- Home
- Pendidikan
- Hebat, Pelajar di Kudus Tetap Masuk Sekolah Meski Banjir
Pendidikan
Hebat, Pelajar di Kudus Tetap Masuk Sekolah Meski Banjir
Sumber : Okezone.com
Sabtu, 11 Feb 2017 11:35
"Hingga kini, siswa yang sekolahnya terdampak banjir memang belum diliburkan karena tidak semua ruang kelas tergenang banjir," kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kudus Joko Susilo di Kudus, Jumat (10/2/2017).
Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, katanya, dampak banjir memang mengganggu aktivitas belajar mengajar siswa, mengingat akses jalan menuju sekolah banyak yang tergenang banjir.
Beruntung, kata dia, ruangan sekolah tidak seluruhnya tergenang banjir, mengingat sudah ada yang direnovasi dengan ditinggikan pondasinya untuk antisipasi banjir.
Ia mencatat, ada sekitar delapan SD di yang tersebar di Kecamatan Jati, Kaliwungu dan Mejobo yang terkena dampak banjir. Untuk Kecamatan Jati, katanya, terdapat tiga SD, Kecamatan Kaliwungu terdapat satu SD, dan di Kecamatan Mejobo ada empat SD.
"Kalaupun ada siswa yang mengungsi, silakan bergabung dengan sekolah terdekat agar tidak tertinggal pelajaran," ujarnya.
Dalam rangka menghadapi ujian akhir sekolah, kata dia, khusus untuk kelas VI memang diupayakan tetap masuk sekolah, mengingat banjir yang terjadi tidak begitu parah. Bahkan, lanjut dia, ruang belajar mengajar mereka juga tidak terendam banjir.
Berdasarkan pantauan di Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kudus, dari enam ruang kelas, terdapat tiga kelas yang terendam banjir setinggi mata kaki, sedangkan tiga ruang kelas lainnya yang digunakan untuk proses belajar mengajar siswa kelas IV, V dan VI tidak terendam banjir karena baru saja direnovasi.
Kepala SD 3 Jati Wetan Redjeki Handayani mengungkapkan, khusus untuk kelas I, II dan III memang tidak masuk, karena orang tuanya memang menginginkan mereka tidak masuk, menyusul adanya banjir.
"Siswa kelas VI memang harus masuk karena untuk persiapan ujian akhir pada bulan Mei 2017," ujarnya.
Sebetulnya, kata dia, SD 3 Jati Wetan terkena dampak banjir, terutama halamannya sejak tanggal 28 Januari 2017. Ternyata, lanjut dia, pada Kamis 8 Februari 2017 dini hari banjirnya semakin meninggi karena tiga ruang kelas ikut tergenang.
Arina, salah seorang siswa Madrasah Ibtidaiyah NU Basyirul Anam mengakui, sejak Kamis diliburkan karena halaman sekolah tergenang banjir serta akses jalan menuju sekolah juga tergenang banjir.
Bahkan, kata dia, dirinya ketika harus berangkat ke sekolah juga kesulitan, karena jalan yang ada di depan rumahnya juga tergenang banjir setinggi lutut orang dewasa. (Okezone.com)
Pendidikan
Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi
Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time
Penampakan Mesin Judi Berkedok Timezone Disita Polisi di Jakarta, Puluhan Orang Ditangkap
Kepolisian menggerebek lokasi diduga sarang judi berkedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu 13 Juni 2026. Barang bukti mesin Timezone disita d
Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan
Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N
Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis
JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat
HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako
PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit