- Home
- Pendidikan
- Mahasiswa UB Terpilih Jadi Relawan untuk Anak-Anak Buruh Migran di Malaysia
Mahasiswa UB Terpilih Jadi Relawan untuk Anak-Anak Buruh Migran di Malaysia
Sabtu, 24 Feb 2018 14:43
JAKARTA - Annuril Tri Hutami, mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) berhasil menjadi Cikgu Volunteer dalam program Volunteerism Teaching Indonesian Children Foundation (VTIC Foundation) cycle 6 di Malaysia.
Awalnya, ia hanya tertarik untuk ikut serta dan mendaftar program VTIC Foundation ini, ia pun mencari informasi melalui kakak tingkat yang juga pernah mendaftar program yang sama. Annuril harus melewati tiga tahapan seleksi terlebih dahulu, yaitu seleksi administrasi dan pembuatan essay, seleksi micro teaching dengan mengajar anak-anak di sekolah Panjaitan, dan seleksi yang terakhir yaitu wawancara.
Setelah lolos semua tahapan seleksi tersebut, barulah bisa memulai praktik mengajar berdasar inovasi yang dibuat oleh Annuril.
Sebenarnya, Annuril tidak yakin akan lolos sebab semua saingannya adalah mahasiswa yang sedang melaksanakan skripsi sedangkan ia hanya satu-satunya mahasiswa baru yang mendaftar.
"Ini merupakan sebuah tantangan tersendiri untuk saya. Maka dari itu, saya ingin membuktikan bahwa mahasiswa baru juga bisa untuk selangkah lebih maju. Berkat kerja keras, doa dan dukungan dari semua pihak, alhamdulillah saya bisa terpilih menjadi Cikgu Volunteer dalam program VTIC Foundation cycle di Malaysia," ujar Annuril seperti dilansir dari laman UB, Sabtu (24/2/2018).
VTIC Foundation adalah sebuah organisasi non-profit yang bergerak di bidang pendidikan dan kemanusiaan yang resmi didirikan di akta notaris pada 8 Desember 2014. Setiap tahunnya, VTIC Foundation merekrut mahasiswa dari seluruh Indonesia untuk bergabung menjadi sukarelawan mengajar anak-anak TKI.
VTIC Cycle merupakan program utama VTIC Foundation. Program ini adalah program mengajar sukarela anak-anak buruh migran Indonesia di Sarawak, Malaysia. VTIC Cycle adalah salah satu sarana penerapan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni pendidikan bagi mahasiswa yang ingin terjun ke lapangan.
(okezone.com)