Penyakit Akibat Asap, Diskes Pelalawan Catat 21 Kasus
Sabtu, 29 Agu 2015 11:25
Disebutkan Kadiskes Pelalawan, dr Endid RP, Sabtu (29/8/2015), 21 kasus tersebut terdapat di 4 wilayah kecamatan yang ada di Kabupaten Pelalawan.
"Kerumutan 6 kasus, Langgam 3 kasus, Pangkalan Kuras 11 kasus dan Pangkalan Lesung 1 kasus," sebutnya.
Lanjut Endid, pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi denganUPTD beserta laporan seluruh puskesmas.
"Kita intens melakukan koordinasi agar penanganan terhadap penderita segera ditangani dengan cepat. Untuk data yang terbaru kita masih menunggu," katanya menutup.
Endid menambahkan, pihaknya juga telah mengintruksikan kepada seluruh puskesmas untuk siaga 1 x 24 jam dalam memberikan pelayanan kesehatan.(gc)
kesehatan
Peringatan Hari Lahir Pancasila, 800 Warga Puncak Jaya Kirab Bendera 50 Meter
Puncak Jaya-Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, diwarnai dengan aksi kolosal pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 50 meter, Senin (1/6/2026). Aksi Ki
Hutan Adat Imbo Putui Suguhkan Keseimbangan Ekonomi dan Alam Berkelanjutan
Kampar-Hutan Adat Imbo Putui di Desa Petapahan, Kabupaten Kampar, kini hadir menjadi destinasi wisata alam pilihan berbasis konservasi unggulan di Provinsi Riau. Melalui Program Desa Wisata, kawasan y
Jelang Musim Kemarau, RAPP Dukung Upaya Pemkab Pelalawan Perkuat Pencegahan Karhutla .
PANGKALAN KERINCI-Menjelang musim kemarau tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pelalawan menggelar Apel Kesiapsiagaan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Lapangan Kantor
26 Tahun Dimakamkan, Jenazah Abu Zamroh Warga Inhu Riau Ditemukan Masih utuh Saat Pemindahan Makam
Saat sang ayah meninggal dunia, Miyos baru saja menyelesaikan pendidikan SMP dan berusia sekitar 15 tahun.Ia masih mengingat kondisi keluarga mereka saat itu yang hidup dalam kondisi susah.Rumah seder
Pasca Libur Idul Adha, Permohonan Paspor di Imigrasi Bengkalis Tetap Normal
BENGKALIS-Pelayanan keimigrasian di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bengkalis pasca libur bersama Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi terpantau berjalan normal tanpa adanya lonjakan signifikan, baik untuk