Senin, 11 Mei 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Akurat Prediksi Curah Hujan, Mahasiswa ITS Sabet Medali Emas di Malaysia

Akurat Prediksi Curah Hujan, Mahasiswa ITS Sabet Medali Emas di Malaysia

Selasa, 27 Feb 2018 08:52

JAKARTA - Empat mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya sukses menyabet medali emas dalam ajang Regional Conference on Student Activism (RECONSA) yang berlangsung selama empat hari di Universitas Teknologi Petronas, Malaysia berkat paper berjudul Rainfall Analysis to Map Potential Flood and Landslide Areas in Indonesia Using Fuzzy C-Means Cluster and Singular Value Decompotition (SVD).

Seperti dilansir dari laman ITS, Selasa (27/2/2018), paper tersebut mengangkat permasalahan mengenai pemetaan daerah rawan banjir dan longsor di Indonesia. Mereka adalah Dedi Setiawan, Dewi Pratiwi, Rahma Shinti, serta Ikacipta Mega Ayu.

Mahasiswa Departemen Statistika ITS ini berhasil memprediksi waktu terjadinya hujan serta di mana titik puncak curah hujan tertinggi. Dengan metode prediksi ini, lokasi daerah rawan bencana dapat dipetakan lebih dini dan spesifik. Dua metode, yaitu Fuzzy C-Means dan Singular Value Decompotition (SVD) digunakan dalam pemetaan ini. Untuk mengelompokkan daerah, metode yang digunakan adalah Fuzzy C-Means, sedangkan untuk mengetahui pola curah hujan digunakan metode SVD.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, ditemukan bahwa dari segi waktu, curah hujan tertinggi terjadi pada November hingga April dan untuk segi lokasi, analisis SVD menunjukkan Papua sebagai daerah dengan curah hujan tertinggi dan wilayah Samudera Hindia dinyatakan sebagai yang terekstrim.

Masyarakat dunia memang sedang dilanda isu perubahan iklim dan perubahan cuaca yang tak menentu. Isu ini sesuai dengan paper yag dibawakan empat mahasiswa ITS dan hasil penelitian ini nampaknya dianggap cocok untuk menjawab permasalahan tersebut.

"Dalam penelitian ini, kami berusaha mengaplikasikan ilmu statistika dalam memetakan potensi terjadinya bencana banjir dan longsor di Indonesia berdasarkan tingginya curah hujan," tutur Ketua Tim, Dedi.

(okezone.com)

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.