Menderita Gizi Buruk dan Jantung Bocor, Bayi asal Inhil ini harus dirujuk ke Pekanbaru
Laporan: Aditya Prahara
Minggu, 06 Sep 2015 18:10
TEMBILAHAN - Nabila, Seorang bayi berusia 5 bulan, menderita gizi buruk dan mengalami jantung bocor membutuhkan bantuan dermawan. Saat ini bayi malang ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Puri Husada Tembilahan.
Bayi yang merupakan hasil buah cinta Muhdi (36), seorang tukang ojek dan Indrawati (32), warga Jalan Harapan, Parit 8 Tembilahan Hulu ini, informasinya harus dirujuk ke RS di Pekanbaru untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Saat bayi dengan berat 4 kilogram ini dirawat di ruangan anak RSUD Puri Husada Tembilahan. Orang tua bayi ini mengaku anaknya diketahui menderita gizi guruk dan jantung bocor setelah ia membawa anaknya berobat ke fasilitas pelayanan kesehatan.
Sedangkan perawat yang berjaga di ruangan anak tersebut, tidak mau memberikan jawaban lebih lanjut pertanyaan wartawan, mereka mengaku tidak berwenang dan mempersilahkan menanyakan kepada dokter.
Yang menjadi fikiran Muhdi, yakni ketiadaan biaya untuk menunggui anaknya seandainya harus dirujuk ke RS di Pekanbaru. Penghasilannya sebagai tukang ojek hanya cukup untuk hidup sehari-hari saja.
"Kalau berobat sampai ke Pekanbaru memang gratis bang, tapi kami tidak ada biaya selama menunggui anak ini dirawat disana. Selama ini hasil yang didapat dari ngojek cukup untuk makan saja," keluh Muhdi.
Sehingga sangat diharapkan adanya bantuan dari para donatur untuk membantu meringankan beban keluarga ini.
Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan, dr Irianto menyatakan, kalau perawatan anak dari kalangan tidak mampu ini ditanggung dalam Jamkesda.
"Ya, kalau dari kalangan tidak mampu ditanggung Jamkesda. Nanti saya cek, lagi dalam perjalanan dari Pekanbaru menuju Tembilahan ini," jawabnya. (dit)
kesehatan
Lahan Pertanian Hancur Diterjang Rob, DPRD Riau Minta Pemprov Bangun Tanggul di Meranti
PEKANBARU - Bencana banjir pasang air laut atau rob yang terus melanda wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti berdampak fatal bagi kelangsungan hidup warganya. Genangan air asin yang datang secara berkal
Satpol PP Pekanbaru Siap Tertibkan Lagi PKL Stadion Utama Riau
PEKANBARU - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru kembali melayangkan peringatan kepada pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti. Petugas menegaskan aka
'Bukan Cari Kaya, Cuma Ingin Bertahan Hidup', Keluh PKL Stadion Utama Riau
PEKANBARU - Enam hari pascapenertiban puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru, bangunan permanen di lokasi terseb
Kuasa Hukum Pastikan Suhardiman Amby Tak Ajukan Praperadilan Terhadap KPK
TELUKKUANTAN â€" Kuasa hukum Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, nonaktif Suhardiman Amby menegaskan bahwa pihaknya tidak mengajukan gugatan praperadilan terkait penanganan perkara hukum yang te
Telan Kerugian Rp24 Miliar, PLTU Koto Ringin Siak Diusulkan Jadi Pembangkit Surya
PEKANBARU - Rencana kelanjutan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Koto Ringin berkapasitas 3x2 megawatt (MW) di Kabupaten Siak dinilai berisiko menambah beban investasi. Proyek yang mang