Rabu, 29 Apr 2026
  • Home
  • Opini
  • Hari Lahir Pancasila Momentum Membenahi Diri Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

opini

Hari Lahir Pancasila Momentum Membenahi Diri Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

Oleh: Aditya Prahara
Rabu, 01 Jun 2016 18:52
Istimewa
Saat GMNI Cabang Pekanbaru Menggelar Aksi Damai sekira pukul 15.00 sampai 17.30 , di Simpang masuk bandara Sultan Syarief Kasim Riau, Rabu 01/06/2016
Tanggal 1 Juni 1945 merupakan tanggal dimana presiden soekarno menyampaikan pidato dengan judul "Lahirnya Pancasila" dalam sidang Dokuritu zyunbi Tyoosakai ( Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan), dalam pidato inilah konsep dan rumusan awal Pancasila pertama kali dikemukankan oleh Soekarno.

Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) kota pekanbaru mendukung pemerintah yang akan menetapkan tanggal 1 Juni sebagai hari lahir pancasila dan menjadikan hari pancasila sebagai hari peringatan nasional, hal ini dianggap GMNI Kota Pekanbaru sebagai upaya pelurusan sejarah dan momentum merekatkan kembali elemen bangsa.

Seperti diketahui bahwa kondisi kehidupan berbangsa kita sedang berada dalam masa-masa yang sulit, di berbagai daerah ditemukan konflik yang dilatar belakangi persoalan SARA, bahkan tak jarang dalam pemilihan umun kepala daerah isu SARA dijadikan senjata untuk saling manjatuhkan lawan politik. 

Dilain sisi krisis moral juga sangat dirasakan dalam kehidupan berbangsa kita, beberapa kasus pembunuhan yang sempat menjadi headline di media-media nasional akhir-akhir ini yang menjadikan anak-anak sebagai korban dan tersangka kasus tersebut merupakan contoh paling nyata yang bisa kita lihat saat ini bahwa moral masyarakat indonesia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sedang dalam posisi yang sangat genting dan sudah menyentuh kalangan anak-anak dan remaja.

Peringatan hari lahirnya pancasila pada tanggal 1 Juni harusnya tidak hanya kita jadikan hari peringatan saja namun juga dapat kita jadikan momentum membenahi diri dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, mengembalikan lagi pancasila sebagai dasar negara dan falsafah bangsa sesuai dengan pancasila yang disampaikan dalam pidato soekarno dalam sidang Dokuritu zyunbi Tyoosakai ( Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan).

Penulis : Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Kota Pekanbaru
Opini
Berita Terkait
  • Sabtu, 14 Mar 2026 15:06

    Birokrasi, Investasi, dan Jalan Baru Pembangunan Provinsi Riau

    DALAM Dalam diskursus pembangunan daerah, otonomi sering kali dipahami secara sederhana: jika infrastruktur dibangun, investasi akan datang; jika investasi datang, ekonomi daerah akan tumbuh. Pandanga

  • Minggu, 07 Sep 2025 10:19

    Rumah Besar PWI Harus Dirawat Bersama, Persatuan Lebih Mulia dari Ambisi

    Kongres Persatuan PWI di Cikarang, Bekasi, 29-30 Agustus 2025, telah menjadi tonggak penting dalam perjalanan organisasi wartawan tertua di Indonesia. Dengan penuh suasana demokratis, Direktur Utama L

  • Senin, 02 Des 2024 19:18

    Pilkada Rohil: Sejarah Berulang Petahana Tumbang, Bistamam Harapan Baru Rokan Hilir

    TAHUN 2024 menjadi tahun politik yang penuh tantangan bagi Bupati Rokan Hilir (Rohil), Afrizal Sintong. Pada 27 November 2024, masyarakat Rokan Hilir memilih pasangan Bupati dan Wakil Bupati da

  • Senin, 27 Mar 2023 20:06

    Undang Undang Cipta Kerja Yang Sempat Dipandang Tidak Baik Oleh Beberapa Orang

    Dikenal dengan Omni buslaw, UU 11 Tahun 2020  tentang Penciptaan Lapangan Kerja merupakan undang-undang yang fenomenal. Undang-Undang cipta kerja dirancang dengan kecepatan tinggi dan memaparkan

  • Minggu, 12 Mar 2023 09:40

    Blackpink, Kaum Muda, dan Nasionalisme

    Indonesia pada Maret ini kedatangan group K-Pop dunia asal Korea Selatan, Blackpink. Rasanya tak ada kaum Milenial maupun Gen-Z yang tidak kenal dengan group ini. Antusiasme ditunjukkan Blink dengan k

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.