rohul Sudah Turunkan Tim

Terkait Sertfikat Prona, Kasat Reskrim Rohul Sudah Turunkan Tim

Laporan : Fahrin Waruwu
Senin, 15 Feb 2016 17:04
Fahrin Waruwu
Kasat Rekrim Polres Rohul AKP Muhamad Wirawan Novianto
ROKANHULU - Terkait pengadaan sertifikat program Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) dilakukan pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Rokan Hulu (Rohul), polisi sudah menurunkan tim untuk melidik.

Kapolres Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono SIK, M.Hum melalui, Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polres Rohul AKP Muhammad Wirawan Novianto, mengaku sudah menurunkan timnya kelapangan.

"Kita sudah menurunkan tim kelapangan, tim pertama turun ke kantor BPN Rohul, untuk mengumpulkan data-data atau bukti-bukti terkait laporan masyarakat tersebut," ujar Muhammad Wirawan Novianto.

Jelas, pihak Polres Rohul akan mencoba bekerja keras terkait laporan tersebut, saat ini tim sudah di lapangan tengah bekerja untuk menindak lanjuti laporan masyarakat, sebab polisi harus menyiapkan semua data-data yang ada.

"Tim sudah turun hari ini,  sementara kita mau gali dokumen dulu ke BPN Rohul," sebutnya.

Sebelumnya pengadaaan sertifikat prona ini sudah dilaporkan oleh masyarakat , Desa Lubuk Soting,  dan tokoh didesa itu Hengki Irawan, menjelaskan sesuai program pemerintah psusat. Kini sudah masuk ranah hukum. Untuk itu masyarakat meminta Kepada Kapolres Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono untuk Kepala Desa (Kades) Lubuk Soting M S

Sebab, fakta di lapangan, tidak sedikit warga masih mengeluhkan biaya yang dikeluarkan seperti 42 Warga  di Lubuk Soting mengurus sertifikat tanah melalui Prona melalui Pemerintahan Desa.

Namun, mengakui biaya pengurusan sertifikat tanah melalui program Prona di desanya mahal. Warga harus membayar biaya antara Rp 3 juta hingga Rp 4,5 juta.

Lanjutanya,  persoalan Prona sudah dilaporkan ke Kantor BPN Rohul dengan surat Nomor:01/FMPD-LB/1/2016 terkait pungutan penerbitan sertfikat Prona Desa Lubuk Soting diterima Pembantu Subbag TU BPN Rohul Afri Suwandi.

"Kekejari Rohul Kita Forum Masyarakat Peduli Desa Lubuk Soting (FMPDLS), sudah lapor, pada Tanggal 20 Januari 2016 lalu, langsung diterima salah satu stafnya Maisyarah,"pungkasnya. (fah)
Hukrim
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:24

    DPO Narkoba Dibekuk saat Menghadiri Pesta Pernikahan

    BENGKALIS - Pelarian buronan kasus narkotika berakhir dramatis. Pria berinisial L (46), yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), ditangkap Tim Opsnal Polsek Rupat, saat menghadiri pesta pernikah

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:41

    Polri Periksa 86 Rekaman CCTV Usut Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

    JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan terus mengusut tuntas kasus dugaan penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kon

  • Selasa, 17 Mar 2026 15:07

    Susul Eks Menag Yaqut, Gus Alex Kini Ditahan KPK dan Kenakan Rompi Oranye

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan mantan staf khusus Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Ishfah Abidal Aziz (IAA) alias Gus Alex, dalam kasus dugaan korupsi kuota haji. Ia ditahan us

  • Selasa, 17 Mar 2026 14:46

    Polda Metro Gagalkan Peredaran Narkoba Jelang Lebaran, 10 Kg Ganja Disita

    Jakarta - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran narkoba di wilayah Grogol, Jakarta Barat (Jakbar). Barang bukti berupa 10 kilogram (kg) ganja berhasil disita pihak kepolis

  • Selasa, 17 Mar 2026 14:10

    Viral! Jambret Rampas Santunan Anak Yatim di Pekanbaru, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

    Pekanbaru - Aksi penjambretan terhadap seorang anak yatim terjadi di Jalan Unggas, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, Senin (16/3/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Peristiwa ini menjadi perhat

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.