Selasa, 28 Jul 2026
  • Home
  • Kesehatan
  • Walau Panjang Umur, Manusia Modern Hidup dalam Kesakitan

Walau Panjang Umur, Manusia Modern Hidup dalam Kesakitan

Sabtu, 29 Agu 2015 14:24
Ilustrasi : AP
Walau hidup lebih lama, manusia masa kini seringkali hidup dalam kesakitan lebih lama

ZAMAN modern ini, orang-orang di seluruh dunia hidup lebih lama, namun banyak yang juga hidup dalam kesakitan lebih lama, menurut sebuah studi mengenai semua penyakit dan cedera besar di 188 negara.

Kondisi kesehatan umum telah membaik di seluruh dunia, berkat kemajuan signifikan melawan penyakit-penyakit menular seperti HIV/AIDS dan malaria dalam 10 tahun terakhir dan perbaikan dalam melawan penyakit-penyakit ibu dan anak.

Namun angka harapan hidup sehat tidak terlalu meningkat, jadi orang-orang hidup lebih panjang dengan penyakit dan disabilitas, menurut analisis tersebut, yang diterbitkan jurnal The Lancet.

"Dunia telah membuat kemajuan besar dalam kesehatan, namun sekarang tantangannya adalah untuk berinvestasi dalam menemukan cara-cara yang lebih efektif untuk mencegah atau mengobati sebab-sebab utama penyakit dan disabilitas," ujar Theo Vos, profesor di Institut Metriks dan Evaluasi Kesehatan di University of Washington yang memimpin analisis tersebut.

Penemuan-penemuan utama studi tersebut adalah bahwa angka harapan hidup global saat kelahiran untuk kedua jenis kelamin naik 6,2 tahun dari 65,3 tahun 1990 menjadi 71,5 tahun 2013. Angka harapan hidup sehat pada saat kelahiran naik 5,4 tahun -- dari 56,9 tahun 1990 menjadi 62,3 tahun 2013.

Angka harapan hidup sehat mempertimbangkan angka kematian dan dampak kondisi non-fatal dan penyakit kronis seperti sakit jantung dan paru-paru, diabetes dan cedera serius. Faktor-faktor itu mengurangi kualitas kehidupan dan memberlakukan biaya besar dan beban sumber daya.

Bagi sebagian besar dari 188 negara yang diteliti, perubahan-perubahan dalam harapan hidup sehat antara tahun 1990 dan 2013 "signifikan dan positif," menurut para peneliti. Namun di banyak negara, di antaranya Belize, Botswana dan Suriah, harapan hidup sehat tahun 2013 tidak jauh berbeda dengan tahun 1990.

Dan di beberapa tempat, termasuk Afrika Selatan, Paraguay dan Belarus, angka harapan hidup sehat terus merosot. Di Lesotho dan Swaziland, orang-orang yang lahir tahun 2013 dapat berharap untuk hidup kira-kira lebih pendek 10 tahun dalam keadaan sehat, dibandingkan orang-orang yang lahir 20 tahun lebih awal.

Studi itu juga menemukan perbedaan-perbedaan mencolok antara negara-negara dengan angka-angka harapan hidup tertinggi dan terendah, dan dalam tingkat dan arah perubahan.

Rakyat Nikaragua dan Kamboja menghadapi peningkatan-peningkatan dramatis sejak tahun 1990, dengan masing-masing 14,7 dan 13,9 tahun. Namun orang-orang di Botswana dan Belize mengalami penurunan masing-masing dua dan 1,3 tahun.

Tahun 2013, Lesotho memiliki angka harapan hidup sehat terendah pada 42 tahun, sementara Jepang tertinggi dengan 73,4 tahun.

(okezone.com)
kesehatan
Berita Terkait
  • Selasa, 28 Jul 2026 16:50

    Lahan Pertanian Hancur Diterjang Rob, DPRD Riau Minta Pemprov Bangun Tanggul di Meranti

    PEKANBARU - Bencana banjir pasang air laut atau rob yang terus melanda wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti berdampak fatal bagi kelangsungan hidup warganya. Genangan air asin yang datang secara berkal

  • Selasa, 28 Jul 2026 16:47

    Satpol PP Pekanbaru Siap Tertibkan Lagi PKL Stadion Utama Riau

    PEKANBARU - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru kembali melayangkan peringatan kepada pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti. Petugas menegaskan aka

  • Selasa, 28 Jul 2026 16:45

    'Bukan Cari Kaya, Cuma Ingin Bertahan Hidup', Keluh PKL Stadion Utama Riau

    PEKANBARU - Enam hari pascapenertiban puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru, bangunan permanen di lokasi terseb

  • Selasa, 28 Jul 2026 16:44

    Kuasa Hukum Pastikan Suhardiman Amby Tak Ajukan Praperadilan Terhadap KPK

    TELUKKUANTAN â€" Kuasa hukum Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, nonaktif Suhardiman Amby menegaskan bahwa pihaknya tidak mengajukan gugatan praperadilan terkait penanganan perkara hukum yang te

  • Selasa, 28 Jul 2026 16:41

    Telan Kerugian Rp24 Miliar, PLTU Koto Ringin Siak Diusulkan Jadi Pembangkit Surya

    PEKANBARU - Rencana kelanjutan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Koto Ringin berkapasitas 3x2 megawatt (MW) di Kabupaten Siak dinilai berisiko menambah beban investasi. Proyek yang mang

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki