Rabu, 08 Jul 2026
- Home
- Internasional
- Kapal Milik Qatar Diserang, Hubungan Diplomatik AS dan Iran Kian Memanas
Internasional,
Kapal Milik Qatar Diserang, Hubungan Diplomatik AS dan Iran Kian Memanas
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 08 Jul 2026 13:26
Ketegangan diplomatik dan militer di wilayah perairan Timur Tengah melonjak tajam usai militer Amerika Serikat (AS) menyerang wilayah Iran, Selasa (7/7/2026). Serangan berskala besar ini dilancarkan sebagai langkah balas dendam usai tiga kapal komersial menjadi target serangan di Selat Hormuz.
Komando Pusat AS secara terang-terangan menuding Iran berada di balik serangan maritim tersebut. Operasi militer AS tersebut langsung memicu kekacauan di sejumlah titik.
Laporan kantor berita Iran merinci rentetan dampak serangan balasan tersebut:
Suara ledakan menggelegar di sekitar Selat Hormuz, tepatnya di kawasan Pulau Qeshm.
Hantaman serupa memicu ledakan yang terjadi di Kota Sirik.
Area pesisir Bandar Abbas juga melaporkan terjadinya ledakan keras.
Insiden ini terjadi bertepatan dengan keputusan AS membatalkan pencabutan sanksi terhadap sektor produksi minyak Iran. Washington berupaya menaikkan posisi tawar dan meningkatkan tekanan kepada Iran agar mau menyelesaikan negosiasi damai.
"Tindakan Iran di Selat Hormuz sama sekali tidak dapat diterima oleh Amerika Serikat dan akan ditindaklanjuti dengan konsekuensi," jelas seorang pejabat AS yang namanya dirahasiakan kepada AFP.
Tindakan AS memicu kemarahan Kementerian Luar Negeri Iran yang memandangnya sebagai bukti pelanggaran berulang terhadap nota kesepahaman penghentian serangan sementara waktu.
"Iran mengeluarkan peringatan serius tentang konsekuensi pelanggaran perjanjian oleh Amerika Serikat, dan akan mengambil langkah-langkah tegas untuk melindungi kepentingan dan keamanan nasionalnya," urai pernyataan Kementerian Luar Negeri Iran seperti dikutip dari AFP.
Dari sisi keamanan laut, badan keamanan maritim Inggris (UKMTO) memaparkan insiden bermula saat sebuah kapal tanker terkena hantaman rudal yang menyebabkan kapal itu terbakar. Setelahnya, dua kapal lainnya diserang drone saat ketiga kapal sedang berlayar di dekat perairan Oman.
Situasi bertambah rumit ketika Pemerintah Qatar mengungkap salah satu kapal yang diserang merupakan tanker Al-Rekayyat miliknya. Qatar melayangkan protes, menyalahkan Iran, dan menilai tindakan itu tidak dapat diterima. Pemerintah Qatar memanggil Duta Besar Iran di Doha guna meminta penjelasan dan mendesak jaminan keamanan kawasan.
Menjawab tekanan tersebut, Pemerintah Iran menyatakan sangat kecewa. Pihak Teheran menilai tuduhan Qatar sebagai klaim yang tidak dapat diterima. Melalui laporan media Iran, sebuah sumber membeberkan fakta bahwa kapal tanker tersebut ditembak semata-mata karena berani mengabaikan peringatan militer Iran untuk tidak melintasi jalur khusus tersebut.(goriau)
Sumber: https://www.goriau.com/berita/baca/kapal-milik-qatar-diserang-hubungan-diplomatik-as-dan-iran-kian-memanas.html
komentar Pembaca