Senin, 13 Jul 2026
  • Home
  • Sosial
  • Bupati Asmar Lepas 450 Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksamana Bengkalis ke Pelosok Meranti

s

Bupati Asmar Lepas 450 Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksamana Bengkalis ke Pelosok Meranti

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 13 Jul 2026 11:25
SELATPANJANG - Pemerintah daerah membuka ruang kolaborasi besar untuk mempercepat pembangunan desa. Bupati Kepulauan Meranti, Asmar melepas secara resmi 450 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) IAIN Datuk Laksamana Bengkalis Tahun 2026 untuk mengabdi di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti selama 40 hari.

Prosesi pelepasan yang berlangsung di Lapangan Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Senin (13/7/2026), dihadiri oleh Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, SM MM, para asisten, staf ahli bupati, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), dosen pembimbing lapangan, serta seluruh mahasiswa peserta KKN.


Ratusan mahasiswa tersebut menyebar ke lima wilayah, yakni Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Rangsang, Rangsang Pesisir, Merbau, dan Pulau Merbau. Selama masa pengabdian, seluruh peserta diharapkan mampu berkontribusi dalam mendukung pembangunan desa melalui program pemberdayaan masyarakat.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IAIN Datuk Laksamana Bengkalis, Wira Sugiarto, SIP MPdI menjelaskan bahwa program KKN Bina Desa Berkelanjutan sudah memasuki tahun ketiga pelaksanaan. Agenda ini menjadi bagian penting dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian masyarakat.


"Melalui KKN ini, kami memohon izin untuk mengabdi dan belajar di tengah masyarakat selama 40 hari. Kami berharap seluruh mahasiswa dapat menunjukkan kemampuan terbaik, menjaga sikap, serta menjadi teladan di tengah masyarakat desa," jelas Wira.

Fokus pada Manfaat Nyata dan Ekonomi Desa
Pemerintah daerah memberikan apresiasi tinggi atas komitmen perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Langkah nyata ini dinilai strategis dalam mendorong percepatan pembangunan di tingkat desa.

Bupati Kepulauan Meranti menilai KKN bukan sekadar sarana menerapkan ilmu dari bangku kuliah. Momen ini menjadi ruang pembelajaran penting untuk membangun kepedulian sosial sekaligus menghadirkan solusi atas persoalan yang dihadapi warga desa.

"Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat harus mampu memberikan manfaat nyata. Bangun komunikasi yang baik, bersikap santun, mampu beradaptasi, dan hormati budaya lokal yang ada di Kepulauan Meranti," tegas Asmar.

Para mahasiswa didorong untuk menggerakkan program-program yang memberikan dampak positif jangka panjang. Beberapa sektor utama yang menjadi sasaran meliputi bidang keagamaan, literasi digital, pelestarian lingkungan, hingga pengembangan ekonomi kreatif di desa.

Faktor keselamatan, etika, dan disiplin selama berada di lokasi pengabdian juga menjadi catatan penting demi menjaga nama baik almamater. Para camat, kepala desa, beserta dosen pembimbing lapangan diminta memberikan pendampingan optimal agar seluruh kebutuhan logistik dan program kerja mahasiswa terpenuhi dengan baik.

Sinergi multisektor antara pemerintah, akademisi, masyarakat, dan dunia usaha dipastikan akan terus berjalan demi mencetak generasi muda yang unggul.

"Semoga kegiatan ini dapat membentuk mahasiswa yang berilmu, berakhlak mulia, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tambahnya.

Acara pelepasan ditandai dengan prosesi penyematan atribut secara simbolis, bersalaman bersama jajaran pemerintah daerah, serta ditutup dengan sesi foto bersama sebagai tanda dimulainya masa pengabdian di pelosok wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti.(goriau)
Sumber: https://www.goriau.com/berita/baca/bupati-asmar-lepas-450-mahasiswa-kkn-iain-datuk-laksamana-bengkalis-ke-pelosok-meranti.html

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki