Rabu, 29 Jul 2026

Awas, Bahaya Mengintai Akibat Tidur Tak Teratur

Senin, 07 Sep 2015 14:59
Menshealth
Bahaya tidur tak teratur
JADWAL tidur Anda mungkin tergantung sampai jam berapa grup di Whatsapp Anda diramaikan obrolan teman-teman Anda. Padahal waktu tidur Anda sama pentingnya dengan berapa banyak waktu tidur yang Anda dapatkan, kata peneliti dari Washington State University.

Ilia Karatsoreos, asisten profesor di departemen fisiologi integratif dan ilmu saraf, mengubah siklus tidur dan bangun pada tikus percobaan, daripada waktu tidur normal. Mereka menemukan bahwa kualitas tidur mereka buruk, sekalipun tidak ada perbedaan dengan lama waktu mereka tidur.

Hewan yang digunakan dalam penelitian juga menunjukkan adanya respon imun yang terganggu. Kondisi ini membuat mereka cenderung mudah untuk terkena berbagai penyakit.

"Ketidakteraturan waktu tidur ini bisa memberi konsekuensi serius bagi kesehatan organisme," kata Karatsoreos.

Penelitian tentang tidur selama ini hanya lebih banyak berfokus pada efek dari kurang tidur atau jumlah waktu tidur manusia maupun hewan. Studi yang diterbitkan dalam jurnal Brain, Behavior and Immunity, ini melihat proses sirkadian, yaitu jam tubuh yang dikendalikan otak untuk mengontrol irama berbagai proses biologi.

Seperti dikutip dari Timesofindia, Jumat (4/9/2015), siklus ini ditemukan dalam organisme yang hidup lebih dari 24 jam, termasuk tanaman dan organisme bersel tunggal. Penelitian mengenai sistem ini memiliki implikasi yang signifikan bagi kehidupan modern.

"Gangguan jam sirkadian dialami oleh hampir setiap masyarakat di zaman modern ini. Penyebabnya beragam, mulai dari pencahayaan malam hari, kerja shift, jet lag, dan bahkan cahaya biru yang dipancarkan oleh ponsel dan tablet kita," para peneliti mencatat.

(okezone.com)
kesehatan
Berita Terkait
  • Selasa, 28 Jul 2026 16:50

    Lahan Pertanian Hancur Diterjang Rob, DPRD Riau Minta Pemprov Bangun Tanggul di Meranti

    PEKANBARU - Bencana banjir pasang air laut atau rob yang terus melanda wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti berdampak fatal bagi kelangsungan hidup warganya. Genangan air asin yang datang secara berkal

  • Selasa, 28 Jul 2026 16:47

    Satpol PP Pekanbaru Siap Tertibkan Lagi PKL Stadion Utama Riau

    PEKANBARU - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru kembali melayangkan peringatan kepada pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti. Petugas menegaskan aka

  • Selasa, 28 Jul 2026 16:45

    'Bukan Cari Kaya, Cuma Ingin Bertahan Hidup', Keluh PKL Stadion Utama Riau

    PEKANBARU - Enam hari pascapenertiban puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru, bangunan permanen di lokasi terseb

  • Selasa, 28 Jul 2026 16:44

    Kuasa Hukum Pastikan Suhardiman Amby Tak Ajukan Praperadilan Terhadap KPK

    TELUKKUANTAN â€" Kuasa hukum Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, nonaktif Suhardiman Amby menegaskan bahwa pihaknya tidak mengajukan gugatan praperadilan terkait penanganan perkara hukum yang te

  • Selasa, 28 Jul 2026 16:41

    Telan Kerugian Rp24 Miliar, PLTU Koto Ringin Siak Diusulkan Jadi Pembangkit Surya

    PEKANBARU - Rencana kelanjutan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Koto Ringin berkapasitas 3x2 megawatt (MW) di Kabupaten Siak dinilai berisiko menambah beban investasi. Proyek yang mang

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki