Rabu, 08 Jul 2026
Dihadiri Mantan Pemain Timnas, Audisi Umum PB Djarum 2026 Dimulai
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 08 Jul 2026 13:25
PEKANBARU-Audisi Umum PB Djarum 2026 resmi bergulir di Kota Pekanbaru. Kegiatan pencarian bibit atlet bulu tangkis berbakat itu berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Angkasa, Jalan Angkasa Kecamatan Payung Sekaki berlangsujg hingga 12 Juli mendatang.
Selain Pekanbaru dua kota penyelenggara audisi tahun ini juga akan segera dimulai. Makassar, Sulawesi Selatan misalnya pada 4â€"9 Agustus, sedangkan Kudus, Jawa Tengah, pada 8â€"13 September 2026.
Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026, Sigit Budiarto, mengatakan dipilihnya Pekanbaru sebagai lokasi audisi merupakan bagian dari komitmen PB Djarum untuk memperluas jangkauan pencarian atlet muda berbakat di luar Pulau Jawa.
"Kami ingin mendekatkan diri ke daerah-daerah lain sekaligus melihat potensi bibit-bibit spesial yang nantinya bisa bergabung dengan PB Djarum. Dengan begitu, tongkat estafet masa depan bulu tangkis Indonesia bisa terus terjaga," ujar Sigit saat diwawancarai di GOR Angkasa, Rabu (7/7/26).
Menurutnya, dari penyelenggaraan audisi ini baik di Pekanbaru, Kudus serta Makassar diharapkan mampu membuka kesempatan yang lebih luas bagi atlet-atlet muda dari berbagai daerah. Selama ini, pencarian bakat bulu tangkis dinilai masih banyak terpusat di Pulau Jawa.
"Harapannya, anak-anak berbakat dari daerah memiliki peluang yang sama untuk bergabung dan berlatih di PB Djarum. Kami ingin potensi-potensi terbaik dari seluruh Indonesia bisa terjaring," sebutnya .
Pada Audisi Umum PB Djarum 2026, peserta yang dapat mengikuti seleksi berasal dari tiga kelompok usia, yakni U-11 (kelahiran 2016â€"2018), KU 11 (kelahiran 2015), dan KU 12 (kelahiran 2014), baik putra maupun putri.
Sigit mengungkapkan, peserta yang berhasil menjadi juara di masing-masing kota akan mengikuti tahap karantina di Kudus selama satu bulan. Selama masa tersebut, para peserta akan menjalani pembinaan dan evaluasi lanjutan sebelum diputuskan siapa saja yang berhak menjadi atlet binaan PB Djarum.
Namun demikian, kesempatan tidak hanya diberikan kepada para juara. Tim pencari bakat juga memiliki kewenangan memberikan tiket khusus kepada peserta yang dinilai memiliki potensi besar meski tidak berhasil menjadi juara.
"Tidak hanya juara yang memiliki peluang. Kalau ada peserta yang mungkin kalah lebih awal tetapi kami melihat memiliki bakat yang bisa dikembangkan, tetap bisa kami beri kesempatan untuk mengikuti tahap berikutnya," jelasnya.
Selama masa karantina, para peserta akan dipantau secara menyeluruh oleh tim pelatih PB Djarum bersama para legenda bulu tangkis Indonesia. Penilaian tidak hanya berdasarkan hasil pertandingan, tetapi juga mencakup kemampuan teknik, penguasaan lapangan, daya juang, hingga postur tubuh yang dinilai mendukung pengembangan prestasi.
"Kami fokus melihat teknik bermain, penguasaan lapangan, semangat juang, serta postur tubuh. Semua aspek itu menjadi pertimbangan dalam menentukan atlet yang layak dibina," ujarnya.
Menariknya, proses audisi tahun ini turut melibatkan sejumlah legenda bulu tangkis Indonesia sebagai pencari bakat sekaligus motivator bagi para peserta. Mereka adalah Tontowi Ahmad, Liliyana Natsir, Maria Kristin, Yuni Kartika, Hendrawan, serta Sigit Budiarto.
Kehadiran para legenda tersebut diharapkan mampu memberikan motivasi sekaligus menginspirasi para peserta untuk terus mengembangkan kemampuan dan mengejar prestasi hingga ke tingkat dunia.***(rtc)
Sumber: https://www.riauterkini.com/index.php?com=isi&id_news=15115233271&Dihadiri-Mantan-Pemain-Timnas,-Audisi-Umum-PB-Djarum-2026-Dimulai
komentar Pembaca