Kamis, 11 Jun 2026
  • Home
  • Kesehatan
  • Danrem 031/Wirabima : Setelah Banjir Surut, Akan Timbul Masalah Kesehatan

Danrem 031/Wirabima : Setelah Banjir Surut, Akan Timbul Masalah Kesehatan

Laporan : Hendra Dedi Syahbudi
Senin, 15 Feb 2016 17:35
Penrem 031/Wirabima
Danrem 031/Wirabima Brigjen TNI Nurendi M.Si (Han) saat menghadiri undangan Pemuda Pancasila bertempat di lapangan Makorem 031/Wirabima Jalan Mayor Ali Rasyid No.1 Pekanbaru. Senin 15/2
PEKANBARU  - Curah hujan yang tinggi sejak beberapa hari belakangan ini, membuat sejumlah daerah di Riau dihantam banjir, Senin (15/02/16). 

Ada tiga kabupaten yang mengalami banjir cukup parah. yakni Kabupaten Kampar, Rokan Hulu dan Kuantan Singingi. Maka dari itu Danrem 031/Wirabima Brigjen TNI Nurendi M.Si (Han) saat menghadiri undangan  Pemuda Pancasila bertempat di lapangan Makorem 031/Wirabima Jalan Mayor Ali Rasyid No.1 Pekanbaru.

Danrem 031/Wirabima menyampaikan saat diwawancarai wartawan mengatakan menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa juga sudah datang untuk melihat dan membantu masyarakat yang  terkena banjir. 

Sekarang banjir di Kampar sudah mulai surut namun masih ada di langgam, karena memang aliran sungainya. Tetapi kalau sudah surut akan timbul masalah lain yaitu kesehatan. Maka dari itu saya himbau agar masyarakat bersama dengan elemen lain termasuk TNI tentunya, untuk membersihkan bekas-bekas banjir itu supaya tidak menjadi penyakit, nanti bertambah parahlah jadinya, kasihan masyarakat yang tinggal dilingkungan setempat. 

"Dari kesehatan kita sudah membuat posko-posko kesehatan untuk membantu masyarakat yang terkena musibah ini, "kata Danrem.

Banjir di tiga Kabupaten itu mengakibatkan rumah masyarakat terendam, tapi sekarang sudah mulai surut. Menurut Danrem 031/Wirabima untuk banjir di Kampar, selain akibat meluapnya air sungai kiriman dari Sumatera Barat, juga disebabkan dibukanya lima pintu bendungan di PLTA Koto Panjang. Pintu air terpaksa dibuka, karena debit air di danau itu sudah melebih ambang batas. 

Hal ini juga ikut memicu naiknya air Sungai Kampar dan menggenangi sejumlah daerah di Kampar, ujar Danrem. (ded/rls)
kesehatan
Berita Terkait
  • Kamis, 28 Mei 2026 17:08

    PDPI Sumbar dan Dinkes Sumbar Satukan Langkah Perkuat Program Eliminasi TB di Sumatera Barat

    PADANG-Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Sumatera Barat dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat memperkuat sinergi dalam upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis (TB) tahun 2030 melal

  • Jumat, 15 Mei 2026 08:55

    PDPI Pusat Gandeng Pemprov Sumbar, Targetkan 1. 800 Dokter Paru se-Indonesia ke Ranah Minang

    Padang-Audiensi dan silaturahmi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dilakukan oleh Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Barat, Rabu (14/5/2026

  • Jumat, 15 Mei 2026 05:34

    Wamenkes Kunjungi Unand Penanganan TBC Harus Tuntas

    PADANG-Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Barat pada 12"13 Mei 2026 dengan fokus penguatan program kesehatan nasional, khususnya percepatan eliminasi tube

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:17

    Libur Lebaran 2026 Mulai WFA, Gimana Pelayanan RS Saat Darurat?

    JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan seluruh rumah sakit vertikal di bawah naungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tetap beroperasi penuh untuk melayani tindakan gawat

  • Selasa, 17 Mar 2026 15:04

    Jangan Sampai Salah Pakai Bantal Leher saat Mudik, Ini Tips ala Menkes Budi

    JAKARTA - Menggunakan bantal leher saat perjalanan jauh diminati masyarakat, khususnya pada musim mudik Lebaran 2026. Bantal ini bisa menjadi penyangga kepala, terutama saat hendak beristirahat di dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.