Kamis, 12 Feb 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • BRK Syariah Perkuat Komitmen Pendidikan Lewat Program CSR di Universitas Karimun

Berita

BRK Syariah Perkuat Komitmen Pendidikan Lewat Program CSR di Universitas Karimun

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 11 Feb 2026 14:56
(FotoGoriau.com)
KARIMUN â€"  Bank Riau Kepri (BRK) Syariah menegaskan komitmennya terhadap penguatan dunia pendidikan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR). Komitmen itu diwujudkan melalui pemberian beasiswa, dukungan sarana pendidikan, serta kemitraan berkelanjutan dengan Universitas Karimun.

Rektor Universitas Karimun Muhiri mengatakan, kerja sama antara kampus dan BRK Syariah telah terjalin dalam beberapa tahun terakhir. Selain memfasilitasi pembayaran uang kuliah melalui BRK Syariah, pihak bank juga menyalurkan bantuan CSR berupa peralatan laboratorium dan program beasiswa bagi mahasiswa.

“Untuk tahun 2025, BRK Syariah menyalurkan beasiswa kepada 30 mahasiswa Universitas Karimun. Dampaknya sangat baik, karena meringankan beban orang tua mahasiswa dalam membayar uang kuliah tunggal (UKT),” ujar Muhiri, Selasa (10/2/2026).

Menurut dia, mahasiswa penerima beasiswa BRK Syariah merupakan mahasiswa dengan capaian akademik yang baik. Hal ini sekaligus menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk lebih aktif dan berprestasi dalam proses pembelajaran.

Muhiri berharap, BRK Syariah terus menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi mahasiswa kurang mampu dan berprestasi. “Kami berharap BRK Syariah tetap peduli dan konsisten mendukung Universitas Karimun melalui program CSR, terutama bagi mahasiswa yang membutuhkan,” katanya.

Dampak program CSR BRK Syariah dirasakan langsung oleh para penerima beasiswa. Salah satunya Cindi Fatika Andri, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi semester IV Universitas Karimun. Cindi mengaku bantuan beasiswa tersebut sangat membantunya dalam melanjutkan pendidikan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada BRK Syariah. Beasiswa ini sangat membantu saya membayar uang kuliah dan menjadi motivasi untuk belajar lebih baik. Semoga program ini terus berlanjut,” ujarnya.

Cindi, yang mengambil kuliah malam sambil bekerja di siang hari, berasal dari keluarga sederhana. Ayahnya bekerja di sektor swasta, sementara ibunya seorang ibu rumah tangga. Sebagai anak pertama dari dua bersaudara, ia memilih bekerja agar tidak memberatkan orang tua dalam pembiayaan pendidikan.

“Beberapa waktu lalu saya sempat menunggak biaya kuliah. Pihak kampus kemudian mengusulkan nama saya untuk mendapatkan beasiswa CSR BRK Syariah. Ini sangat berarti bagi saya,” kata Cindi.

Penerima beasiswa lainnya, Ulia Ramadan, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) semester VI, juga merasakan manfaat besar dari program tersebut. Ulia telah menerima beasiswa sejak semester V.

“Beasiswa ini sangat membantu kami yang memiliki keterbatasan ekonomi. Saya merasa dipercaya dan sangat bersyukur karena beban biaya kuliah menjadi berkurang,” ujarnya.

Ulia mencatatkan prestasi akademik dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,89 pada semester IV, tertinggi di program studinya. Anak pertama dari enam bersaudara ini bercita-cita menjadi guru. Ayahnya bekerja sebagai buruh, sementara ibunya meninggal dunia dua tahun lalu.

“Saya ingin fokus menyelesaikan studi dan melanjutkan karier sebagai pendidik. Beasiswa ini memungkinkan saya kuliah tanpa kekhawatiran tunggakan biaya,” tutur Ulia.

Melalui program CSR di bidang pendidikan, BRK Syariah dinilai berperan penting dalam membantu anak-anak daerah menyelesaikan pendidikan hingga perguruan tinggi. Dukungan tersebut tidak hanya berdampak pada keberlanjutan studi mahasiswa, tetapi juga membuka peluang lahirnya sumber daya manusia unggul yang berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Dari sisi perbankan, Branch Manager BRK Syariah Karimun, Abdil Barr menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu pilar utama dalam program CSR BRK Syariah. Menurut dia, beasiswa bukan sekadar bantuan finansial, melainkan bentuk investasi jangka panjang bagi masa depan daerah.

“BRK Syariah percaya bahwa pendidikan adalah kunci untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Melalui program CSR ini, kami ingin memastikan anak-anak daerah, khususnya di Karimun, tidak kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan tinggi hanya karena keterbatasan ekonomi,” ujarnya.

Ia menambahkan, BRK Syariah berkomitmen untuk terus bersinergi dengan institusi pendidikan dan pemangku kepentingan lainnya. “Kami berharap program ini dapat memberi ketenangan bagi mahasiswa dan orang tua, sekaligus memotivasi mahasiswa untuk terus berprestasi dan menyelesaikan studi tepat waktu,” katanya. (Grc)
Sumber: GoRiau.com

Berita
Berita Terkait
  • Kamis, 12 Feb 2026 11:43

    Satresnarkoba Polres Pelalawan Ciduk Dua Pengedar Sabu di Langgam

    PELALAWANâ€" Peredaran narkotika di wilayah Desa Langgam, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, kembali digagalkan aparat kepolisian. Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Pelalawan berhasil menangkap dua

  • Kamis, 12 Feb 2026 11:32

    Reputasi Negara Dipertaruhkan, Prabowo Ancam Awasi Ketat Mafia Manipulasi Saham

    JAKARTA â€" Kondisi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang penuh anomali akhirnya memicu kemarahan besar Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah kini memberikan peringatan keras kepada otoritas bursa setelah r

  • Kamis, 12 Feb 2026 11:28

    Lindungi Kelompok Rentan, Kemenkes Ancam Rumah Sakit yang Hambat Pelayanan Medis

    JAKARTA â€" Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) mengambil langkah tegas untuk mengakhiri drama penolakan pasien di rumah sakit akibat masalah administrasi. Melalui Surat Edaran Nomor HK.02.02/D/539/20

  • Kamis, 12 Feb 2026 11:23

    Negara Kebobolan Rp14 T Akibat Mafia Ekspor Sawit, Kejagung Bidik Aset 11 Tersangka

    JAKARTA â€" Kejaksaan Agung (Kejagung) membongkar skandal korupsi raksasa di sektor ekspor kelapa sawit yang diperkirakan menelan kerugian negara hingga Rp14 triliun. Ironisnya, kerugian fantastis ini

  • Kamis, 12 Feb 2026 11:18

    Skandal Asusila SMK Negeri 1 Batam, Guru Agama Paksa Siswa Lepas Baju di Galeri Sekolah

    BATAM â€" Dunia pendidikan di Kota Batam tercoreng oleh tindakan asusila yang dilakukan oleh seorang pendidik. Polresta Barelang resmi menetapkan MJ (32), seorang guru Agama Kristen di sebuah sekolah

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.