Sosialisasi Kanker Serviks. dr Josafat : Lakukan Pemeriksaan Sejak Dini
laporan : Hendra Dedi Syahbudi
Selasa, 01 Sep 2015 12:07
BAGANBATU - Puskesmas Bagan Batu kecamatan Bagan Sinembah lakukan sosialisasi atas bahaya dan pencegahan kanker serviks pada wanita.
Sosialisasi tersebut dilaksanakan di gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) kecamatan Bagan Sinembah Selasa 1/9 dengan diikuti seluruh upika dan staf kantor kantor se kecamatan Bagan Sinembah.
Kepala Puskesmas Bagan Sinembah, dr Josafat dalam pemaparannya menyampaikan bahwa kanker serviks sangat bahaya bagi kesehatan organ vital khususnya perempuan.
Dijelaskannya, kanker serviks diawali dengan prilaku tidak bersih terhadap perawatan kelamin kewanitaan, mulai dari kurang menjaga prilaku bersih sebelum dan sesudah melakukan hubungan suami istri.
Tidak hanya itu, perilaku membersihkan alat kelamin usai melakukan buang air kecil sangat berpengaruh terhadap terjadinya kanker serviks. Bahkan yang sangat besar kemungkinannya adalah melakukan hubungan badan pada usia dini (Usia 15 tahun kebawah).
" Gejala kanker ini tidak dapat dirasakan, tetapi setelah mencapai stadium 4, barulah kita dapat rasakan, dan jika sudah tahap ini tentu sudah sangat kecil kemungkinan untuk sembuh," jelas Josafat.
Untuk itu, Josafat menyarankan, dalam tahap pemeriksaan dapat dilakukan sekali dalam enam bulan, dan jika tidak memiliki kanker serviks, selanjutnya dapat dilakukan sekali dalam tiga tahun untuk upaya pencegahan.
" Kesulitan dalam melakukan pemeriksaan ini adalah, para ibu malu untuk diperiksa, sehingga kita sangat sulit untuk melakukan penanganan," ungkapnya.
Untuk itu, pihak puskesmas kedepan sudah mengagendakan untuk turun langsung ke kepenghuluan - kepenghuluan yang ada di kecamatan Bagan Sinembah melakukan sosialisasi bekerja sama dengan PKK.
" Ini penyakit yang sangat bahaya, untuk meminimalisir terjadinya kanker serviks khususnya di Bagan Sinembah, kita akan turun langsung ke kepenghuluan - kepenghuluan, dan itu akan dilaksankan secepatnya," kata Josafat dan kembali mengingatkan untuk menjaga pola hidup bersih sejak dini.
Hadir dalam acara sosialisasi tersebut, Camat Bagan Sinembah, HM Nasir SPd, Kapolsek Bagan Sinembah Kompol Dody Harza Kusumah SH SIK MSi yang diwakili wakapolsek AKP Kamaluddin Tambak SH, Danramil 08/BS, Kapten Inf Syahnan yang diwakili Peltu Thomas Linggar, KAU, Mukhlis SAg,kepaka UPT DKPP, Zulkifli, kepala UPT BPS, H. Musab SPd, para datuk penghulu dan lurah serta kepala sekolah dan ibu - ibu PKK.
kesehatan
Lahan Pertanian Hancur Diterjang Rob, DPRD Riau Minta Pemprov Bangun Tanggul di Meranti
PEKANBARU - Bencana banjir pasang air laut atau rob yang terus melanda wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti berdampak fatal bagi kelangsungan hidup warganya. Genangan air asin yang datang secara berkal
Satpol PP Pekanbaru Siap Tertibkan Lagi PKL Stadion Utama Riau
PEKANBARU - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru kembali melayangkan peringatan kepada pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti. Petugas menegaskan aka
'Bukan Cari Kaya, Cuma Ingin Bertahan Hidup', Keluh PKL Stadion Utama Riau
PEKANBARU - Enam hari pascapenertiban puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru, bangunan permanen di lokasi terseb
Kuasa Hukum Pastikan Suhardiman Amby Tak Ajukan Praperadilan Terhadap KPK
TELUKKUANTAN â€" Kuasa hukum Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, nonaktif Suhardiman Amby menegaskan bahwa pihaknya tidak mengajukan gugatan praperadilan terkait penanganan perkara hukum yang te
Telan Kerugian Rp24 Miliar, PLTU Koto Ringin Siak Diusulkan Jadi Pembangkit Surya
PEKANBARU - Rencana kelanjutan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Koto Ringin berkapasitas 3x2 megawatt (MW) di Kabupaten Siak dinilai berisiko menambah beban investasi. Proyek yang mang