- Home
- Pendidikan
- Belajar Tatap Muka Terbatas di Kuansing Tetap Digelar Walau Kasus Covid-19 Meningkat
Belajar Tatap Muka Terbatas di Kuansing Tetap Digelar Walau Kasus Covid-19 Meningkat
Admin
Senin, 26 Apr 2021 09:23
TELUK KUANTAN - Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kuansing memastikan belajar tatap muka terbatas akan tetap berlangsung, walaupun angka kasus baru Covid-19 terus melonjak di Kuansing.
"Belajar tatap muka terbatas tetap kita gelar," kata Plt kepala Diasdikpora Kuansing, Masruk Hakim pada Tribunpekanbaru.com, Minggu (25/4/2021).
Dalam tiga hari terakhir, Kuansing mengalami lonjakan kasus Covid-19.
Lonjakan kasus baru ini dimulai 22 April lalu. Saat itu, Kuansing mencatatkan penambahan sebanyak 14 kasus.
Berlanjut pada 23 April.
Kala itu, ada sepuluh kasus baru di Kuansing. Melonjak lagi pada 24 April. Kala itu Kuansing mencatatkan penambahan 26 kasus baru.
Berdasarkan data Satgas penanganan Covid-19 Kuansing, dengan penambahan tersebut, hingga 24 April, total kasus Covid-19 di Kuansing sebanyak 955 kasus.
Masrul mengatakan untuk penghentian tatap muka terbatas, pihaknya menunggu rekomendasi Satgas. Sejauh ini, belum ada rekomendasi penghentian dari Satgas.
"Kita tunggu rekom dari Satgas ya," terangnya.
Sejauh ini, untuk mencegah munculnya klaster Covid-19 di Kuansing saat belajar tatap muka terbatas, penabganannya hanya parsial.
Yakni belajar tatap muka dihentikan sementara di sekolah tersebut bila ada murid atau guru yang terpapar Covid-19.
"Kalau menutup secara keseluruhan tidak ada. Kita lakukan penutupan sementara di sekolah itu saja kalau ada kasus Covid-19," katanya.
Pihaknya pun terus mengingatkan agar pihak sekah terus menerapkan protokol kesehatan dalam tatap muka terbatas ini.
Terkait vaksinasi untuk guru, Masrul sendiri belum mendapat informasi kapan dimulai.
Namun pihaknya sudah mengirimkan data sekitar 2.000 guru untuk mengikuti vaksinasi.