Jumat, 26 Jun 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Berangkat Sekolah Bawa Motor, Pelajar di Purwakarta Akan Disanksi Tidak Naik Kelas

Pendidikan

Berangkat Sekolah Bawa Motor, Pelajar di Purwakarta Akan Disanksi Tidak Naik Kelas

Senin, 01 Agu 2016 10:41
Okezone
Ilustrasi

PURWAKARTA – Para pelajar di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, akan diberi sanksi tidak naik kelas jika terbukti menggunakan sepeda motor saat berangkat ke sekolah tanpa alasan yang jelas.

"Kami sudah mengeluarkan surat edaran mengenai hal tersebut," kata Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, seperti dikutip dari Antara, Senin (1/8/2016).

Surat edaran itu dikeluarkan untuk kembali menegaskan terkait kebijakan Pemkab Purwakarta yang telah melarangan anak di bawah umur mengendarai kendaraan sepeda motor.

Hal itu juga bagian dari kampanye keselamatan jalan raya. Seperti diketahui, kasus kecelakaan lalu lintas belum lama ini terjadi dan melibatkan pelajar salah satu SMKN Purwakarta bernama Fitra Gema Ramadhan, di ruas jalan Purwakarta-Bandung, Sukatani Purwakarta.

Dalam kecelakaan yang terjadi pada Jumat 29 Juli 2016 tersebut, seorang pelajar kelas 1 Sekolah Dasar (SD) bernama Vivilia Apidah tertabrak sepeda motor Yamaha R15 yang dikendarai oleh Fitra.

Ia mengatakan, dalam surat edaran yang baru hari ini dikeluarkan, anak atau pelajar yang menggunakan motor harus ditegur. Kemudian ditanya apa alasannya menggunakan motor untuk ke sekolah.

"Kalau pelajar itu menggunakan motor atas keinginan personal, sekedar gengsi, itu tidak berhak dan harus disanksi tidak naik kelas," ujarnya.

Ia menilai, pelajar atau anak dibawah umur yang menggunakan sepeda motor itu cukup banyak dampaknya. Di antaranya percepatan mobilisasi komunikasi, memudahkan mobilisasi massa, dan lain-lain. Selain itu, tentunya akan memacetkan arus lalu lintas dan juga bisa memicu perbuatan negatif di kalangan pelajar.

Bupati juga berharap agar ada penegakkan hukum. Artinya, razia-razia kendaraan yang digelar aparat penegak hukum tidak hanya dilakukan di wilayah perkotaan, tapi juga bisa dioptimalkan di wilayah perdesaan. (Okezone.com)

Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:53

    Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru

    PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl

  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:30

    Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman

    KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si

  • Jumat, 13 Mar 2026 16:35

    Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern

    Pekanbaru â€" Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai

  • Rabu, 11 Mar 2026 08:53

    Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026

    PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta

  • Sabtu, 07 Mar 2026 10:25

    BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru

    PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.