Senin, 27 Jul 2026

Kesehatan

3 Tips Redakan Nyeri atau Kram saat Menstruasi

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 13 Mar 2026 16:48
(FotoOkezone.com)
JAKARTA - Nyeri atau kram saat menstruasi terkadang menjadi tantangan tersendiri bagi perempuan. Apalagi jika ditambah dengan sesuatu yang membuat mood menjadi kurang bagus atau membuat marah.

Hal itu terkadang bisa berdampak pada aktivitas, bahkan bisa berdampak pada respons orang lain saat berkomunikasi atau berinteraksi dengan kita. Lalu bagaimana caranya agar nyeri atau kram saat menstruasi bisa reda? Berikut tiga tips yang bisa kamu lakukan untuk meredakan nyeri atau kram saat menstruasi selain dengan meminum obat.

Berolahraga untuk Merangsang Endorfin Kesenangan
Melansir dari Everyday Health, para peneliti dari Australia menemukan bahwa olahraga menjadi salah satu aktivitas yang paling ampuh untuk mengurangi rasa nyeri atau kram saat menstruasi. Aktivitas tersebut juga lebih baik daripada mengonsumsi obat pereda nyeri.

Melakukan Kompres dengan Bantalan Hangat
Menurut sebuah uji coba pada 2019, pemberian panas pada titik nyeri atau kram saat menstruasi bisa mengurangi nyeri setelah 20 menit hingga 24 jam. Studi juga membuktikan bahwa dengan memberikan sensasi hangat, nyeri bisa berkurang lebih efektif dibandingkan dengan mengonsumsi obat pereda nyeri.

Kamu bisa memberikan sensasi hangat pada titik kram dengan menggunakan bantal penghangat atau mengompres dengan air hangat yang dibalut kain. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan obat pereda nyeri yang memberikan sensasi hangat seperti koyo.

Mengonsumsi Minuman dari Herbal
Mengonsumsi minuman herbal bisa menjadi cara alternatif untuk meredakan nyeri kram saat menstruasi. Seperti kayu manis dan jahe yang terbukti dapat menghambat jalur penyebab menyempitnya pembuluh darah dan kram. Selain jahe dan kayu manis, terdapat juga kamomil yang merupakan ramuan herbal dan terbukti bisa meredakan nyeri kram saat menstruasi.

Demikian tiga tips yang bisa kamu lakukan untuk meredakan nyeri kram saat menstruasi dan lebih baik daripada mengonsumsi obat pereda nyeri.

Sumber: (Okezone.com)

kesehatan
Berita Terkait
  • Kamis, 28 Mei 2026 17:08

    PDPI Sumbar dan Dinkes Sumbar Satukan Langkah Perkuat Program Eliminasi TB di Sumatera Barat

    PADANG-Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Sumatera Barat dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat memperkuat sinergi dalam upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis (TB) tahun 2030 melal

  • Jumat, 15 Mei 2026 08:55

    PDPI Pusat Gandeng Pemprov Sumbar, Targetkan 1. 800 Dokter Paru se-Indonesia ke Ranah Minang

    Padang-Audiensi dan silaturahmi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dilakukan oleh Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Barat, Rabu (14/5/2026

  • Jumat, 15 Mei 2026 05:34

    Wamenkes Kunjungi Unand Penanganan TBC Harus Tuntas

    PADANG-Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Barat pada 12"13 Mei 2026 dengan fokus penguatan program kesehatan nasional, khususnya percepatan eliminasi tube

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:17

    Libur Lebaran 2026 Mulai WFA, Gimana Pelayanan RS Saat Darurat?

    JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan seluruh rumah sakit vertikal di bawah naungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tetap beroperasi penuh untuk melayani tindakan gawat

  • Selasa, 17 Mar 2026 15:04

    Jangan Sampai Salah Pakai Bantal Leher saat Mudik, Ini Tips ala Menkes Budi

    JAKARTA - Menggunakan bantal leher saat perjalanan jauh diminati masyarakat, khususnya pada musim mudik Lebaran 2026. Bantal ini bisa menjadi penyangga kepala, terutama saat hendak beristirahat di dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki