Minggu, 10 Mei 2026

kampus

Yuk Kenalan Sistem Pendidikan di Korea!

Sumber : Okezone.com
Kamis, 09 Feb 2017 10:05
Istimewa
JAKARTA - Asia kini mulai banyak dilirik pelajar Indonesia untuk melanjutkan studi, salah satunya Korea Selatan. Ternyata banyak hal lho yang menarik kuliah di Negeri Ginseng itu. Sistem pendidikan yang baik mengundang minat banyak mahasiswa internasional untuk datang dan belajar di Korea Selatan.

Pada usia tiga hingga enam tahun, seorang anak di Korea bisa memasuki pre-school education. Kemudian dilanjutkan dengan jenjang Sekolah Dasar (SD) selama enam tahun. Setelah itu, seorang anak akan melanjutkan ke jenjang Sekolah Menengah sampai dia berusia 18 tahun. Barulah setelah itu, mereka akan memasuki sekolah di pendidikan tinggi.

Di Korea, mahasiswa harus menyelesaikan 140 kredit selama empat sampai enam tahun. Sedangkan jurusan tertentu seperti kedokteran, farmasi serta kedokteran gigi membutuhkan waktu enam tahun.

Sementara itu, untuk jenjang pendidikan diploma, mahasiswa bisa memilih beragam jurusan seperti ilmu sosial dan sastra, ilmu alam, teknik sampai seni dan ilmu psikis. Mereka akan menyelesaikan studi ini selama dua sampai tiga tahun. Lulusan junior colleges bisa juga mendaftar ke universitas.

Untuk jenjang pascasarjana, diperuntukkan bagi mahasiswa yang ingin lebih memperdalam kemampuan mereka secara akademis maupun keterampilan. Pendidikan pascasarjana di Korea terbagi menjadi dua, yakni pada sekolah yang berfokus pada penelitian secara akademis serta spesialis yang berorientasi pada praktik.

Untuk mendapatkan gelar master ini, mahasiswa membutuhkan waktu selama dua tahun. Biasanya mahasiswa akan memperoleh beban 24 kredit, setelah itu mereka harus akan menjalani sidang tesis dengan tiga penguji.

Bagi kamu yang ingin mengambil program doktor di Korea, perlu waktu selama tiga tahun untuk bisa menyelesaikannya. Mahasiswa akan memperoleh 36 kredit. Kandidat yang akan lulus harus mempertahankan disertasi dari lima penguji.

Post doktoral bertujuan untuk melengkapi gelar PhD yang telah didapatkan sebelumnya. Banyak mahasiswa yang memutuskan untuk mengambil program ini untuk bisa melakukan penelitian lanjutan. (Okezone.com)
Pendidikan
Berita Terkait
  • Minggu, 10 Mei 2026 11:51

    Seorang Kurir Narkoba Ditangkap, Sabu 21,1 Kg Berhasil Disita

    Siak-Lagi-lagi kurir narkoba yang menjadi sasaran penangkapan oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri yang berhasil menggagalkan sabu seberat 21,1 kilogram di wilayah P

  • Sabtu, 09 Mei 2026 16:41

    23 Kasus Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Ini Gejala yang Dirasakan

    Pemerintah mencatat sebanyak 23 kasus Hantavirus jenis Seoul Virus ditemukan di Indonesia dalam tiga tahun terakhir. Seluruh pasien mengalami gejala Haemorrhagic Fever With Renal Syndrome (HFRS), sala

  • Sabtu, 09 Mei 2026 16:36

    PLN UP3 Tanjungpinang Salurkan Bantuan Napkah Dhuafa kepada 4 Lansia

    BENGKALIS - Penyaluran bantuan Program Napkah jaminan bahan pokok untuk para dhuafa diserahkan Asisten Manager Keuangan dan Umum Deni Irawan, Amil YBM PLN UP3 Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (K

  • Sabtu, 09 Mei 2026 16:29

    Diduga Terjatuh Bersama Motor, Pria 36 Tahun Ditemukan Tewas di Sungai Piamban

    KAMPAR KIRI HILIRâ€"Seorang pria bernama Jefri (36), warga Kelurahan Sungai Pagar, Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Kabupaten Kampar ditemukan meninggal dunia di Sungai Piamban, Jumat (8/5/2026) sore.&nbs

  • Sabtu, 09 Mei 2026 16:20

    Tentara Israel Paksa Keluarga Palestina Bongkar Makam Anak Mereka karena Dekat Permukiman Zionis

    Tentara Israel dilaporkan memaksa sebuah keluarga Palestina membongkar kembali makam putra mereka dan memindahkan jenazahnya di wilayah Jenin, Jumat malam. Laporan tersebut disampaikan kantor berita r

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.