Selasa, 28 Jul 2026
  • Home
  • Kesehatan
  • Wanita Ini Diminta Merokok agar Bayinya Lebih Kecil

Wanita Ini Diminta Merokok agar Bayinya Lebih Kecil

Selasa, 01 Sep 2015 11:40
Dailymail
Ibu ini diminta merokok agar bayinya lebih kecil
SEORANG dokter mengatakan kepada seorang wanita bahwa dia harus merokok 50 batang sehari untuk membuat janin lebih kecil. Hal ini disarankan setelah sang wanita kehilangan bayinya yang tumbuh terlalu besar, dan mengalami kegagalan saat dilahirkan.

Jenson Barnett, sang bayi, mengalami keretakan tengkorak saat konsultan dokter kandungan Dr Sharon Oates membantu kelahiran bayi berbobot 4,5 kg. Bayi tersebut terbukti mengalami kesulitan selama melahirkan dan menderita kerusakan otak, sebelum akhirnya meninggal dua hari kemudian.

Sementara Jenson berjuang untuk hidupnya di unit neo-natal, Dr Oates mengatakan kepada ibunya Kate Langford bahwa ia harus merokok 50 batang sehari agar bayinya di kehamilan berikutnya berukuran lebih kecil. Meskipun Dr Oates telah menjadi konsultan selama 30 tahun, itu adalah kesalahan yang telah dituntut secara hukum.

Kate Langford telah seminggu terlambat datang ke rumah sakit di Rumah Sakit Royal Shrewsbury. Keesokan harinya, Dr Oates menunjukkan adanya masalah dengan detak jantung Jenson dari hasil tesnya. Namun Dr Oates, yang memimpin perawatan tujuh pasien saat itu, berpikir Langford membuat kemajuan yang baik.

Tidak sampai lebih dari empat jam kemudian, ketika detak jantung bayi melambat lebih lanjut, upaya dilakukan untuk melahirkan Jenson secara alami. Namun, Dr Oates dan tim perawat gagal menggunakan forceps sebelum menyetujui untuk melakukan operasi Caesar.

Nona Langford mengatakan para dokter berlebihan saat menggunakan forceps. "Saya sampai harus berpegangan pada pegangan logam di tempat tidur. Tempat tidur pun berguncang hebat karena kesulitan menarik Jenson keluar," kisahnya.

Jenson pun lahir dengan tali pusar di lehernya. Pemeriksaan post-mortem menemukan ia meninggal karena pendarahan internal yang berlebihan, yang dipicu oleh kerusakan otak yang disebabkan oleh kelahiran dengan forceps atau alat bantu untuk menarik kepala bayi.

Pihak pengadilan yang kemudian memproses Dr Oates, menemukan pembelaan atas tindakannya agak aneh dan lucu, tapi ia tidak dianggap melawan. Demikian seperti dilansir dari Dailymail, Selasa (1/9/2015).

(okezone.com)
kesehatan
Berita Terkait
  • Selasa, 28 Jul 2026 16:50

    Lahan Pertanian Hancur Diterjang Rob, DPRD Riau Minta Pemprov Bangun Tanggul di Meranti

    PEKANBARU - Bencana banjir pasang air laut atau rob yang terus melanda wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti berdampak fatal bagi kelangsungan hidup warganya. Genangan air asin yang datang secara berkal

  • Selasa, 28 Jul 2026 16:47

    Satpol PP Pekanbaru Siap Tertibkan Lagi PKL Stadion Utama Riau

    PEKANBARU - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru kembali melayangkan peringatan kepada pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti. Petugas menegaskan aka

  • Selasa, 28 Jul 2026 16:45

    'Bukan Cari Kaya, Cuma Ingin Bertahan Hidup', Keluh PKL Stadion Utama Riau

    PEKANBARU - Enam hari pascapenertiban puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru, bangunan permanen di lokasi terseb

  • Selasa, 28 Jul 2026 16:44

    Kuasa Hukum Pastikan Suhardiman Amby Tak Ajukan Praperadilan Terhadap KPK

    TELUKKUANTAN â€" Kuasa hukum Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, nonaktif Suhardiman Amby menegaskan bahwa pihaknya tidak mengajukan gugatan praperadilan terkait penanganan perkara hukum yang te

  • Selasa, 28 Jul 2026 16:41

    Telan Kerugian Rp24 Miliar, PLTU Koto Ringin Siak Diusulkan Jadi Pembangkit Surya

    PEKANBARU - Rencana kelanjutan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Koto Ringin berkapasitas 3x2 megawatt (MW) di Kabupaten Siak dinilai berisiko menambah beban investasi. Proyek yang mang

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki