Meninggal Saat Isolasi Mandiri di Rumah,Pasien Covid-19 di Kuansing Sempat Mengeluh Hilang Penciuman
Admin
Jumat, 16 Apr 2021 15:57
TELUK KUANTAN - Kasus pasien positif Covid-19 meninggal saat isolasi mandiri di rumah kembali terjadi di Kabupaten Kuansing, Riau pada Kamis (15/4/2021).
Hingga kini, tercatat sudah ada dua pasien di Kuansing yang meninggal saat isolasi mandiri di rumahnya.
"Kabar duka terdapat satu penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 yang meninggal dunia," kata juru bicara Satgas penanganan Covid-19 Kuansing, Agusmandar, Jumat pagi (16/4/2021).
Adalah Nyonya P, 51 tahun, warga Kecamatan Singingi, Kuansing. Ia dilaporkan meninggal pada 15 April 2021.
Sebelumnya, Nyonya P terkonfirmasi positif Covid-19 pada 14 April 2021. Ia menjalani pemeriksaan swab di Kuansing pada 11 April 2021.
Setelah terkonfirmasi positif Covid-19, Nyonya P menjalani isolasi mandiri di rumahnya.
Gejala Nyonya P disebut mengeluhkan hilang penciuman.
Sejauh ini, pasien Covid-19 yang idolasi mandiri yakni di rumah pasien. Sebab Pemkab Kuansing tidak ada menyediakan tempat khusus untuk isolasi mandiri bagi pasien Covid-19.
Sebelumnya, kasus yang sama juga menimpa seorang kakek di Kuansing yakni Tuan M, 72 tahun, warga Kecamatan Benai.
Ia meninggal saat menjalani isolasi mandiri di rumahnya pada 5 April lalu.
Tuan M terkonfirmasi positif Covid-19 pada Minggu (4/4/2021).
Dua hari sebelumnya, Jumat (2/4/2021), ia menjalani tes swab. Setelah terkonfirmasi positif Covid-19, tuan M menjalani isolasi mandiri.
Dengan penambahan ini, total angka kematian akibat Covid-19 di Kuansing menjadi 22 pasien.
Selain itu, pada 15 April, ada dua penambahan pasien Covid-19 di Kuansing.
Yakni Nona DN, 15 tahun, warga Kecamatan Logas Tanah darat dan saat ini sudah isolasi mandiri.
Kemudian, Nyonya RS, 37 tahun, warga Kecamatan Singingi Hilir dan saat ini sudah isolasi mandiri.
Hingga 15 April, total kasus Covid-19 di Kuansing sebanyak 892 kasus. Dari jumlah tersebut, 850 pasien dinyatakan sembuh dan 22 pasien meninggal.
Kasus aktif sebanyak 20 pasien. Terdiri dari 18 pasien isolasi mandiri dan dua pasien dirawat di rumah sakit.