Sabtu, 25 Apr 2026
  • Home
  • Nasional
  • Menpora dan Ketua KONI Matangkan PON 2028, Fokus ke Cabang Olimpiade

Berita

Menpora dan Ketua KONI Matangkan PON 2028, Fokus ke Cabang Olimpiade

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 19 Feb 2026 15:40
(FotoRepublika.co.id)
JAKARTA â€" Erick Thohir bersama Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marciano Norman mematangkan persiapan Pekan Olahraga Nasional 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. PON 2028 diproyeksikan bukan sekadar pesta olahraga nasional, tetapi juga batu loncatan menuju panggung dunia.

Dalam pertemuan yang digelar di Jakarta, Kamis (19/2/2026), Menpora menegaskan PON harus menjadi ajang pemersatu bangsa lewat kehadiran atlet dari seluruh penjuru Tanah Air. “Kami dari Kemenpora ingin memastikan PON 2028 menjadi ajang pemersatu bangsa lewat atlet-atlet yang berasal dari seluruh wilayah Indonesia,” tulis Erick melalui akun media sosial resminya.

Ia menambahkan, PON juga mesti menjadi ruang pembuktian kualitas atlet nasional sebelum menembus level yang lebih tinggi seperti SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade.

Tak hanya aspek prestasi, PON 2028 diharapkan memberi dampak ekonomi bagi tuan rumah. Erick menyebut perputaran sektor pariwisata dan UMKM lokal di NTB dan NTT harus dioptimalkan agar pesta olahraga empat tahunan itu memberi warisan ekonomi yang nyata.

Sementara itu, Marciano Norman menekankan peningkatan kualitas penyelenggaraan, termasuk standar tertentu bagi atlet yang akan berlaga. Menurut dia, cabang olahraga yang dipertandingkan akan difokuskan pada nomor-nomor yang masuk dalam agenda Olimpiade, sehingga jumlahnya tidak sebanyak edisi sebelumnya.

“PON akan lebih terarah pada cabang-cabang yang menjadi prioritas Indonesia di level dunia,” ujar Marciano dalam kesempatan terpisah.

Meski begitu, KONI tetap mewadahi cabang olahraga non-PON melalui sejumlah ajang alternatif, seperti Indonesia Martial Art Games (IMAG), Indonesia Beach Games, Indonesia Indoor Games, serta Indonesia Youth Games. Ajang-ajang tersebut akan digelar bergilir di kabupaten/kota setiap dua tahun sebagai bagian dari terobosan pembinaan berkelanjutan.

Dengan arah baru yang lebih selektif dan berorientasi Olimpiade, PON 2028 diharapkan tak hanya meriah secara seremoni, tetapi juga tajam dalam melahirkan atlet berdaya saing global.
Sumber: (Republika.co.id)

Berita
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:35

    Inisial 4 Anggota Bais Terduga Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS

    JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto menjelaskan pihaknya telah menerima empat prajurit yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

  • Selasa, 17 Mar 2026 09:19

    Haji 2026 Berpotensi Ditunda Imbas Konflik Timur Tengah, MUI: Bangun Optimisme!

    JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh menyoroti langkah pemerintah yang berencana menunda pemberangkatan jamaah haji 2026 imbas konflik Israel-AS dengan Ir

  • Senin, 16 Mar 2026 14:32

    Rismon Membelot, Roy Suryo Cs Kembali Gugat MK soal UU ITE

    JAKARTA - Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa akan kembali mengajukan gugatan baru ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sejumlah pasal di KUHP dan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:39

    Peristiwa 14 Maret: Bung Hatta Wafat hingga Lahirnya Albert Einstein

    JAKARTA - Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah tercatat terjadi pada 14 Maret di berbagai belahan dunia. Salah satunya adalah wafatnya Wakil Presiden pertama Indonesia, Mohammad Hatta atau Bung H

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:35

    Prabowo Larang Pejabat Gelar Open House Mewah saat Lebaran

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat pemerintah untuk tidak menggelar acara open house secara mewah pada perayaan Idul Fitri 2026. Imbauan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.