- Home
- Internasional
- Dulu Diinvasi, Kini Kuwait Bantu Irak US$ 2 Miliar
Dulu Diinvasi, Kini Kuwait Bantu Irak US$ 2 Miliar
Kamis, 15 Feb 2018 08:55
Upaya itu dianggap sebuah langkah mengejutkan, mengingat hampir tiga dekade lalu Saddam Hussein menginvasi negara kecil kaya minyak itu.
Tawaran Sheikh Sabah Al Ahmad Al Sabah itu menunjukkan kepentingan negaranya untuk memastikan Irak menjadi negara stabil, setelah Irak berperang melawan ISIS dan kekacauan yang terjadi menyusul invasi pimpinan AS pada 2003 ke Baghdad.
"Tawaran Kuwait untuk Irak ini belakangan diikuti janji Uni Eropa untuk memberi sumbangan sebesar hampir 494 juta dolar bagi Irak," ujar Kepala Kebijakan Luar Negeri Kuwait, Federica Mogherini seperti dikutip dari VOA News, Selasa (14/2/2018).
Meski demikian, apa yang dibutuhkan [Irak](http://www.liputan6.com/tag/irak "") jauh lebih besar dari yang dijanjikan para donornya. Secara keseluruhan, Irak memerlukan bantuan sebesar 88,2 miliar dolar atau sekitar Rp 1.203 triliun untuk memulihkan diri.
Di antara kawasan-kawasan yang paling membutuhkan bantuan adalah Mosul, yang berhasil direbut pasukan Irak dengan bantuan koalisi pimpinan AS dari tangan ISIS pada 2017.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Rex Tillerson juga menyerukan negara-negara koalisi yang berperang terhadap ISIS untuk membangun kembali Irak.
"Jika masyarakat di Irak dan Suriah tak dapat kembali menjalani kehidupan normal, kita mengambil risiko kemungkinan ISIS untuk menguasai wilayah yang lebih luas," ujar Tillerson.
Ia pun mengumumkan tambahan dana sebesar US$ 200 juta atau sekitar Rp 2,72 triliun.
Tujuh wilayah di utara dan timur Irak mengalami kerugian US$ 46 miliar. Selain itu, Irak juga membutuhkan dana untuk keamanan sebesar US$ 14 miliar dan sektor perbankan yang kehilangan US$ 10 miliar asetnya.
(liputan6.com)
Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses
Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v
Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm
Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat
Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah
Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga
Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito
Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me
Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener