Minggu, 10 Mei 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Hafizd Quran 30 Juzz Alumni Almajidiyah ini Jadi Warga Batam, Ini Sebabnya

Hafizd Quran 30 Juzz Alumni Almajidiyah ini Jadi Warga Batam, Ini Sebabnya

Laporan : Hendra Dedi Syahbudi
Rabu, 31 Jan 2018 17:26
Hendra Dedi Syahbudi
H Bachid Madjid
ROKANHILIR - Salah satu Alumni Pondok Quran Almajidiyah Bagan Batu, Hafizd Quran 30 Juzz, Rafika Dewi binti Wandi asal Dusun Balai Selamat, Kepenghuluan Pasir Putih Barat, Kecamatan Balai Jaya, Kabupaten Rokan Hilir ini menjadi warga Batam, Provinsi Kepulauan Riau. 

Hal itu diungkapkan ketua yayasan Pondok Quran Almajidiyah, HM Hendra Gunawan saat salah satu Calon Gubernur Riau, Firdaus - Rusli bersilaturahmi pada Selasa (30/1) kemarin. 

"Alhamdulillah, kini Rafika Dewi diminta Kota Batam (Provinsi Kepulauan Riau) dan saat ini sedang menimba ilmu di Institu Ilmu Quran Jakarta," katanya saat memberi kata sambutan dan membeberkan prestasi-prestasi Santrinya. 

Hal itu juga dibenarkan oleh pendiri pondok Quran Almajidiyah, H Bachid Majid saat ditemui di kediamannya usai kedatangan Firdaus - Rusli, Selasa kemarin. 

H Akib, sapaan pendiri Pondok Quran Almajidiyah tersebut, mengatakan bahwa pihak Pemerintah Kabupaten sepertinya kurang memperhatikan hingga salah satu santri dan warga Rokan Hilir, bisa diminta Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk menjadi Hafizd Quran. 

"Sebenarnya anak kita itu sedih, dia tidak bisa mewakili daerahnya sendiri, tapi mau bagaimana lagi, keadaannya memang seperti itu. Dan mereka juga dari keluarga kurang mampu," ujar H Akib. 

Di Almajidiyah, lanjut H Akib, saat ini masih banyak Hafizd 20 juzz dan 30 juzz yang belum Qatam (tamat). "Yang ditakutkan, selepas Qatam dari sini, entah kemana lah mereka, mereka orangtuanya susah. Tapi sayangnya pemerintah (Kabupaten Rokan Hilir), kurang responsif terhadap hal seperti itu," pungkasnya lagi. 

Untuk itu, ia juga berharap agar para santri yang telah Qatam ditampung pemerintah daerah untuk dibina biar bisa mengharumkan nama daerah. "Malu kita kalau para hafizd tidak kita tampung. Capek kita menjadikannya, tidak tanggung-tanggung untuk mendidiknya. Karena tidak semua santri yang bisa hafal Quran sampai 30 juzz. Dari 100 anak, paling 5 yang jadi. Kan sayang kalau itu kita biarkan," ujarnya lagi. (ded)
Pendidikan
Berita Terkait
  • Minggu, 10 Mei 2026 11:51

    Seorang Kurir Narkoba Ditangkap, Sabu 21,1 Kg Berhasil Disita

    Siak-Lagi-lagi kurir narkoba yang menjadi sasaran penangkapan oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri yang berhasil menggagalkan sabu seberat 21,1 kilogram di wilayah P

  • Sabtu, 09 Mei 2026 16:41

    23 Kasus Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Ini Gejala yang Dirasakan

    Pemerintah mencatat sebanyak 23 kasus Hantavirus jenis Seoul Virus ditemukan di Indonesia dalam tiga tahun terakhir. Seluruh pasien mengalami gejala Haemorrhagic Fever With Renal Syndrome (HFRS), sala

  • Sabtu, 09 Mei 2026 16:36

    PLN UP3 Tanjungpinang Salurkan Bantuan Napkah Dhuafa kepada 4 Lansia

    BENGKALIS - Penyaluran bantuan Program Napkah jaminan bahan pokok untuk para dhuafa diserahkan Asisten Manager Keuangan dan Umum Deni Irawan, Amil YBM PLN UP3 Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (K

  • Sabtu, 09 Mei 2026 16:29

    Diduga Terjatuh Bersama Motor, Pria 36 Tahun Ditemukan Tewas di Sungai Piamban

    KAMPAR KIRI HILIRâ€"Seorang pria bernama Jefri (36), warga Kelurahan Sungai Pagar, Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Kabupaten Kampar ditemukan meninggal dunia di Sungai Piamban, Jumat (8/5/2026) sore.&nbs

  • Sabtu, 09 Mei 2026 16:20

    Tentara Israel Paksa Keluarga Palestina Bongkar Makam Anak Mereka karena Dekat Permukiman Zionis

    Tentara Israel dilaporkan memaksa sebuah keluarga Palestina membongkar kembali makam putra mereka dan memindahkan jenazahnya di wilayah Jenin, Jumat malam. Laporan tersebut disampaikan kantor berita r

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.