Kamis, 28 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Jaksa Agung Bongkar Aib Anak Buah Pakai Aset Sitaan Pribadi

Berita

Jaksa Agung Bongkar Aib Anak Buah Pakai Aset Sitaan Pribadi

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 13 Feb 2026 09:22
(FotoGoriau.com)
JAKARTA â€" Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengungkap praktik tak terpuji yang dilakukan sejumlah anak buahnya di lingkungan Korps Adhyaksa. Ia secara terbuka mengakui banyak jaksa yang menggunakan aset sitaan negara, mulai dari mobil hingga apartemen, untuk kepentingan pribadi dan berharap keberadaan aset tersebut dilupakan.

Pernyataan keras ini disampaikan Sanitiar saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun Badan Pemulihan Aset (BPA) di Kejaksaan Agung, Kamis (12/2/2026). Ia menyoroti mentalitas oknum jaksa yang seolah-olah ingin memiliki barang rampasan negara tersebut tanpa prosedur yang sah.

"Banyak aset-aset yang dimiliki oleh, bukan dimiliki oleh jaksa, ditempati oleh jaksa, dan diam-diam semoga lupa bahwa ada aset di tangannya," ujar Sanitiar Burhanuddin.

Fenomena penyalahgunaan aset ini, menurutnya, tidak hanya terjadi di Jakarta, tetapi juga merata di berbagai daerah. Padahal, jika memang diperlukan untuk operasional, penggunaan aset sitaan memiliki mekanisme resmi yakni pinjam pakai, bukan dikuasai secara diam-diam.

Sanitiar mencontohkan kasus spesifik mengenai apartemen sitaan di Jakarta Pusat yang kini dikuasai oleh oknum jaksa. Ia memerintahkan jajarannya untuk segera melakukan penelusuran silang guna menertibkan aset-aset yang 'tercecer' di tangan pejabat kejaksaan.

"Coba apartemen-apartemen, silang telusuri, saya tahu persis, saya minta nanti yang tahu persis, yang pernah bicara dengan saya mungkin, Kejati DKI, kemudian dulu di Pidsus, Pak Sarjono Turin, tahu persis apa yang menjadi ada di tangan-tangan Kejaksaan Tinggi," tegasnya.

Selain masalah internal, Sanitiar juga mengkritik lemahnya pengamanan data aset sitaan. Kebocoran informasi menyebabkan pihak luar, seperti kepala daerah atau dinas tertentu, mengajukan permintaan pinjam pakai atas aset yang spesifik karena mengetahui detail kondisinya.

"Ada bupati yang minta ini, minta ini, ada yang dinas ini, dinas itu, minta ini. Dia tahu persis barangnya, tahu persis luasannya, tahu persis di mana tempat adanya dan tahu persis kondisinya. Ini kan malah harusnya kita pelihara, kita jual," ungkapnya.

Menutup arahannya, Sanitiar meminta Kepala BPA, Kuntadi, untuk memastikan perawatan barang rampasan dilakukan secara maksimal agar nilai lelang tidak anjlok. Hal ini termasuk pemasangan pelindung dan sirkulasi udara yang baik untuk kendaraan sitaan.

"Saya mengharapkan, ini kan sudah bagus, saya harapkan lagi, karena ini pasti debunya banyak, nanti harus pasang exhaust fan, kemudian ada tutupnya juga, mobil-mobil ini," pungkasnya.(Grc)
Sumber: GoRiau.com

Berita
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:35

    Inisial 4 Anggota Bais Terduga Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS

    JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto menjelaskan pihaknya telah menerima empat prajurit yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

  • Selasa, 17 Mar 2026 09:19

    Haji 2026 Berpotensi Ditunda Imbas Konflik Timur Tengah, MUI: Bangun Optimisme!

    JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh menyoroti langkah pemerintah yang berencana menunda pemberangkatan jamaah haji 2026 imbas konflik Israel-AS dengan Ir

  • Senin, 16 Mar 2026 14:32

    Rismon Membelot, Roy Suryo Cs Kembali Gugat MK soal UU ITE

    JAKARTA - Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa akan kembali mengajukan gugatan baru ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sejumlah pasal di KUHP dan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:39

    Peristiwa 14 Maret: Bung Hatta Wafat hingga Lahirnya Albert Einstein

    JAKARTA - Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah tercatat terjadi pada 14 Maret di berbagai belahan dunia. Salah satunya adalah wafatnya Wakil Presiden pertama Indonesia, Mohammad Hatta atau Bung H

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:35

    Prabowo Larang Pejabat Gelar Open House Mewah saat Lebaran

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat pemerintah untuk tidak menggelar acara open house secara mewah pada perayaan Idul Fitri 2026. Imbauan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.