"Saya rasa enggak, mitos saja," kata Grace ditemui di Jakarta Pusat, Rabu (27/11/2019).
"Tidak ada makanan tertentu yang dikonsumsi terus-terus yang dapat meningkatkan keberhasilan pembuahan," lanjut dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini.
Daripada mempercayai hal yang secara medis belum terbukti ilmiah, Grace menyarankan bagi pasangan yang ingin memiliki buah hati untuk melakukan beberapa hal. Mulai dari mengecek siklus menstruasi, rutin berhubungan seksual, hingga menjalankan gaya hidup sehat.
"Saran saya, pertama, perempuan harus mengenali siklus haidnya. Seperti apa siklus haidnya, normal apa enggak lalu masa subur tanggal berapa," kata dokter yang sehari-hari praktik di Bamed Women's Clinic itu.
Lalu, secara teratur melakukan hubungan seksual yakni 2-3 kali per minggu. Ingat, bukan setiap hari ya.
Faktor lain yang tak kalah penting adalah baik pria dan wanita menjalani gaya hidup sehat. Bisa dimulai 3-6 bulan sebelum hamil. "Healthy lifestyle itu dimulai dari makan yang sehat dan seimbang. Hindari kafein, alkohol, dan obat-obatan terlarang."
Jika aspek-aspek di atas dijalankan, pasangan sekitar satu tahun pertama memiliki persentase istri hamil sekitar 86 persen. Lalu, dua tahun pertama sesudah teratur berhubungan seksual dan menjalankan gaya hidup sehat sekitar 97 persen istri akan hamil.
"Bisa jadi yang jeruk nipis tadi itu tambahan saja (selain teratur berhubungan seksual dan menjalankan gaya hidup sehat)," pungkas Grace.
sumber : liputan6.com