Senin, 27 Apr 2026
  • Home
  • Internasional
  • Soal Pastor Jadikan Biarawati Budak Seks, Ini Janji Paus Fransiskus

Internasional

Soal Pastor Jadikan Biarawati Budak Seks, Ini Janji Paus Fransiskus

Rabu, 06 Feb 2019 11:43
Detik.com
ROMA - Untuk pertama kalinya, Paus Fransiskus mengaku secara publik bahwa sejumlah biarawati juga menjadi korban kejahatan seksual pastor dan uskup.

"Itu bukan sesuatu yang dilakukan semua orang, tetapi ada pastor dan bahkan uskup yang telah melakukan apa yang Anda katakan," kata Paus kepada para wartawan. "Dan saya pikir itu terus berlanjut karena itu bukan berarti ketika Anda menyadarinya, itu langsung berhenti. Itu berlanjut. Dan untuk beberapa waktu kami telah mengerjakan (kasus ini)," ujar Paus.

Paus Fransiskus berjanji untuk berbuat lebih banyak guna melindungi para biarawati. "Haruskah kita melakukan sesuatu yang lebih? Ya," ujar Paus kepada para wartawan saat konferensi pers dalam penerbangannya kembali ke Roma, Italia usai melakukan kunjungan bersejarahnya selama dua hari ke Uni Emirat Arab.

"Apakah ada kemauan? Ya. Tapi itu jalan yang sudah kita mulai," tutur Paus seperti dilansir NBC News, Rabu (6/2/2019).

Paus pun memuji pendahulunya, Paus Benediktus yang bertindak dengan menutup orde kesusteran di Prancis setelah sejumlah biarawatinya diketahui menjadi korban perbudakan seks oleh pastor-pastor.

Orde yang dimaksud Paus adalah Saint Jean, yang pada tahun 2013 mengakui bahwa sejumlah biarawati telah menjadi mangsa predator seks, pastor Marie-Dominique Philippe dan para pastor lainnya

Orde Saint Jean dibubarkan pada tahun 2005, tahun pertama Paus Benediktus menjadi kepala Gereja Katolik sedunia.

"Saya ingin menekankan bahwa dia adalah orang yang punya keberanian untuk melakukan banyak hal mengenai topik ini," kata Paus Fransiskus memuji Paus Benediktus yang mundur dan digantikan oleh Paus Fransikus pada tahun 2013.

Paus mengatakan, sejumlah pastor telah diskorsing karena melecehkan para biarawati. Tapi dia mengatakan, pelecehan terhadap perempuan tidak terbatas di gereja Katolik saja karena di banyak belahan dunia, perempuan masih dianggap "warga kelas dua."

"Ini masalah kultural," cetus Paus. "Saya berani mengatakan bahwa manusia belum matang," imbuhnya.


Sumber: detik.com
Internasional
Berita Terkait
  • Senin, 27 Apr 2026 18:18

    Lebih Cepat dari Target, Tim Penyelaras PWI Pusat Tuntaskan AD/ART

    Jakarta - Tim Penyelaras Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan Kode Perilaku Wartawan (KPW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat berhasil menuntaskan

  • Senin, 27 Apr 2026 18:03

    Mengenal Kanker Prostat yang Dialami Benjamin Netanyahu

    JAKARTA - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengabarkan telah menjalani pengobaran kanker prostat yang dideritanya. Dikabarkan Netanyahu telah melakukan rangkaian pera

  • Senin, 27 Apr 2026 17:59

    Penurunan Kualitas Otak di Usia Produktif Kini Jadi Sorotan, Bukan Sekadar Penyakit!

    JAKARTA â€" Di tengah optimisme bonus demografi, Indonesia menghadapi ancaman yang jarang disadari: penurunan kapasitas berpikir pada usia produktif. Fenomena ini dikenal sebagai silent cogn

  • Senin, 27 Apr 2026 17:56

    Harga Pangan Hari Ini Naik, Minyak Goreng Tembus Rp23.709 per Liter

    JAKARTA - Harga pangan nasional terpantau mengalami pergerakan pada awal pekan ini, Senin (27/4/2026). Sejumlah komoditas utama mengalami kenaikan, namun tidak sedikit juga yang mengala

  • Senin, 27 Apr 2026 17:51

    Purbaya Targetkan IHSG Tembus 28.000, Airlangga: Kita Kejar Pertumbuhan 20%

    JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyambut positif proyeksi Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, yang menargetkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menem

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.