- Home
- Pendidikan
- Sejumlah SD di Pedalaman Merauke Vakum
Pendidikan
Sejumlah SD di Pedalaman Merauke Vakum
Selasa, 19 Jul 2016 15:33
MERAUKE - Kepala Dinas Pendidikan Merauke, Yohanis Samkakai mengatakan, sejumlah sekolah dasar (SD) di pedalaman Kabupaten Merauke, Papua, vakum karena tidak ada guru yang mengajar.
Yohanis mengungkapkan, dalam waktu dekat akan dilakukan pengecekan lagi ke lapangan mengenai jumlah sekolah yang tidak melaksanakan kegiatan belajar mengajar akibat tidak adanya tenaga pengajar.
"Cukup banyak sekolah dasar yang tak berjalan, terutama terbanyak di kampung-kampung lokal," sebutnya disitat dari Antara, Selasa (19/7/2016).
Dia mengatakan, jumlah guru di kawasan perkotaan lebih banyak dibandingkan di kampung karena tuntutan pemerintah yang mewajibkan semua guru harus lulus sarjana strata satu (S-1). Hal tersebut membuat para guru pergi untuk kuliah.
"Ini sudah diamanatkan dalam UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen," katanya.
Sebelumnya, masyarakat Merauke melakukan unjuk rasa damai di Kantor Dinas Pendidikan untuk meminta pemda membantu penyelesaian biaya pendidikan akhir bagi ratusan guru yang kuliah di Universitas Cenderawasih, Jayapura.
"Kami meminta pemerintah segera merealisasikan bantuan pendidikan akhir studi bagi mahasiswa atau mahasiswi S-1 PGSD," ucap koodinator demo, Paskalis Imadawa.
Ia menjelaskan, akibat guru tinggal di kota untuk melanjutkan kuliah, proses belajar mengajar di beberapa sekolah dasar tidak berjalan dengan baik.
"Tim kerja Mburawa, pelajar dan masyarakat peduli pendidikan, secara tegas meminta kepada pemda sebab hingga kini beberapa sekolah di kampung-kampung belum berjalan normal karena tidak ada guru, sebab guru-guru masih kuliah," tuturnya.
Paskalis menambahkan, ada SD di beberapa kampung yang tutup dan tidak melaksanakan proses penerimaan siswa baru. "Pemkab belum meningkatkan SDM asli Papua di kampung-kampung, terbukti banyak sekolah dasar yang ditutup. Ini pelanggaran HAM. Guru adalah kunci pembangunan SDM dan pemerintah harus peduli dengan masa depan guru," tandasnya. (okezone.com)
Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru
PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl
Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman
KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si
Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern
Pekanbaru â€" Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai
Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026
PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta
BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh