Minggu, 10 Mei 2026
  • Home
  • Lingkungan
  • Dirjen PHL Bersama APHI Riau Gelar Dialog Atasi Karhutla di Bumi Lancang Kuning, Ini Hasilnya

Lingkungan,

Dirjen PHL Bersama APHI Riau Gelar Dialog Atasi Karhutla di Bumi Lancang Kuning, Ini Hasilnya

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 01 Agu 2025 16:10
RIAU POS.CO
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi salah satu isu penting yang kerap kali terjadi di musim kemarau seperti saat ini. Beragam upaya pencegahan secara preventif terus dilakukan agar kasus karhutla dapat ditekan.

Disinyalir, beragam faktor penyebab munculnya karhutla terjadi karena konflik tenurial/sosial dan fragmentasi lahan.

Untuk langkah pencegahan, Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) harus berkomitmen untuk berperan aktif dalam memberikan edukasi sosialisasi dan pemberdayaan kepada masyarakat. Apabila sudah terjadi kebakaran, maka perlu penanganan yang cepat dalam upaya pemadaman.

Hal ini terungkap dalam rapat koordinasi antara Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau, Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia Provinsi Riau serta perusahan pemilik izin PBPH Riau, Kamis (31/7/2025).

Dirjen PHL, Laksmi Wijayanti menyebut luas lahan terfragmentasi pada PBPH di Bumi Lancang Kuning menempati rangking tertinggi se-Indonesia yakni sebanyak 21 persen.

Sebagian besar disebabkan oleh tumpang tindih akibat dari adanya kebijakan pemerintah (PPKH, TORA, APL) ataupun terjadinya perambahan sehingga menyebabkan adanya sawit dan tambang ilegal.

"Hal tersebut mengakibatkan sebagian besar areal PBPH tidak terkuasai atau tidak terkelola dengan baik," katanya.

Sementara itu, Ketua APHI Komda Riau Muller Tampubolon mengatakan, penanganan kasus karhutla pada PBPH harus dilakukan bersama.

"Saat melakukan groundcheck di lokasi kebakaran, maka dapat dilakukan bersama melibatkan unsur yang berkepentingan mengingat yang dikunjungi adalah subjek yang sama," katanya.

Dalam dialog ini juga merumuskan langkah dan solusi antara lain penguatan posko dan kolaborasi, konsolidasi spasial dan rasionalisasi, penguatan peran pemerintah daerah dan kesatuan pengelolaan hutan, penyelesaian konflik tenurial melalui skema kemitraan konsesi hutan dan multiusaha kehutanan, penindakan tegas terhadap korporasi yang menguasai kawasan hutan secara ilegal dan masyarakat yang terbukti melakukan pembakaran.

Tidak hanya itu, langkah dan solusi lainnya juga dirumuskan dalam dialog ini seperti optimalisasi teknologi, digitalisasi RKUHP serta revisi regulasi termasuk undang-undang Kehutanan dan juga sinkronisasi data spasial antarkementerian.***(Riau Pos.co)
Sumber: RIAU POS.CO

Lingkungan
Berita Terkait
  • Minggu, 10 Mei 2026 11:51

    Seorang Kurir Narkoba Ditangkap, Sabu 21,1 Kg Berhasil Disita

    Siak-Lagi-lagi kurir narkoba yang menjadi sasaran penangkapan oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri yang berhasil menggagalkan sabu seberat 21,1 kilogram di wilayah P

  • Sabtu, 09 Mei 2026 16:41

    23 Kasus Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Ini Gejala yang Dirasakan

    Pemerintah mencatat sebanyak 23 kasus Hantavirus jenis Seoul Virus ditemukan di Indonesia dalam tiga tahun terakhir. Seluruh pasien mengalami gejala Haemorrhagic Fever With Renal Syndrome (HFRS), sala

  • Sabtu, 09 Mei 2026 16:36

    PLN UP3 Tanjungpinang Salurkan Bantuan Napkah Dhuafa kepada 4 Lansia

    BENGKALIS - Penyaluran bantuan Program Napkah jaminan bahan pokok untuk para dhuafa diserahkan Asisten Manager Keuangan dan Umum Deni Irawan, Amil YBM PLN UP3 Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (K

  • Sabtu, 09 Mei 2026 16:29

    Diduga Terjatuh Bersama Motor, Pria 36 Tahun Ditemukan Tewas di Sungai Piamban

    KAMPAR KIRI HILIRâ€"Seorang pria bernama Jefri (36), warga Kelurahan Sungai Pagar, Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Kabupaten Kampar ditemukan meninggal dunia di Sungai Piamban, Jumat (8/5/2026) sore.&nbs

  • Sabtu, 09 Mei 2026 16:20

    Tentara Israel Paksa Keluarga Palestina Bongkar Makam Anak Mereka karena Dekat Permukiman Zionis

    Tentara Israel dilaporkan memaksa sebuah keluarga Palestina membongkar kembali makam putra mereka dan memindahkan jenazahnya di wilayah Jenin, Jumat malam. Laporan tersebut disampaikan kantor berita r

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.