Senin, 29 Jun 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Salut! Tak Bisa Membaca, Ibu Ini Rela Belajar di TK Bersama Putrinya, Alasannya Sungguh Buat Terharu

Salut! Tak Bisa Membaca, Ibu Ini Rela Belajar di TK Bersama Putrinya, Alasannya Sungguh Buat Terharu

Senin, 12 Mar 2018 16:22

PENDIDIKAN  merupakan hal yang sangat penting saat ini. Setidaknya pendidikan dasar seperti membaca dan menulis menjadi penting untuk menjalani kehidupan sehari-harinya.

Dan untuk meningkatkan kepintarannya, seorang ibu di provinsi Guizhou, Tiongkok, memutuskan untuk mendaftarkan dirinya di Tk putrinya untuk bisa membaca dan menulis, ungkap South China Morning Post.

Selain untuk membaca dan menulis ternyata ibu ini memiliki alasan lain yang membuat banyak orang terharu.

Ternyata, Shi Xiaoqin (31), memang tak pernah mengenyam bangku pendidikan saat ia masih muda. Dan sekarang saat sudah memiliki anak, ia menjadi kesulitan untuk bisa mengajarkan anaknya di rumah untuk belajar.

Selain itu, ia juga berharap di masa yang akan datang, putrinya yang saat ini berusia lima tahun bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dengan mengenyam pendidikan yang lebih baik dari orang tuanya.

"Aku tak peduli dengan yang dipikirkan orang lain tentang diriku. "Menemani putriku di kelas, bukan hanya membantuku mempelajari hal baru tetapi juga membuatku mengajari anakku lebih baik," ungkapnya.

Selain itu, memang ibu dua anak tersebut selalu ingin belajar membaca dan menulis karena membuatnya lebih mudah diterima dalam sebuah pekerjaan.

Menurutnya, karena tidak mampu membaca, ia sering kesulitan mendapatkan pekerjaan. Sekolah TK itu pun dengan senang hati menerima Shi walau ia lebih tua daripada guru di situ.

Mereka mengatakan bahwa mereka sangat tersentuh dengan keinginannya untuk terus belajar. Gurunya, Chi Mingxia, juga berkomentar tentang betapa kerja kerasnya Shi dan membuat perkembangan yang signifikan.

"Shi Xiaoqin belajar dengan keras. Ia telah belajar banyak bahasa Mandarin dan mengenal karakter pinyin. "Ia menjadi contoh yang baik bagi anak-anak lainnya di sekolah kami," tutur Chi.

Walau sekarang jadi murid taman kanak-kanak, Shi tidak melupakan tanggung jawabnya sebagai seorang ibu.

Setelah sekolah, ia pun pulang ke rumah dan mengerjakan pekerjaan rumahnya. (DSH)



(Tribunnews.com)









Pendidikan
Berita Terkait
  • Senin, 29 Jun 2026 11:40

    Pasar Yos Sudarso Tembilahan Kembali Terbakar, Sekitar 200 Kios dan 19 Sepeda Motor Hangus Terbakar

    TEMBILAHAN- Musibah kebakaran kembali terjadi di Pasar di Jalan Yos Sudarso, Tembilahan, Inhil, Riau. Ratusan kios dan 19 sepeda motor hangus terbakar Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Ri

  • Senin, 29 Jun 2026 11:37

    BOR 2026 Resmi Dibuka, Semangat Sportivitas dan Kebersamaan Semarakkan RGECC

    PELALAWAN â€" PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) terus mendorong budaya hidup sehat sekaligus memperkuat kebersamaan di lingkungan kerja melalui penyelenggaraan Bulan Olahraga Riau Kompleks (BOR) 2

  • Senin, 29 Jun 2026 11:35

    Duka Konservasi Pelalawan, Gajah Jinak Indro Tewas di Camp Flying Squad TNTN

    PELALAWAN â€" Kabar duka datang dari dunia konservasi di Riau. Gajah jinak Indro, penghuni Camp Elephant Flying Squad Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Lubuk Kembang Bunga, Balai Taman

  • Senin, 29 Jun 2026 11:27

    Suhardiman Ambyi Dilantik Sebagai Ketua Umum PD PPM Provinsi Riau

    TELUKKUANTAN - Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, MM, resmi dilantik sebagai Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Panca Marga (PD PPM) Provinsi Riau Periode 2026â€"2031. Pelantikan dilakukan lan

  • Jumat, 26 Jun 2026 16:24

    Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi

    Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.