Minggu, 31 Mei 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Ciptakan Lingkungan Belajar yang Inklusif, Kadisdik Riau Tekankan Peran Aktif Pendidik

Berita

Ciptakan Lingkungan Belajar yang Inklusif, Kadisdik Riau Tekankan Peran Aktif Pendidik

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 05 Feb 2026 14:05
(FotoMediaCenterRiau)
PEKANBARU - Dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, kondusif dan bebas dari kekerasan bagi seluruh warga sekolah, Kadisdik Riau Erisman Yahya menekankan peran aktif dari pendidik, tenaga kependidikan serta orang tua untuk dapat mendukung tumbuh kembang siswa secara optimal. 

“Jika kita mampu menumbuh kembangkan ruang aman dan nyaman di sekolah, maka tentu tidak akan ada lagi kekerasan fisik, psikologis dan tidak akan ada lagi namanya bullying maupun perlakuan diskriminatif bagi para siswa di sekolahnya,” kata Erisman Yahya, usai membuka seminar pendidikan di Perpustakaan Soeman HS Provinsi Riau, Jalan Sudirman, Pekanbaru, Kamis (5/2/2025). 

Seminar pendidikan tersebut, mengangkat tema “Tumbuh Kembangkan Rasa Aman, Nyaman, Menyenangkan dan Berbudaya Prestasi Peserta Didik di Sekolah”. Untuk diketahui, seminar ini diikuti oleh 250 kepala sekolah dari 12 kabupaten kota se-Riau.

Sejalan dengan itu, ia mengungkapkan bahwasanya Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah resmi mengeluarkan Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman. 

“Regulasi ini juga bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, kondusif, dan bebas dari kekerasan bagi seluruh warga sekolah. Melalui kebijakan ini kita berharap peran aktif bagi tenaga kependidikan untuk mendukung tumbuh kembang siswa di sekolah,” terangnya.

Pihaknya berharap melalui Permendikbudrismen ini tidak ada lagi bullying dan perlakuan diskriminatif, sehingga anak-anak bisa mengekspresikan diri di sekolah.

“Kalau anak-anak bisa tumbuh dan berkembang dalam suasana aman, nyaman serta tidak ada diskriminasi, maka mereka bisa mewujudkan apa yg dicita-citakan tanpa rasa takut dan rasa tidak percaya diri akibat perlakuan diskriminatif yang didapatinya,” harap Erisman.

Namun, untuk mewujudkan itu semua, Erisman merasa perlu kerjasama dan support dari seluruh stakeholder terkait untuk bersama-sama mendukung Pemendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman tersebut. 

“Pentingnya kolaborasi kita semua, ini tidak hanya menjadi tanggung jawab kepala sekolah, para guru tetapi seluruh komite dan warga sekolah. Jadi perlu, tentunya perlu perhatian kita semua termasuk memberikan keteladanan kepada para murid, serta kita juga harus bisa mengontrol anak-anak kita dalam berliterasi di lingkungan sekolah,” katanya.

Selain itu, ia merasa tema yang diangkat tentang “Rasa Aman, Nyaman, Menyenangkan, dan Budaya Prestasi” sangat relevan dengan tantangan sekaligus arah kebijakan pembangunan pendidikan yang sedang di jalankan di Provinsi Riau.

“Saya berharap seminar pendidikan ini tidak berhenti pada diskusi saja, namun dapat menghasilkan rekomendasi akademik yang aplikatif dan mudah diimplementasikan. Sehingga bisa memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di Provinsi Riau hingga tahun 2029 mendatang,” tandas Erisman.(mrc)
Sumber: (MediaCenterRiau)

Berita
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:35

    Inisial 4 Anggota Bais Terduga Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS

    JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto menjelaskan pihaknya telah menerima empat prajurit yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

  • Selasa, 17 Mar 2026 09:19

    Haji 2026 Berpotensi Ditunda Imbas Konflik Timur Tengah, MUI: Bangun Optimisme!

    JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh menyoroti langkah pemerintah yang berencana menunda pemberangkatan jamaah haji 2026 imbas konflik Israel-AS dengan Ir

  • Senin, 16 Mar 2026 14:32

    Rismon Membelot, Roy Suryo Cs Kembali Gugat MK soal UU ITE

    JAKARTA - Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa akan kembali mengajukan gugatan baru ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sejumlah pasal di KUHP dan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:39

    Peristiwa 14 Maret: Bung Hatta Wafat hingga Lahirnya Albert Einstein

    JAKARTA - Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah tercatat terjadi pada 14 Maret di berbagai belahan dunia. Salah satunya adalah wafatnya Wakil Presiden pertama Indonesia, Mohammad Hatta atau Bung H

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:35

    Prabowo Larang Pejabat Gelar Open House Mewah saat Lebaran

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat pemerintah untuk tidak menggelar acara open house secara mewah pada perayaan Idul Fitri 2026. Imbauan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.