Health
Baca Label Pangan dalam Kemasan Bisa Cegah Obesitas, Sudah Lakukan?
sumber : okezone.com
Minggu, 24 Des 2017 07:36
BANYAK orang suka makan produk olahan yang praktis, termasuk camilan dan makanan berat. Umumnya, jumlah kalori dari satu makanan yang dikonsumsi sangat tinggi kalori. Maka penting bagi Anda agar terbiasa membaca label makanan.
Berdasarkan studi, banyak orang konsumsi makan olahan baik itu produk pangan olahan restoran, makanan instan dan makanan ringan. Namun, masyarakat belum terbiasa untuk membaca label pangan yang terpasang dalam bungkusnya.
Apalagi dengan produk pangan olahan restoran, para penyaji tidak menunjukkan jumlah kalori dari seporsi makanan yang disantap. Padahal hal tersebut sangat penting untuk mendukung gaya hidup sehat."Menurut saya semua jenis produk olahan pangan ada labelnya yang Menunjukkan informasi kalori. Sekalipun itu restoran siap saji yang membuat konsumen jadi tahu berapa kalori yang menjadi asupan, juga sesuai kebutuhan," ujar Guru Besar Pangan IPB Bogor Prof Dr Purwiyatno Haryadi, MSc saat ditemui di kawasan Darmawangsa, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Prof Pur menambahkan, upaya pemberian label makanan pada suatu produk inilah menjadi salah satu ajakan kepada masyarakat agar mau menjalani gaya hidup sehat. Namun, kebiasaan baca label belum banyak dilakukan oleh konsumen, sehingga menimbulkan banyak dampak.
Ditambah lagi dengan penelitian lain yang menunjukkan masyarakat masih banyak konsumsi Kelebihan gula, garam dan lemak. Itu akibat dari kurangnya terbiasa membaca label makanan yang disarankan.
Berdasarkan aturan pemerintah, setiap orang dalam sehari tidak boleh konsumsi gula sekira 4 gram, garam 1 sendok teh dan lemak 5 gram. Rumus ini harus diingat oleh masyarakat supaya bisa menjaga pola makannya dengan baik.
Prof Pur membeberkan, bila masyarakat terbiasa dengan membaca label pangan dalam kemasan pasti bisa mengontrol dietnya. Tentu hal tersebut mampu menghindari seseorang mengalami dampak obesitas.
"Acuannya dari Kementerian Kesehatan, setiap orang sudah diatur porsinya kalau ingin makan gula, garam dan lemak. Ada pesan yang harus diterapkan setiap hari," tambahnya.
Karena tujuan yang baik, tentunya semua ahli pangan mengajak seluruh industri produk makanan dapat memberi label yang tepat untuk mengedukasi masyarakat. Karena bila dilihat faktanya, masih banyak produk makanan olahan yang belum terpasang label yang menunjukkan jumlah kalorinya.
"Karena pesan seperti itu, para pelaku usaha makanan harus mulai berupaya memasang label makanan. Ini jadi pembelajaran dan membuat orang dietnya jadi lebih baik," terang Prof Pur.
Nah, kebiasaan membaca label pangan ini dianggap menjadi salah satu tantangan dalam mempertahankan keamanan pangan. Sebab, masih banyak masyarakat tidak melakukan kebiasaan baik ini yang tentu memicu penyakit kelak.
(okezone.com)
Lifestyle
Melawan Arus di Perbaikan Jalan di KM 75 Pelalawan, Polantas Tilang Pengendara, Sebabkan Kemacetan
PEKANBARU - Kemacetan panjang yang sempat terjadi di Jalan Lintas Timur KM 75, Kabupaten Pelalawan, berhasil diatasi setelah Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pelalawan, melakukan pengaturan arus
Sepekan Pasca Aksi Wartawan, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pandra Dicopot
PEKANBARU - Pasca sepekan aksi yang digelar puluhan wartawan di Pekanbaru, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, dicopot dari jabatannya.Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad dimutasi se
Miliki Pil Ekstasi Berlogo Tengkorak, Pemuda Dumai Ditangkap Polisi
DUMAI - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Dumai kembali berhasil mengungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika di wilayah hukumnya.Dalam pengungkapan yang dilakukan pada Kamis&nb
2 Pejabat SPBU dan 2 Pemilik Gudang akan Diadili Kasus BBM Ilegal di Kuala Kampar Pelalawan
PELALAWAN - Kasus gudang Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi ilegal di Kelurahan Teluk Dalam, Kecamatan Kuala Kampar yang diungkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelalawan pada 7 April akan
5 Kali Lecehkan Putri Tirinya Berumur 11 Tahun, Warga Langgam Ini Diamankan Polres Pelalawan
PELALAWAN - Seorang pria di Desa Padang Luas, Kecamatan Langgam diamankan Polres Pelalawan dalam kasus tindak pidana persetubuhan dan perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur pada Selasa (23/6/2026