Minggu, 28 Jun 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Ahli Bedah Plastik dari Unair Temukan Krim Penghilang Keloid

Kampus

Ahli Bedah Plastik dari Unair Temukan Krim Penghilang Keloid

Sumber: Okezone.com
Jumat, 27 Jan 2017 11:06
Okezone.com
Dok Unair
JAKARTA-Sebagai dokter bedah plastik, Prof Dr David Sontani Perdanakusumah, dr, Sp.BP-RE (K) sudah sering menangani pengobatan keloid. Sayangnya, menghilangkan jenis luka tubuh yang berserat, tebal dan berwarna kontras dengan kulit sekitarnya itu tidaklah mudah, sekali pun dilakukan tindakan operasi.

Dari permasalahan tersebut, Wakil Dekan I Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (Unair) itu mulai membuat riset dalam disertasinya. Menurut dia, melanin, pewarna pada kulit, memiliki sifat kimia asam. Sehingga, orang yang tidak berkulit putih atau banyaknya melanin membuat suasana kulit bersifat asam.

"Jadi, ide saya yang dipatenkan adalah pemutih dalam suasana basa untuk keloid. Karena dengan diberi pemutih ke keloid, suasananya basa, kolagenasenya aktif, melaninnya turun sehingga suasana di dalam akan basa. Kolagenasenya muncul (aktif) dan kolagen semua yang berlebih akan dipapas sehingga turun," paparnya dinukil dari laman Unair, Jumat (27/1/2017).

Krim pemutih keloid dalam suasana basa tersebut akhirnya berhasil dipatenkan pada 17 Oktober 2012. David mengungkapkan, butuh waktu delapan tahun untuk mengurus paten inovasinya.

"Saya mengurus paten sekira 2004, tetapi baru keluar 2012, delapan tahun. Karena hydroquinone bukan barang baru. Itu sudah lama dipakai untuk pemutih, tapi hydroquinone untuk keloid tidak pernah ada di dunia. Itu riset saya. Original," tuturnya.

Setelah itu, dia pun mempraktikkan penggunaan krim kepada para pasiennya. Hasilnya, keloid jadi mengecil dan lebih cerah. Sedangkan untuk keloid yang bentuknya besar, pemberian krim perlu dikombinasikan dengan tindakan bedah.

"Bekas luka bakar di tangan saya diberi krim ini juga terus mulus. Ada luka trauma, bekas operasi, saya kasih kemudian memudar dan halus," imbuhnya.

Saat ini, krim pemutih milik David tengah dihilirisasi oleh salah satu industri farmasi di Indonesia. Uji produk memasuki tahap uji stabilitas. Setelah uji stabilitas, tahap berikutnya adalah uji klinik di berbagai pusat kesehatan. (Okezone.com)
Pendidikan
Berita Terkait
  • Jumat, 26 Jun 2026 16:24

    Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi

    Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time

  • Jumat, 26 Jun 2026 16:22

    Penampakan Mesin Judi Berkedok Timezone Disita Polisi di Jakarta, Puluhan Orang Ditangkap

    Kepolisian menggerebek lokasi diduga sarang judi berkedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu 13 Juni 2026. Barang bukti mesin Timezone disita d

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:45

    Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan

    Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:43

    Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis

    JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat

  • Jumat, 26 Jun 2026 14:41

    HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako

    PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.