Minggu, 10 Mei 2026
  • Home
  • Lingkungan
  • 59 Titik Panas Terdeteksi di Riau, Terbanyak di Sumatera

Lingkungan,

59 Titik Panas Terdeteksi di Riau, Terbanyak di Sumatera

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 30 Jul 2025 08:49
RIAU AKTUAL.COM
Provinsi Riau kembali menjadi daerah dengan jumlah titik panas (hotspot) terbanyak di Pulau Sumatera, berdasarkan pantauan satelit cuaca pada Rabu (30/7/2025). Dari total 213 hotspot yang terdeteksi di wilayah Sumatera, sebanyak 59 titik berada di Riau.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Deby C, mengungkapkan bahwa dari 59 titik panas tersebut, sebanyak 7 di antaranya berada pada tingkat kepercayaan tinggi dan telah dipastikan sebagai titik api yang mengindikasikan adanya kebakaran lahan. Sementara itu, 52 titik lainnya berada pada tingkat kepercayaan sedang.

"Riau menjadi provinsi dengan jumlah hotspot terbanyak di Sumatera hari ini. Ini perlu menjadi perhatian serius karena sebagian di antaranya telah terkonfirmasi sebagai titik api," ujar Deby.

Sebaran hotspot di Riau paling banyak ditemukan di Kabupaten Rokan Hilir dengan jumlah 19 titik, disusul oleh Kabupaten Kepulauan Meranti dengan 18 titik. Selain itu, hotspot juga terdeteksi di Kabupaten Pelalawan (6), Rokan Hulu (5), Kampar (3), Indragiri Hulu (2), Indragiri Hilir (2), Bengkalis (2), serta masing-masing 2 titik di Kota Dumai.

Secara keseluruhan, provinsi lain di Sumatera yang juga mencatat titik panas di antaranya adalah Aceh (38), Sumatera Selatan (26), Bangka Belitung (27), Sumatera Utara (24), Jambi (13), Bengkulu dan Lampung masing-masing 8 titik, Kepulauan Riau 7 titik, serta Sumatera Barat dengan 3 titik.

BMKG mengimbau agar masyarakat, khususnya di daerah yang terdeteksi hotspot, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Deby menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan cuaca dan titik panas secara berkala serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mitigasi dan pencegahan karhutla. 

Pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan ikut berperan aktif dalam mengantisipasi potensi kebakaran, termasuk dengan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.

"Kesadaran dan kewaspadaan masyarakat sangat penting untuk menekan angka karhutla di Riau," tegas Deby.***(Riau Aktual.com)
Sumber: RIAU AKTUAL.COM

Lingkungan
Berita Terkait
  • Minggu, 10 Mei 2026 11:51

    Seorang Kurir Narkoba Ditangkap, Sabu 21,1 Kg Berhasil Disita

    Siak-Lagi-lagi kurir narkoba yang menjadi sasaran penangkapan oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri yang berhasil menggagalkan sabu seberat 21,1 kilogram di wilayah P

  • Sabtu, 09 Mei 2026 16:41

    23 Kasus Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Ini Gejala yang Dirasakan

    Pemerintah mencatat sebanyak 23 kasus Hantavirus jenis Seoul Virus ditemukan di Indonesia dalam tiga tahun terakhir. Seluruh pasien mengalami gejala Haemorrhagic Fever With Renal Syndrome (HFRS), sala

  • Sabtu, 09 Mei 2026 16:36

    PLN UP3 Tanjungpinang Salurkan Bantuan Napkah Dhuafa kepada 4 Lansia

    BENGKALIS - Penyaluran bantuan Program Napkah jaminan bahan pokok untuk para dhuafa diserahkan Asisten Manager Keuangan dan Umum Deni Irawan, Amil YBM PLN UP3 Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (K

  • Sabtu, 09 Mei 2026 16:29

    Diduga Terjatuh Bersama Motor, Pria 36 Tahun Ditemukan Tewas di Sungai Piamban

    KAMPAR KIRI HILIRâ€"Seorang pria bernama Jefri (36), warga Kelurahan Sungai Pagar, Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Kabupaten Kampar ditemukan meninggal dunia di Sungai Piamban, Jumat (8/5/2026) sore.&nbs

  • Sabtu, 09 Mei 2026 16:20

    Tentara Israel Paksa Keluarga Palestina Bongkar Makam Anak Mereka karena Dekat Permukiman Zionis

    Tentara Israel dilaporkan memaksa sebuah keluarga Palestina membongkar kembali makam putra mereka dan memindahkan jenazahnya di wilayah Jenin, Jumat malam. Laporan tersebut disampaikan kantor berita r

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.