Senin, 11 Mei 2026
  • Home
  • Lingkungan
  • Kawanan gajah Liar Kelaparan Rusak Kebun, Warga Kuansing Riau Ini Hanya Bisa Meratap

Kawanan gajah Liar Kelaparan Rusak Kebun, Warga Kuansing Riau Ini Hanya Bisa Meratap

Admin
Senin, 05 Apr 2021 09:20
pekanbaru.tribunnews.com

TELUK KUANTAN - Kawanan gajah liar kelaparan rusak kebun, warga Kuansing ini hanya bisa meratap, tolong kami.

Warga di Desa Teratak Rendah, Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD), Kuansing Riau hanya bisa bersedih dan mengangis kala kebun sawit miliknya dirusak kawanan gajah liar.

Warga di desa tersebut pun sangat membutuhkan bantuan dalam menghalau kawanan gajah.

"Kami hanya bisa menangis lihat kebun kami, warga sini dirusak kawanan gajah," keluh kepala Desa Teratak Rendah, Nasripan pada , Minggu (4/4/2021).

Kawnana gajah liar masuk ke kebun warga di Desa tersebut sudah terjadi sejak Rabu malam (31/3/2021). Hingga saat ini kawanan gajah masih berkeluaran disekitar kebun warga.

Terhitung sejak Rabu (31/3/2021), ada sekitar 10 hektare lahan sawit warga yang dirusak.

Rata-rata sawit di dalamnya sudah berusia 4 tahun dan 6 tahun.

"Sedih kami kebun kami dirusak gajah," ucapnya lirih.


Ia makin sedih bila mengingat harga sawit saat ini sedang mahal. Bila tidak dirusak kawanan gajah, warga sudah bisa panen dan menjualnya.

Ia pun berharap bantuan segera datang yang bisa menghalau kawanan gajah liar. Sehingga kebun warga yang rusak tidak bertambah lagi.


"Kami butuh pertolongan kali. Mohon bantuannya," ujarnya lirih.

Pihak sendiri sudah berkoordinasi dengan pihak Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD) dan juga Pemkab Kuansing.

Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau.

"Katanya BKSDA Riau mau turunkan personil. Tapi sampai sekarang belum datang juga," katanya.

Sedangkan personil dari Taman Nasional Tesso Nillo (TNTN) Riau sendiri sudah menurunkan personil. Ikut bersama warga menghalau kawanan gajah.

"Kalau pihak TNTN sudah turun. Ada personilnya yang sudah tiga hari di desa ini," katanya.

Warga sendiri sudah berupaya menghalau kawanan gajah turun ke kebun warga.

Kebun warga memang berbataaan langsung dengan hutan.

Warga membuat api unggun di beberapa titik.

Cara tersebut dilakukan warga untuk menghalau gajah.

Sebab menjelang Magrib, kawanan gajah turun ke kebun warga dan mencari makan.

"Kami juga patroli kalau malam. Itu yang bisa kami lakukan," terangnya.

Pihaknya pun terus memberi pemahanan ke warga agar tidak salah dalam berbuat.

Jangan sampai warga emosi sehingga melanggar hukum.

"Sejauh ini warga belum ada melanggar hukum dalam menghalau gajah ini. Kita memang menekankan itu. Jangan sampai langgar hukum," terangnya.


Sumber: pekanbaru.tribunnews.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.