Selasa, 23 Jun 2026

SEPAKBOLA

Ketakutan Terbesar Persikmania

Sabtu, 23 Jan 2016 15:34
KEDIRI - Walau tim dalam kondisi vakum dari aktivitas sepak bola, Persik Kediri sejatinya tengah diliputi gejolak. Rencana munculnya klub bernama Inter Persik Kediri membuat supporter Persikmania bereaksi, karena mereka tak menginginkan ada dualisme Persik Kediri.

Ya, dualisme klub adalah hal yang sangat ditakutkan Persikmania saat ini. Rencana munculnya klub baru yang mencantumkan nama 'Persik' sudah memicu kekhawatiran tim berjuluk Macan Putih. Ditambah lagi ada kabar yang menyebut masuknya Wisnu Wardhana.

Informasi yang beredar di kalangan supporter, politisi yang akrab disapa WW itu berencana eksis di sepak bola Kediri. Wisnu adalah sosok yang pernah berada di balik Persebaya Divisi Utama ketika Persebaya Surabaya mengalami dualisme di era Indonesian Premier League (IPL).

Melihat track record Wisnu, Persikmania pun semakin kehawatir jika nantinya Persik semakin suram. Padahal munculnya Inter Persik Kediri sudah membuat supporter gelisah dan menolak klub baru tersebut memakai nama Persik. "Kalau Inter Kediri mungkin tak masalah," kata Tony Erlangga, salah satu Persikmania.

"Asalkan tak diembel-embeli nama Persik, silakan saja membentuk klub baru. Yang jelas Persik Kediri tidak bisa dicatut begitu saja. Soal kabar masuknya Wisnu Wardana, memang ada yang khawatir nantinya berefek negatif. Tapi tunggu saja bagaimana nanti peran dia," tambah Tony.

Selain ada yang menentang Inter Persik Kediri, ada pula yang permisif terhadap hadirnya klub baru terlepas dari nama yang dipakai. Mereka yang permisif adalah kalangan supporter yang sudah bosan dengan kinerja pengurus Persik Kediri hingga klub mengalami kebangkrutan.

"Berharap Persik bangkit juga percuma kalau pengurusnya begitu-begitu saja. Dari dulu hanya ada wacana menyelamatkan klub tanpa adanya bukti nyata. Kalau pengurusnya tak berubah, ya biar saja ada klub baru. Tinggal lihat saja siapa nanti yang bisa selamat," ungkap Irwan Efendi, Persikmania asal Pesantren.

Disebutnya, sepak bola profesional jelas membutuhkan pendanaan dan itu aspek yang selama ini tak bisa dipenuhi Persik setelah tak mendapat sokongan PT Gudang Garam. Jika ada klub baru dengan propek pendanaan lebih bagus, menurut Irwan sah-sah saja bersaing dengan Persik Kediri.

(okezone.com)
Olahraga
Berita Terkait
  • Selasa, 23 Jun 2026 09:42

    Seorang Kader Masuk Rumah Sakit Usai Demo di DPRD Riau, IMM Kecam Tindakan Represif Aparat

    PEKANBARU-Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Riau mengecam keras tindakan represif dan kekerasan berlebihan yang dilakukan oleh aparat kepolisian saat pengamanan aksi demons

  • Selasa, 23 Jun 2026 09:31

    Pengamat Unri Nilai Pemprov Riau Perlu Lebih Kreatif Menggali Sumber PAD

    PEKANBARU â€" Pengamat Ekonomi Universitas Riau, Dahlan Tampubolon, menilai Pemerintah Provinsi Riau masih memiliki banyak ruang untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi as

  • Selasa, 23 Jun 2026 09:28

    Gandeng Tempo Media, Pemprov Riau Siap Pamerkan Potensi Daerah ke Tingkat Nasional

    PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau terus berupaya agar berbagai potensi daerah bisa dikenal lebih luas di panggung nasional. Langkah strategis ini diwujudkan lewat penguatan kolaborasi penyebaran in

  • Selasa, 23 Jun 2026 09:20

    Skincare yang Harus Dihindari Perempuan di Usia 40 Tahunan

    JAKARTA - Memasuki usia 40 tahun, kondisi kulit biasanya mulai mengalami berbagai perubahan. Produksi kolagen berkurang, kelembapan alami kulit menurun, serta garis halus dan kerutan semakin terlihat.

  • Selasa, 23 Jun 2026 09:18

    Pemerintah Lanjutkan Bansos Pangan untuk 33,24 Juta Penerima Mulai Juli

    Pemerintah memutuskan melanjutkan program bantuan pangan bagi jutaan masyarakat pada semester kedua 2026. Program tersebut akan menyasar 33,24 juta penerima manfaat dengan total anggaran yang disiapka

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.