- Home
- Pendidikan
- PPDB 2018, Semua SMP di Yogja Akan Dibuat Favorit
PPDB 2018, Semua SMP di Yogja Akan Dibuat Favorit
Senin, 05 Mar 2018 16:06
SOLO - Dinas Pendidikan Kota Yogjakarta mulai menyiapkan langkah untuk mendukung pelaksanaan sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2018 yang tidak lagi menggunakan syarat nilai untuk dapat diterima di suatu sekolah.
Jenjang SMP menjadi fokus dinas untuk melakukan pemerataan kualitas pendidikan dengan melukir banyak guru serta memberikan fasilitas yang sepadan pada setiap sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogjakarta Edy Heri Suasana menegaskan pihaknya akan menjadikan semua SMP negeri di Kota Jogja memiliki kualitas sepadan dengan SMPN 5 yang selama ini menjadi pilihan pertama masyarakat atau sering disebut favorit. Oleh karena itu, ia sudah menata guru dengan menerapkan kebijakan mutasi. Guru yang sebelumnya sudah memiliki pengalaman mengajar dan turut mengembangkan sekolah favorit seperti SMPN 5 telah dimutasi ke sejumlah SMPN lain di Kota Yogja.
"Harapan kami semua SMPN di Kota Yogja ini semua seperti SMPN 5, maka guru juga kami tata, guru SMPN 5, SMPN 8, SMPN 9 sudah kami mutasi. Ada yang dari SMPN 15 masuk ke SMPN 5 dan seterusnya. Sehingga gradasi gurunya relatif sama," katanya, Sabtu (3/3/2018).
Mutasi itu dilakukan sejak November 2017, lanjutnya, hingga empat tahap sampai pertengahan 2018. Dengan rincian, tahap pertama hanya 12 guru, tahap kedua 18 guru, tahap ketiga sekitar 30 guru dan tahap keempat masih dalam pembahasan. Edy menegaskan mutasi itu secara tegas dilakukan karena jarak antara SMPN satu dengan lainnya di Kota Yogja tidak terlalu jauh dengan maksimal sekitar delapan kilometer.
"Sehingga guru tidak terlalu berpengaruh meski titik tujuan berangkat ke sekolah berpindah, mungkin agak jauh sedikit tetapi jaraknya maksimal kan hanya bertambah sekitar delapan kilometer," kata dia.
Penataan juga dilakukan dengan mendorong agar guru mampu memenuhi
kualifikasi instruktur nasional (IN). Guru yang memiliki kualifikasi
itu tidak menumpuk di satu sekolah karena telah dimutasi. Begitu juga
guru yang memiliki kualifikasi instruktur provinsi (IP) dan instruktur
kota/kabupaten (IK) semuanya telah ditata secara merata di berbagai
sekolah. "Kalau yang berkualifikasi IN itu ada puluhan," kata dia.
(okezone.com)
Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi
Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time
Penampakan Mesin Judi Berkedok Timezone Disita Polisi di Jakarta, Puluhan Orang Ditangkap
Kepolisian menggerebek lokasi diduga sarang judi berkedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu 13 Juni 2026. Barang bukti mesin Timezone disita d
Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan
Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N
Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis
JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat
HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako
PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit