- Home
- Pendidikan
- Jumlah Mahasiswa Belajar di Luar Negeri Meningkat
Kampus
Jumlah Mahasiswa Belajar di Luar Negeri Meningkat
Selasa, 03 Jan 2017 10:52
JAKARTA-Tidak bisa dipungkiri
bahwa tuntutan terhadap dunia kerja yang semakin ketat, membuat sejumlah
mahasiswa berusaha untuk meningkatkan kemampuan mereka. Salah satunya
didapatkan melalui belajar di luar negeri. Seperti yang dilakukan oleh
sejumlah mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ini.
Guna meningkatkan internasionalisasi kampus, UMY kembali mengirimkan 59 mahasiswa yang akan studi keluar negeri. Terdapat 17 negara yang akan menjadi tujuan studi mereka untuk melakukan pertukaran pelajar. Beberapa mahasiswa yang akan belajar di luar negeri di antaranya dari Ilmu Komunikasi, Ilmu Hubungan Internasional sampai Ilmu Pemerintah.
Kepala Urusan Mahasiswa Internasional, UMY, Idham Badruzaman SIP, MA menuturkan bahwa terdapat peningkatan terhadap jumlah mahasiswa yang berkuliah di luar negeri.
"Kalau dulu yang mengikuti pertukaran pelajar ke luar negeri dan magang di KBRI di luar negeri adalah mahasiswa prodi HI saja. Namun sekarang baik mahasiswa dari Fakultas Ekonomi, dan yang lainnya sudah bisa merasakan student mobility di luar negeri. Harapannya mahasiswa UMY bisa melakukan pertukaran pelajar ke tempat yang lebih banyak lagi. Karena sekarang program pertukaran pelajar sudah menjadi tren di kalangan mahasiswa UMY sebagai wujud dari globalisasi," ungkapnya, Selasa (3/1/2017).
Negara-negara yang menjadi tujuan mahasiswa antara lain Hungaria, Slovakia, Republik Ceko, Prancis sampai Korea Selatan. Sebelum para mahasiswa ini berangkat, ada beberapa hal yang diberikan sebagai bekal mengenyam pendidikan di negara asing.
"Berupa Persiapan Keberangkatan (PK), mahasiswa bertukar pengalaman dengan kakak kelas yang sebelumnya sudah melakukan pertukaran pelajar. Dengan diadakannya PK, mahasiswa diharapkan siap untuk menghadapi lingkungan yang baru," ujar Kepala Biro Kerjasama UMY, Indira Prabasari, PhD.
Selama di luar negeri, mahasiswa perlu menggunakan value yang telah diajarkan oleh kampus. "Supaya kedepannya kalau ada teman lain dari UMY datang ke tempat yang sama tidak akan mengalami kesulitan. Karena orang luar negeri akan cenderung membanding-bandingkan mahasiswa satu dengan yang lainnya," imbuhnya.
Indira juga berharap agar kesempatan ini bisa dimanfaatkan mahasiswa untuk mencermati kehidupan di negara lain.
"Harapannya mahasiswa dapat memiliki pemikiran yang semakin luas
dan terbuka, sehingga tidak mudah menjudge (menghakimi) orang lain,"
tambahnya. (okezone.com)
Seorang Kurir Narkoba Ditangkap, Sabu 21,1 Kg Berhasil Disita
Siak-Lagi-lagi kurir narkoba yang menjadi sasaran penangkapan oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri yang berhasil menggagalkan sabu seberat 21,1 kilogram di wilayah P
23 Kasus Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Ini Gejala yang Dirasakan
Pemerintah mencatat sebanyak 23 kasus Hantavirus jenis Seoul Virus ditemukan di Indonesia dalam tiga tahun terakhir. Seluruh pasien mengalami gejala Haemorrhagic Fever With Renal Syndrome (HFRS), sala
PLN UP3 Tanjungpinang Salurkan Bantuan Napkah Dhuafa kepada 4 Lansia
BENGKALIS - Penyaluran bantuan Program Napkah jaminan bahan pokok untuk para dhuafa diserahkan Asisten Manager Keuangan dan Umum Deni Irawan, Amil YBM PLN UP3 Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (K
Diduga Terjatuh Bersama Motor, Pria 36 Tahun Ditemukan Tewas di Sungai Piamban
KAMPAR KIRI HILIRâ€"Seorang pria bernama Jefri (36), warga Kelurahan Sungai Pagar, Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Kabupaten Kampar ditemukan meninggal dunia di Sungai Piamban, Jumat (8/5/2026) sore.&nbs
Tentara Israel Paksa Keluarga Palestina Bongkar Makam Anak Mereka karena Dekat Permukiman Zionis
Tentara Israel dilaporkan memaksa sebuah keluarga Palestina membongkar kembali makam putra mereka dan memindahkan jenazahnya di wilayah Jenin, Jumat malam. Laporan tersebut disampaikan kantor berita r