Minggu, 10 Mei 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Yayasan Pembangunan Rokan Hulu Optimis UPP Dinegerikan

Yayasan Pembangunan Rokan Hulu Optimis UPP Dinegerikan

Laporan : Fahrin Waruwu
Kamis, 08 Feb 2018 18:36
Fahrin Waruwu
Foto bersama Ketua Dewan Pembina YPRH Rohul Drs H. Achmad M.Si dan Ketua Harian serta Rektor saat silaturrahmi dengan Civitas Akademika UPP.
ROKANHULU - Yayasan Pembangunan Rokan Hulu (YPRH) optimis untuk dijadikan Kampus Negeri Universitas Pasir Pengaraian (UPP) tahun 2018 ini bisa terealisasi, pasalnya terobosan-terobosan yang dilakukan pihak YPRH dan Universitas Pasir Pengaraian (UPP) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Riau kini tinggal menunggu persetujuan dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Kemenristek & Diktiri).

Jika hal itu terealisasi, pihak YPRH siap dan bersedia menyerahkan seluruh aset-aset yang saat ini untuk diserahkan kepada Pemerintah melalui Kemenristek & Dikti. Demikian disampaikan Ketua Dewan Pembina YPRH Rohul Drs H. Achmad M.Si saat Silaturrahmi dengan Civitas Akademika Universitas Pasir Pengaraian (UPP) di Aula Kampus tersebut Rabu (7/2/2018).

Acara itu juga dihadiri Ketua Harian YPRH Ir H. Hafith Syukri MM, Sekretaris Nasrul Hadi ST MT, Rektor UPP DR Adolf Bastian M.Pd, Wakil Rektor (WR) I, WR II Khairul Fahmi ST MT, Dekan Fakultas Hukum Zulkifli SH MH dan Para Dekan lainnya, Badan Pelayanan Mahasiswa, Promosi dan Humas (BPMPH UPP) Ria Karno S.Pd M.Si, Dosen, Presiden Mahasiswa dan ratusan Mahasiswa setempat.

Ketua Dewan Pembina YPRH Rohul Drs H. Achmad M.Si mengaku, silaturrahmi dengan Civitas Akademika UPP bertujuan untuk membahas masalah UPP kedepannya, apalagi UPP saat ini sudah mengalami kemajuan dan mencapai beberapa prestasi.

Diakui Achmad, dalam proses penegrian UPP ini sejak 2 tahun yang lalu sudah diusulkan oleh pihak YPRH untuk dinegerikan, oleh karena itu, pihak YPRH selalu mengevaluasi sejauh mana progres percepatan negeri Kampus UPP ini.

"Hari ini kami dari YPRH silaturahmi dengan Civitas Akademika UPP yang pertama memantau sampai sejauh mana perkembangan-perkembangan dan kemajuan usaha-usaha dalam penegerian UPP ini, beberapa waktu yang lalu Ketua Harian YPRH dan Rektor sudah menjumpai Kemenristek & Dikti. Insya Allah Senin depan kita akan bertemu dengan Ketua Komisi X DPR RI yang membidangi Pendidikan, " kata Achmad

"Sebelum itu Pak Rektor telah mengupayakan mendapatkan rekomendasi dari Bupati Rokan Hulu, Rekomendasi Ketua DPRD Rokan Hulu, Ketua DPRD Provinsi Riau dan Bapak Gubernur Riau ini sudah dapat rekomendasi mendukung penegrian ini," tambah Achmad

Mantan Bupati Rohul Dua Periode ini mengaku, pihak YPRH menargetkan dan berupaya tahun 2018 ini UPP sudah negerikan, tentunya berdampak bagi mahasiswa seperti biaya SPP lebih ringan, artinya masyarakat sangat terbantu jika UPP di negerikan. Selain itu, sekitar 70 % tamatan SMK, SMA dan MA tidak melanjutkan ke  perguruan tinggi di luar Rohul.

"Jika UPP ini sudah dinegerikan, kami berharap mahasiswa UPP semakin ramai, SPP nya lebih murah, selain itu tentu berdampak pada kehidupan masyarakat di sekitarnya karena usaha kos-kosan akan meningkatkan ekonomi masyarakat, yang lebih penting lagi beban masyarakat semakin ringan," harap Achmad

Sementara itu, Rektor UPP DR Adolf Bastian M.Pd mengatakan, progres penegrian UPP pihak Universitas akan melengkapai syarat Administrasi untuk melengkapi proposal dukungan tertulis dari Gubernur, Ketua DPRD Provinsi, Bupati dan Ketua DPRD Rohul.

"Alhamdulillah persetujuan sudah dapat semuanya, bahwa eksekutif dan legislatif mendukung penegrian UPP ini, yang dikatakan Ketua Pembina YPRH bahwa perlu ada pendekatan politik dan itu wewenang Yayasan untuk membantu UPP dari aspek pendekatan politik dan dari internal UPP seperti yang terlihat pada pertemuan pagi hari ini bahwa 80 persen dosen UPP berusia muda dan masih mempunyai peluang besar untuk membangun UPP ini lebih jauh kedepan, karena dosen-dosen UPP sudah menyandang S2," kata Adolf

Adolf mengaku sudah bertemu dengan Menristek & Dikti, diakuinya pihak Kemenristek Dikti sangat mendukung upaya penegrian UPP, sehingga pihak Universitas dan YPRH diminta untuk memperbaharui atau merevisi proposal.

"Insyaallah proposal pertengahan bulan sudah selesai dan antar langsung, tentu kalau penegrian ini ada wewenang Presiden, jika  mempertimbangkan Rokan Hulu dengan pertumbuhan ekonomi dan Rokan Hulu dikategorikan daerah maju, kita optimis presiden  merestui atau mengeluarkan keputusan untuk penegrian UPP ini," harap Adolf

Ketika ditanya jika UPP dinegerikan tentunya Dosen dari PNS, Adolf menjelaskan Sesuai dengan UU ASN jika umur 35 tahun kebawah berpeluang untuk menjadi PNS dan Umur 35 tahun keatas diangkat sebagai pegawai kontrak. "Jadi tidak ada dirugikan, yang diuntungkan masyarakat Rohul, karena ada sebuah Universitas Negeri di kabupaten,"pungkasnya. (fah)
Pendidikan
Berita Terkait
  • Minggu, 10 Mei 2026 11:51

    Seorang Kurir Narkoba Ditangkap, Sabu 21,1 Kg Berhasil Disita

    Siak-Lagi-lagi kurir narkoba yang menjadi sasaran penangkapan oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri yang berhasil menggagalkan sabu seberat 21,1 kilogram di wilayah P

  • Sabtu, 09 Mei 2026 16:41

    23 Kasus Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Ini Gejala yang Dirasakan

    Pemerintah mencatat sebanyak 23 kasus Hantavirus jenis Seoul Virus ditemukan di Indonesia dalam tiga tahun terakhir. Seluruh pasien mengalami gejala Haemorrhagic Fever With Renal Syndrome (HFRS), sala

  • Sabtu, 09 Mei 2026 16:36

    PLN UP3 Tanjungpinang Salurkan Bantuan Napkah Dhuafa kepada 4 Lansia

    BENGKALIS - Penyaluran bantuan Program Napkah jaminan bahan pokok untuk para dhuafa diserahkan Asisten Manager Keuangan dan Umum Deni Irawan, Amil YBM PLN UP3 Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (K

  • Sabtu, 09 Mei 2026 16:29

    Diduga Terjatuh Bersama Motor, Pria 36 Tahun Ditemukan Tewas di Sungai Piamban

    KAMPAR KIRI HILIRâ€"Seorang pria bernama Jefri (36), warga Kelurahan Sungai Pagar, Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Kabupaten Kampar ditemukan meninggal dunia di Sungai Piamban, Jumat (8/5/2026) sore.&nbs

  • Sabtu, 09 Mei 2026 16:20

    Tentara Israel Paksa Keluarga Palestina Bongkar Makam Anak Mereka karena Dekat Permukiman Zionis

    Tentara Israel dilaporkan memaksa sebuah keluarga Palestina membongkar kembali makam putra mereka dan memindahkan jenazahnya di wilayah Jenin, Jumat malam. Laporan tersebut disampaikan kantor berita r

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.