Matahari Pagi Baik untuk Tulang, Benarkah?
Senin, 15 Feb 2016 17:58
MATAHARI pagi sangatlah baik untuk tulang. Namun, benarkah demikian? Berikut info medis dari dr. Irma Rismayanty.
Matahari pagi merupakan energi yang berasal dari sumber daya alam yang bisa diperbarui dan tidak akan pernah habis hingga akhir zaman nanti. Pasalnya, panas matahari merupakan sumber energi untuk menunjang kehidupan makhluk yang ada di bumi ini.
Perdebatan tentang apakah sinar matahari pagi bermanfaat atau tidak masih berlangsung sampai saat ini. Kebanyakan orang takut terpapar oleh sinar matahari karena dikaitkan dengan kanker kulit dan penuaan dini.
Namun demikian, paparan sinar matahari pagi ternyata dapat meningkatkan pengeluaran hormon serotonin yang berada di otak. Hal ini dapat membuat mood Anda terasa tenang dan fokus. Sinar matahari pagi, yang terpapar langsung pada lengan, tangan, dan wajah tanpa adanya lapisan sunscreen atau tertutup baju selama 5-15 menit selama 2-3 kali dalam seminggu, cukup untuk memperkaya vitamin D pada tubuh Anda.
Namun, hindarilah terkena sinar matahari antara pukul 10.00-16.00 karena akan lebih mudah terkena sunburn atau kulit terbakar karena sinar matahari. Orang dengan kulit terang akan lebih mudah tekena sunburn dibandingkan dengan orang yang berkulit gelap. Jika Anda ingin keluar pada jam tersebut gunakanlah sunscreen guna menghindari sunburn yang bisa saja terjadi pada kulit Anda.
Beberapa manfaat sinar matahari pagi, yakni:
• Sinar matahari pagi membantu produksi vitamin D3, karena sinar matahari merupakan sumber utama vitamin D. Sinar matahari pagi ternyata dapat merangsang produksi vitamin D pada tubuh. Vitamin D merupakan nutrisi vital bagi kesehatan, terutama untuk menjaga kesehatan tulang dan membantu mempertahankan simpanan vitamin D agar tidak terjadi tulang keropos.
• Manfaat sinar matahari pagi dapat terasa jika paparannya bisa mengenai tubuh secara singkat dan dilakukan dengan rutin. Paparan sinar matahari yang baik adalah paparan sinar matahari yang mengenai lengan, tangan, dan wajah sekira 5-15 menit sebanyak 2-3 kali dalam seminggu. Vitamin D diperlukan tubuh untuk membantu menyerap mineral, seperti kalsium, untuk membangun gigi dan tulang yang kuat. Selain itu, vitamin D juga berfungsi sebagai hormon penting untuk melaksanakan banyak pekerjaan lain dalam tubuh, termasuk kesehatan sistem kekebalan tubuh, produksi insulin dan pengaturan pertumbuhan sel.
• Orang yang tidak pernah terpapar sinar matahari pagi akan mengalami depresi yang disebut dengan Seasonal Affective Disorder (SAD).
• Meningkatkan metabolisme di dalam tubuh.
(okezone.com) kesehatan
PDPI Sumbar dan Dinkes Sumbar Satukan Langkah Perkuat Program Eliminasi TB di Sumatera Barat
PADANG-Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Sumatera Barat dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat memperkuat sinergi dalam upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis (TB) tahun 2030 melal
PDPI Pusat Gandeng Pemprov Sumbar, Targetkan 1. 800 Dokter Paru se-Indonesia ke Ranah Minang
Padang-Audiensi dan silaturahmi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dilakukan oleh Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Barat, Rabu (14/5/2026
Wamenkes Kunjungi Unand Penanganan TBC Harus Tuntas
PADANG-Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Barat pada 12"13 Mei 2026 dengan fokus penguatan program kesehatan nasional, khususnya percepatan eliminasi tube
Libur Lebaran 2026 Mulai WFA, Gimana Pelayanan RS Saat Darurat?
JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan seluruh rumah sakit vertikal di bawah naungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tetap beroperasi penuh untuk melayani tindakan gawat
Jangan Sampai Salah Pakai Bantal Leher saat Mudik, Ini Tips ala Menkes Budi
JAKARTA - Menggunakan bantal leher saat perjalanan jauh diminati masyarakat, khususnya pada musim mudik Lebaran 2026. Bantal ini bisa menjadi penyangga kepala, terutama saat hendak beristirahat di dal