Kamis, 25 Jun 2026
  • Home
  • Kesehatan
  • Sejumlah Dokter Mogok Kerja, Pelayanan Poliklinik Hingga Tindakan Operasi Ditutup

Sejumlah Dokter Mogok Kerja, Pelayanan Poliklinik Hingga Tindakan Operasi Ditutup

admin
Selasa, 28 Jan 2020 11:50
Vivi Mulfita Sari
Sejumlah dokter spesialis mengikuti rapar mediasi bersama pihak manahemen RSUD Dumai, bersama Sekdako Dumai, Dinas Kesehatan, dan stake holder lainnya.

DUMAI - Sejumlah dokter spesialis yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dumai menggelar aksi mogok kerja.

Aksi yang diketahui telah berlangsung sejak Senin (27/1/2020) kemarin mengakibatkan pelayanan Poliklinik serta tindakan Operasi Elektif di RSUD Dumai ditutup.

Kejadian ini diduga kuat lantaran terjadinya krisis kepercayaan antara tenaga medis dengan pihak manajemen rumah sakit.

Pantauan di RSUD Dumai, pasien yang datang sejak pagi pulang dengan rasa kecewa akibat tidak mendapatkan pelayanan kesehatan.

Hanya ada beberapa perawat yang terlihat melayani pasien, khususnya di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Atas kejadian ini, ketua DPRD Dumai merasa prihatin.

"Kita prihatin. Dengan kejadian ini pelayanan di RSUD Dumai terganggu," kata Agus Purwanto ditemui di RSUD Dumai saat hendak menghadiri mediasi dengan para dokter, Selasa (28/1/2020).

Agus Purwanto berharap jika ada masalah segera diselesaikan jangan sampai mengganggu pelayanan kesehatan masyarakat.

"Kami berharap jika ada masalah segera diselesaikan jangan sampai mengganggu pelayanan kesehatan masyarakat seperti saat ini. Atas kejadian ini masyarakat bisa dirugikan," ungkapnya

Saat ini semua dokter spesialis dikumpulkan di ruang rapat RSUD Dumai guna dilakukan mediasi. Rapat mediasi dipimpin oleh Sekda Dumai Herdi Salioso didampingi Ketua DPRD Dumai Agus Purwanto, Direktur RSUD Dumai drg. Ridho, Sekretaris Dinas Kesehatan Dumai dr Syaipul, Kepala BKPSDM Kota Dumai, Eri Nasrizal dan dihadiri pegawai RSUD Dumai lainnya. Rapat juga dihadir sebanyak 35 orang dokter yang bekerja di RSUD Dumai. (Vie)
kesehatanPeristiwa
Berita Terkait
  • Kamis, 28 Mei 2026 17:08

    PDPI Sumbar dan Dinkes Sumbar Satukan Langkah Perkuat Program Eliminasi TB di Sumatera Barat

    PADANG-Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Sumatera Barat dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat memperkuat sinergi dalam upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis (TB) tahun 2030 melal

  • Jumat, 15 Mei 2026 08:55

    PDPI Pusat Gandeng Pemprov Sumbar, Targetkan 1. 800 Dokter Paru se-Indonesia ke Ranah Minang

    Padang-Audiensi dan silaturahmi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dilakukan oleh Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Barat, Rabu (14/5/2026

  • Jumat, 15 Mei 2026 05:34

    Wamenkes Kunjungi Unand Penanganan TBC Harus Tuntas

    PADANG-Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Barat pada 12"13 Mei 2026 dengan fokus penguatan program kesehatan nasional, khususnya percepatan eliminasi tube

  • Rabu, 18 Mar 2026 16:32

    One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung

    JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:42

    Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat

    PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.