Senin, 13 Jul 2026
Sukses Jangkau Anak Belum Imunisasi, Kabupaten Siak Raih Penghargaan Nasional di Makassar
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 13 Jul 2026 11:28
MAKASSAR â€" Upaya keras untuk melindungi kesehatan generasi muda di wilayah perdesaan membuahkan hasil manis. Kabupaten Siak menjadi salah satu dari tiga daerah di Provinsi Riau yang sukses membawa pulang penghargaan nasional atas komitmen tinggi dan peran aktif dalam menyukseskan program Intervensi Imunisasi Anak Zero Dose (IZD).
Apresiasi bergengsi tersebut diserahkan langsung dalam momentum peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 yang berlangsung meriah di Hotel Claro, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (11/7).
Penghargaan tingkat nasional ini diterima oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Siak, Siti Sarifah Syamsurizal, yang diserahkan oleh Ketua TP PKK Pusat, Tri Tito Karnavian. Selain Siak, apresiasi serupa juga berhasil diraih oleh Kabupaten Rokan Hilir dan Kabupaten Indragiri Hilir. Ketiga wilayah ini dinilai paling konsisten dalam melacak dan menjangkau anak-anak yang belum pernah mendapatkan imunisasi dasar sama sekali.
Ketua TP PKK Kabupaten Siak, Siti Sarifah mengungkapkan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari kerja keras kolektif di lapangan. Mulai dari tenaga medis, jajaran pemerintah daerah, pemerintah kampung, hingga ujung tombak di masyarakat yaitu para kader PKK dan Posyandu yang tanpa lelah memberikan pemahaman dan mendatangi langsung rumah-rumah warga.
"Penghargaan ini adalah bentuk komitmen nyata dan kerja sama yang saling menyatu oleh semua pihak atas kepedulian bersama mewujudkan Generasi Indonesia Emas 2045," ujar Siti Sarifah, Senin (13/7/2026).
Sinergi Lintas Sektor Tekan Risiko Penyakit Menular
Keberhasilan program di lapangan tidak lepas dari manajemen sinergi yang tertata rapi. Jajaran tenaga kesehatan fokus menjamin pasokan vaksin dan kesiapan tindakan medis, sementara aparatur di tingkat kecamatan hingga kampung memberikan dukungan penuh pada mobilisasi warga. Di garis depan, para kader Posyandu aktif bergerak menyisir pemukiman agar tidak ada anak yang terlewat.
Langkah taktis ini menjadi bagian strategis dari agenda Kementerian Kesehatan untuk menyisir anak-anak dalam kelompok rentan. Tanpa proteksi imunisasi dasar, kelompok ini sangat rawan terserang berbagai penyakit berbahaya yang sebenarnya bisa dicegah, seperti difteri, campak, dan polio.
"Penghargaan yang diterima hari ini adalah awal dari kerja nyata, kerja keras, dan kerja cerdas. Ke depan, tantangannya justru akan semakin kuat. Jangan sampai penghargaan ini membuat kita lengah, sehingga angka zero dose yang sudah kita tekan dengan susah payah justru kembali muncul dan membuat kita harus merangkak lagi dari awal," jelasnya.
Ikatan kolaborasi antara pemangku kebijakan, petugas medis, dan elemen masyarakat harus terus diperkuat secara berkala. Memastikan hak kesehatan anak-anak terpenuhi sejak dini merupakan investasi jangka panjang yang krusial untuk membangun masa depan bangsa yang tangguh dan sehat.(goriau)
Sumber: https://www.goriau.com/berita/baca/sukses-jangkau-anak-belum-imunisasi-kabupaten-siak-raih-penghargaan-nasional-di-makassar.html
komentar Pembaca