Puskesmas Bagan Batu Gelar Sosialisasi Belkaga
Laporan : Hendra Dedi Syahbudi
Kamis, 10 Sep 2015 14:18
BAGANBATU - Menjelang dilaksanakannya pemberian obat Filariasis (kaki gajah) tahap keempat pada 1 Oktober, untuk itu Puskesmas Bagan Batu kecamatan Bagan Sinembah melaksanakan kegiatan sosialisasi Bulan Eliminasi Kaki Gajah (Belkaga).
Kegiatan yang dipusatkan di lesehan Pak Haji yang terletak di jalan SM Raja Bagan Batu Kota, kecamatan Bagan Sinembah, Kamis (10/9) turut dihadiri oleh kader Posyandu sekecamatan Bagan Sinembah, Camat Bagan Sinembah, HM Nasir serta Datuk Penghulu dan Lurah se kecamatan Bagan Sinembah.
Dalam sambutannya Kepala Puskesmas Bagan Batu, dr Josafat R Silalahi menyebutkan, bahwa sosialisasi tersebut dilakukan untuk menyongsong dilaksanakannya pemberian obat filariasis.
" Sosialisasi ini kita lakukan secara serentak dilaksanakan diseluruh Indonesia. Dan untuk daerah kita pada pemberian obat filariasi ini tentu akan kita libatkan seluruh kader posyandu," ujarnya.
Josafat juga menyebutkan, bahwa di kecamatan Bagan Sinembah tidak ditemukan penderita kaki gajah. " Kecamatan Bagan Sinembah tidak ditemukan penderita filariasis, namun untuk hal ini perlu dilakukan untuk langkah antisipasi," terangnya kembali.
Dirinya juga menyebutkan, jika pemberian obat filariasi dinilai gagal, maka pemberian obat akan diperpanjang. " Sesuai dengan peraturan pemerintah, bahwa jika memang kegiatan pemberian obat filariasis dinilai gagal, maka akan diperpanjang 3 kali lipat," tegas Josafat lagi.
Dan untuk itu dirinya menghimbau kepada seluruh kader posyandu agar ikut mensosialisasikan pemberian obat filariasis tersebut kepada warga masyarakatnya.
" Intinya, untuk mengantisipasi adanya penderita kaki gajah itu, maka kita juga mengharapkan kepada seluruh kader agar bersama-sama untuk mensosialisasikan pemberian obat filariasis ini kepada seluruh warga masyarakat," himbau Josafat.
Selain itu dirinya juga mengharapkan kepada seluruh warga masyarakat untuk aktif dan menerima obat filariasis tersebut. " Kepada warga masyarakat juga kita harapkan agar tetap mengkonsumsi obat filariasis yang diterimanya," harap Josafat. (Ded)
kesehatan
Lahan Pertanian Hancur Diterjang Rob, DPRD Riau Minta Pemprov Bangun Tanggul di Meranti
PEKANBARU - Bencana banjir pasang air laut atau rob yang terus melanda wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti berdampak fatal bagi kelangsungan hidup warganya. Genangan air asin yang datang secara berkal
Satpol PP Pekanbaru Siap Tertibkan Lagi PKL Stadion Utama Riau
PEKANBARU - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru kembali melayangkan peringatan kepada pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti. Petugas menegaskan aka
'Bukan Cari Kaya, Cuma Ingin Bertahan Hidup', Keluh PKL Stadion Utama Riau
PEKANBARU - Enam hari pascapenertiban puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru, bangunan permanen di lokasi terseb
Kuasa Hukum Pastikan Suhardiman Amby Tak Ajukan Praperadilan Terhadap KPK
TELUKKUANTAN â€" Kuasa hukum Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, nonaktif Suhardiman Amby menegaskan bahwa pihaknya tidak mengajukan gugatan praperadilan terkait penanganan perkara hukum yang te
Telan Kerugian Rp24 Miliar, PLTU Koto Ringin Siak Diusulkan Jadi Pembangkit Surya
PEKANBARU - Rencana kelanjutan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Koto Ringin berkapasitas 3x2 megawatt (MW) di Kabupaten Siak dinilai berisiko menambah beban investasi. Proyek yang mang