Minggu, 10 Mei 2026

Internasional

Serukan Bakar Gaza, Wakil Knesset: Israel Terlalu Manusiawi

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 18 Nov 2023 17:45
okezone.com

TEL AVIV - Wakil Ketua Parlemen Israel atau Knesset telah mendesak militer Zionis untuk “membakar” Jalur Gaza dan tidak mengizinkan bahan bakar apa pun masuk ke wilayah kantong Palestina kecuali semua sandera yang ditahan oleh Hamas dibebaskan.

“Semua kekhawatiran mengenai apakah ada internet di Gaza atau tidak menunjukkan bahwa kita tidak belajar apa pun. Kita terlalu manusiawi,” kata Nissim Vaturi, anggota partai Likud pimpinan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, menulis di X (sebelumnya Twitter) pada Jumat, (17/11/2023).

“Bakar Gaza sekarang, tidak kurang dari itu! Jangan izinkan bahan bakar masuk, jangan izinkan air masuk sampai para sandera dikembalikan!”

Komentar Vaturi adalah yang terbaru dari serangkaian pernyataan memprovokasi yang dibuat oleh politisi Israel mengenai operasi yang sedang berlangsung di Gaza. Awal bulan ini, Netanyahu memberhentikan Menteri Warisan Budaya Amihai Eliyahu dari rapat kabinet setelah dia menyarankan penggunaan senjata nuklir terhadap daerah kantong Palestina.

Hamas menyandera lebih dari 200 orang selama serangannya pada 7 Oktober terhadap Israel, yang menewaskan sekira 1.200 orang, sebagian besar warga sipil. Israel menanggapi serangan tersebut dengan melancarkan kampanye pengeboman dan invasi darat ke Gaza.

Israel juga memberlakukan blokade hampir total terhadap daerah kantong Palestina, yang menurut PBB dan kelompok hak asasi manusia hanya memperburuk situasi kemanusiaan yang sangat buruk di sana. Juru Bicara Kementerian Kesehatan Gaza Ashraf al-Qudra mengatakan kepada wartawan pada Jumat bahwa 24 pasien di rumah sakit Al-Shifa, fasilitas medis terbesar di wilayah kantong tersebut, meninggal dalam serangan Israel terhadap kompleks tersebut. IDF menuduh Hamas menggunakan Al-Shifa dan rumah sakit lainnya untuk tujuan militer.

Lebih dari 11.000 orang telah tewas di Gaza sejak 7 Oktober, menurut pejabat setempat. Setelah perdebatan panjang, Dewan Keamanan PBB pada Rabu, (15/11/2023) mengeluarkan resolusi yang menyerukan penghentian kemanusiaan dalam pertempuran tersebut dan “pembebasan segera dan tanpa syarat semua sandera yang ditahan oleh Hamas.”

sumber:okezone.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.