- Home
- Pendidikan
- Salut! Tak Bisa Membaca, Ibu Ini Rela Belajar di TK Bersama Putrinya, Alasannya Sungguh Buat Terharu
Salut! Tak Bisa Membaca, Ibu Ini Rela Belajar di TK Bersama Putrinya, Alasannya Sungguh Buat Terharu
Senin, 12 Mar 2018 16:22
PENDIDIKAN merupakan hal yang sangat penting saat ini. Setidaknya pendidikan dasar seperti membaca dan menulis menjadi penting untuk menjalani kehidupan sehari-harinya.
Dan untuk meningkatkan kepintarannya, seorang ibu di provinsi Guizhou, Tiongkok, memutuskan untuk mendaftarkan dirinya di Tk putrinya untuk bisa membaca dan menulis, ungkap South China Morning Post.
Ternyata, Shi Xiaoqin (31), memang tak pernah mengenyam bangku pendidikan saat ia masih muda. Dan sekarang saat sudah memiliki anak, ia menjadi kesulitan untuk bisa mengajarkan anaknya di rumah untuk belajar.
Selain itu, ia juga berharap di masa yang akan datang, putrinya yang saat ini berusia lima tahun bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dengan mengenyam pendidikan yang lebih baik dari orang tuanya.
"Aku tak peduli dengan yang dipikirkan orang lain tentang diriku. "Menemani putriku di kelas, bukan hanya membantuku mempelajari hal baru tetapi juga membuatku mengajari anakku lebih baik," ungkapnya.
Selain itu, memang ibu dua anak tersebut selalu ingin belajar membaca dan menulis karena membuatnya lebih mudah diterima dalam sebuah pekerjaan.
Menurutnya, karena tidak mampu membaca, ia sering kesulitan mendapatkan pekerjaan. Sekolah TK itu pun dengan senang hati menerima Shi walau ia lebih tua daripada guru di situ.
Mereka mengatakan bahwa mereka sangat tersentuh dengan keinginannya untuk terus belajar. Gurunya, Chi Mingxia, juga berkomentar tentang betapa kerja kerasnya Shi dan membuat perkembangan yang signifikan.
"Shi Xiaoqin belajar dengan keras. Ia telah belajar banyak bahasa Mandarin dan mengenal karakter pinyin. "Ia menjadi contoh yang baik bagi anak-anak lainnya di sekolah kami," tutur Chi.
Walau sekarang jadi murid taman kanak-kanak, Shi tidak melupakan tanggung jawabnya sebagai seorang ibu.
Setelah sekolah, ia pun pulang ke rumah dan mengerjakan pekerjaan rumahnya. (DSH)
(Tribunnews.com)
Seorang Kurir Narkoba Ditangkap, Sabu 21,1 Kg Berhasil Disita
Siak-Lagi-lagi kurir narkoba yang menjadi sasaran penangkapan oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri yang berhasil menggagalkan sabu seberat 21,1 kilogram di wilayah P
23 Kasus Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Ini Gejala yang Dirasakan
Pemerintah mencatat sebanyak 23 kasus Hantavirus jenis Seoul Virus ditemukan di Indonesia dalam tiga tahun terakhir. Seluruh pasien mengalami gejala Haemorrhagic Fever With Renal Syndrome (HFRS), sala
PLN UP3 Tanjungpinang Salurkan Bantuan Napkah Dhuafa kepada 4 Lansia
BENGKALIS - Penyaluran bantuan Program Napkah jaminan bahan pokok untuk para dhuafa diserahkan Asisten Manager Keuangan dan Umum Deni Irawan, Amil YBM PLN UP3 Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (K
Diduga Terjatuh Bersama Motor, Pria 36 Tahun Ditemukan Tewas di Sungai Piamban
KAMPAR KIRI HILIRâ€"Seorang pria bernama Jefri (36), warga Kelurahan Sungai Pagar, Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Kabupaten Kampar ditemukan meninggal dunia di Sungai Piamban, Jumat (8/5/2026) sore.&nbs
Tentara Israel Paksa Keluarga Palestina Bongkar Makam Anak Mereka karena Dekat Permukiman Zionis
Tentara Israel dilaporkan memaksa sebuah keluarga Palestina membongkar kembali makam putra mereka dan memindahkan jenazahnya di wilayah Jenin, Jumat malam. Laporan tersebut disampaikan kantor berita r